Nelayan di Sumut Duel dengan Buaya yang Menerkamnya, Endingnya...

Regional

Nelayan di Sumut Duel dengan Buaya yang Menerkamnya, Endingnya...

Mhd Ilham Pradilla - detikJogja
Jumat, 17 Apr 2026 15:51 WIB
Ilustrasi buaya
Ilustrasi buaya. Foto: Getty Images/Ozbalci
Jogja -

Seorang nelayan di Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara (Sumut), diterkam buaya saat tengah mencari ketam atau kepiting bakau. Korban nyaris tewas karena predator itu berusaha menariknya ke air.

Dilansir detikSumut, korban diketahui bernama Sudirman (46), warga Dusun Sei Rebut, Desa Tanjung Mangedar. Sementara insiden terjadi di Sungai Kualuh, Desa Tanjung Mangedar, Kecamatan Kualuh Hilir.

Kapolsek Kualuh Ledong, AKP Syamsul Bahri Dalimunthe, menerangkan insiden berawal saat Sudirman mencari bakau pada Kamis (16/4) sekitar pukul 10.00 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Korban, seperti biasa, pergi ke Sungai Kualuh untuk mencari ketam dengan berjalan kaki seorang diri," kata dia, Jumat (17/4/2026).

ADVERTISEMENT

Begitu tiba di Sungai Kualuh, korban memasang cangkok atau perangkat mencari ketam di beberapa titik. Sembari menunggu hasil jebakan, korban mencari kepiting di area sekitar perangkat.

"Sesampainya di sungai, korban masuk ke tepi sungai untuk mencari ketam dengan menggunakan cangkok, sembari asyik mencari ketam," ujarnya.

Saat itulah, seekor buaya tiba-tiba muncul dan menggigit korban. Sudirman bahkan sempat ditarik oleh buaya ke dalam sungai.

"Tiba-tiba dari arah depan muncul seekor buaya dan menggigit kaki bagian betis sebelah kiri korban, lalu langsung menarik korban ke dalam sungai," ungkapnya.

Sudirman pun berusaha melawan dari serangan tersebut dengan mengambil parang yang ada di dekatnya. Ia lantas menggunakan parang untuk menebas kepala buaya itu berkali-kali.

Keduanya terlibat duel hingga akhirnya si buaya melepaskan gigitannya.

"Kemudian korban mengambil parang yang ada di belakang badannya dan menusukkan parang tersebut ke kepala buaya berulang kali sampai gigitan buaya tersebut terlepas," ungkapnya.

Begitu berhasil terlepas, korban segera menepi dan meminta pertolongan warga sekitar. Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera melarikan korban ke puskesmas terdekat.

Selain itu, warga juga melaporkan insiden itu kepada pemerintah setempat serta kepolisian.

"Korban langsung dibawa ke Puskesmas Kampung Mesjid," ujarnya.

Korban mengalami cedera serius pada bagian kaki sehingga harus menjalani perawatan intensif.

"Korban sudah dirawat di puskesmas terdekat," ujarnya.

Polisi memastikan situasi di lokasi kejadian dalam keadaan aman dan kondusif. Warga yang beraktivitas di sekitar Sungai Kualuh diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemunculan buaya, terutama saat berada di tepi sungai.




(apu/afn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads