Seorang nelayan nyaris tewas diserang buaya saat mencari ketam di Sungai Kualuh, Desa Tanjung Mangedar, Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara. Begini kronologi peristiwa tersebut.
Kapolsek Kualuh Ledong, Syamsul Bahri Dalimunthe, mengatakan peristiwa tersebut terjadi saat nelayan bernama Sudirman (46) warga Dusun Sei Rebut, Desa Tanjung Mangedar, pergi mencari ketam (kepiting bakau) pada Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
"Korban, seperti biasa, pergi ke Sungai Kualuh untuk mencari ketam dengan berjalan kaki seorang diri," katanya kepada detikSumut, Jumat (17/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah sampai di Sungai Kualuh, korban memasang cangkok (alat perangkap untuk mencari ketam) untuk mencari ketam di beberapa titik. Sembari menunggu hasil jebakan, korban mencari kepiting di area sekitar perangkap tersebut.
"Sesampainya di sungai, korban masuk ke tepi sungai untuk mencari ketam dengan menggunakan cangkok, sembari asyik mencari ketam," ujarnya.
Namun, secara tiba-tiba muncul seekor buaya yang menyerang korban dan menggigitnya. Korban bahkan sempat ditarik oleh buaya tersebut ke dalam sungai.
"Tiba-tiba dari arah depan muncul seekor buaya dan menggigit kaki bagian betis sebelah kiri korban, lalu langsung menarik korban ke dalam sungai," ungkapnya.
Korban berusaha menyelamatkan diri dari serangan buaya tersebut dengan cara mengambil parang yang berada di dekatnya, lalu menusuk kepala buaya itu berkali-kali. Keduanya sempat bergelut hingga akhirnya buaya tersebut melepaskan gigitannya.
"Kemudian korban mengambil parang yang ada di belakang badannya dan menusukkan parang tersebut ke kepala buaya berulang kali sampai gigitan buaya tersebut terlepas," ungkapnya.
Setelah terlepas dari gigitan buaya, korban langsung menepi dan meminta pertolongan warga sekitar untuk mendapatkan perawatan medis.
"Korban berusaha menepi ke sungai dan berjalan ke tangkahan warga untuk meminta pertolongan," ujarnya.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung membawa korban ke puskesmas terdekat dan melaporkan peristiwa itu kepada pemerintah setempat serta pihak kepolisian.
"Korban langsung dibawa ke Puskesmas Kampung Mesjid," ujarnya.
Korban mengalami cedera serius pada bagian kaki sehingga harus menjalani perawatan intensif.
"Korban sudah dirawat di puskesmas terdekat," ujarnya.
Polisi memastikan situasi di lokasi kejadian dalam keadaan aman dan kondusif. Warga yang beraktivitas di sekitar Sungai Kualuh diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemunculan buaya, terutama saat berada di tepi sungai.
