Identitas Prajurit TNI Gugur-Luka di Lebanon, Ada dari Kulon Progo

Identitas Prajurit TNI Gugur-Luka di Lebanon, Ada dari Kulon Progo

Jabbar Ramdhani - detikJogja
Senin, 30 Mar 2026 15:57 WIB
United Nations peacekeepers (UNIFIL) stand near their vehicles in Kfar Kila village near the border with Israel, southern Lebanon, October 8, 2023. REUTERS/Aziz Taher
Potret Pasukan Perdamaian UNIFIL berjaga di perbatasan Lebanon dan Israel. (Foto: REUTERS/AZIZ TAHER)
Jogja -

TNI berduka seorang prajuritnya gugur dan tiga lainnya terluka dalam penugasan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) dalam serangan Israel. Prajurit TNI yang gugur yakni Praka Farizal Rhomadhon diketahui berasal dari Kulon Progo.

Praka Farizal bertugas di Yonif 113/Jaya Sakti (JS) Brigade Infanteri (Brigif) 25/Siwah, Kodam Iskandar Muda, Aceh. Dia menjabat Taban Provost 1 Ru Provost Kompi Markas (Kima) Yonif 113/JS.

"Berdasarkan laporan dari daerah penugasan, insiden tersebut menimpa Prajurit TNI yang tergabung dalam Kompi C UNP 7-1 Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL," kata Kapuspen TNI Mayjen Aulia Dwi Narsullah, dilansir detikNews, Senin (30/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Parka Farizal disebut meninggalkan seorang istri dan anak yang berusia dua tahun.

ADVERTISEMENT

Serangan itu terjadi akibat eskalasi antara militer Israel (IDF) dengan Hizbullah di dekat markas UNIFIL pada Minggu (29/3). Eskalasi militer itu terjadi di dekat Adchit Al Qusayr, Lebanon Selatan.

Selain Praka Farizal, tiga prajurit TNI lainnya juga terluka. Ketiga prajurit yang tergabung dalam pasukan perdamaian tersebut sudah mendapatkan perawatan.

"Praka Rico Pramudia mengalami luka berat, serta Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan mengalami luka ringan yang saat ini telah mendapatkan penanganan medis," ujarnya.

Kedua prajurit yang mengalami luka ringan telah mendapatkan perawatan di Hospital Level I UNIFIL. Sementara itu, Praka Rico telah dievakuasi menggunakan helikopter menuju Rumah Sakit St. George di Beirut untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.

Sementara, jasad Praka Farizal disemayamkan di East Sector Headquarters (HQ) dan dalam penyelesaian administrasi pemulangan ke Indonesia dengan dibantu oleh pihak KBRI Beirut.

"Seiring dengan peningkatan eskalasi di Lebanon, TNI telah mengambil langkah-langkah peningkatan kewaspadaan sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) UNIFIL. Insiden terjadi di tengah saling serang artileri dan hingga saat ini belum dapat dipastikan pihak yang secara langsung menyebabkan kejadian tersebut. Proses investigasi masih dilakukan oleh UNIFIL," katanya.

Dia mengatakan TNI berkomitmen untuk melaksanakan tugas sebagai bagian dari misi perdamaian dunia di bawah mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) secara profesional dan penuh tanggung jawab, dengan tetap mengutamakan keselamatan Prajurit. TNI juga terus memonitor perkembangan situasi di lapangan serta menyiapkan langkah-langkah kontingensi sesuai dinamika di Daerah Penugasan Lebanon.

Praka Farizal Asal Kulon Progo

Sementara itu, Praka Farizal Romadhon diketahui berasal dari Lendah, Kulon Progo. Hal ini disampaikan Komandan Kodim 0731/Kulon Progo Dyan Niti Sukma. Ia membenarkan bahwa korban meninggal merupakan Praka Farizal.

"Nggih, nggih, leres (Iya, benar)," kata Letkol Dyan saat dihubungi wartawan, Senin (30/3).

Praka Farizal diketahui merupakan warga yang berasal dari Padukuhan Ledok, Sidorejo, Lendah, Kulon Progo. Almarhum tercatat merupakan prajurit yang berasal dari satuan Yonif 133/JS Brigif 25/ Siwah Dam Iskandar Muda.

"Nggih, sesuai dengan informasi yang didapat saja. Di Lendah, nggih leres. Tiyang Kulon Progo," ujarnya.



(ams/apl)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads