Malam Lailatul Qadar merupakan malam yang selalu dinantikan oleh umat Islam di bulan Ramadan. Pada malam ini, umat Islam beramai-ramai untuk beribadah dan berdoa kepada Allah SWT.
Datangnya malam Lailatul Qadar juga memiliki berbagai keutamaan. Setiap ibadah, doa, dan amalan baik pada malam ini diyakini memiliki nilai yang lebih besar melebihi malam pada umumnya.
Oleh karena itu, mengetahui dan memahami waktu datangnya malam Lailatul Qadar 2026 menjadi sesuatu yang penting agar dapat mempersiapkan ibadah pada malam ini. Lantas, apakah tadi malam Lailatul Qadar 2026? Mari simak jadwalnya dalam uraian ini!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapan Malam Lailatul Qadar 2026?
Malam Lailatul Qadar tidak memiliki tanggal pasti yang diketahui manusia. Namun, Rasulullah SAW telah memberikan penjelasan mengenai waktu datangnya malam Lailatul Qadar, yakni pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan.
Dirujuk dari buku Panduan Ramadhan Bekal Meraih Ramadhan Penuh Berkah oleh Ruhyat Ahmad, Rasulullah SAW kemudian menjelaskan lebih lanjut bahwa malam Lailatul Qadar lebih mungkin terjadi pada malam-malam ganjil di 10 hari tersebut.
"Carilah Lailatul Qadar di malam ganjil dari sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan." (HR. Bukhari).
Hadist tersebut menegaskan bahwa malam Lailatul Qadar akan datang pada malam ke-21, 23, 25, 27, dan 29 bulan Ramadan.
Sementara itu, pemerintah menetapkan bahwa bulan Ramadan 2026 telah dimulai sejak 19 Februari 2026 lalu dan diperkirakan akan berakhir pada 21 Maret ke depan. Jika perkiraan berakhirnya bulan Ramadan tersebut benar, maka malam Lailatul Qadar 2026 akan terjadi mulai tanggal 10 Maret 2026 sebagai malam ke-21 hingga tanggal 18 Maret 2026 yang menjadi malam ke-29.
Jadwal Prediksi Datangnya Malam Lailatul Qadar 2026
Berdasarkan hadist Rasulullah SAW yang mengatakan bahwa Lailatul Qadar terjadi pada malam ganjil Ramadan dan mengacu pada Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 terbitan Kemenag RI, maka datangnya malam Lailatul Qadar 2026 kemungkinan akan jatuh pada tanggal berikut.
- Malam ke-21 Ramadan: Selasa, 10 Maret 2026
- Malam ke-23 Ramadan: Kamis, 12 Maret 2026
- Malam ke-25 Ramadan: Sabtu, 14 Maret 2026
- Malam ke-27 Ramadan: Senin, 16 Maret 2026
- Malam ke-29 Ramadan: Rabu, 18 Maret 2026
Penting untuk diketahui bahwa jadwal tersebut merupakan perkiraan karena sesungguhnya datangnya malam Lailatul Qadar hanya diketahui oleh Allah SWT. Oleh karena itu, umat Islam hendaknya tetap memperhatikan 10 malam terakhir bulan Ramadan dengan memperbanyak ibadah dan doa.
Ciri-ciri Malam Lailatul Qadar
Meski waktu pasti malam Lailatul Qadar menjadi rahasia yang hanya diketahui Allah SWT, terdapat ciri-ciri datangnya malam kemuliaan ini yang bisa dikenali oleh umat Islam. Masih dirujuk dari buku Panduan Ramadhan Bekal Meraih Ramadhan Penuh Berkah oleh Ruhyat Ahmad, Rasulullah SAW pernah menyebutkan ciri-ciri malam Lailatul Qadar.
لَيْلَةُ القَدَرِ لَيْلَةٌ سَمْحَةٌ طَلَقَةٌ لَا حَارَةً وَلَا بَارِدَةً تُصْبِحُ الشَّمْسُ صَبِيْحَتُهَا ضَعِيفَةً حَمْرَاء
Artinya: "Lailatul Qadar adalah malam yang penuh kemudahan dan kebaikan, tidak begitu panas, juga tidak begitu dingin, pada pagi hari matahari bersinar tidak begitu cerah dan nampak kemerah-merahan." (HR. Ath Thoyalisi dan Al Baihaqi).
Hadist tersebut menunjukkan bahwa ketika datang hari dengan hawa yang sejuk tidak panas atau dingin, maka itulah malam Lailatul Qadar.
Ciri-ciri malam Lailatul Qadar juga pernah diriwayatkan oleh Ubay bin Ka'ab yang berkata,
هِيَ اللَّيْلَةُ الَّتِي أَمَرَ نَا بِهَا رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم بِقِيَامِهَا هِيَ لَيْلَةُ صَبِيحَةِ سَبْعِ وَعِشْرِينَ وَأَمَارَتُهَا أَنْ تَطْلُعَ الشَّمْسُ فِي صَبِيحَةِ يَوْمِهَا بَيْضَاءَ لَا شُعَاعَ لَهَا
Artinya: "Malam itu adalah malam yang cerah yaitu malam ke dua puluh tujuh (dari bulan Ramadan). Dan tanda-tandanya ialah pada pagi harinya matahari terbit berwarna putih tanpa memancarkan sinar ke segala penjuru." (HR. Muslim).
Dari hadist tersebut maka diketahui bahwa malam Lailatul Qadar terjadi ketika matahari terbit dengan warna putih yang tidak terik ke segala penjuru.
Menukil buku Menjadi Takwa dengan Puasa oleh Fajar Kurnianto, ciri-ciri malam Lailatul Qadar sebelumnya pernah dibicarakan oleh Rasulullah SAW dan para sahabatnya.
"Para sahabat membicarakan perihal Lailatul Qadar di samping Rasulullah. Maka, beliau bersabda, "Siapakah di antara kalian yang mengingat ketika bulan tampak, yang (bulan) itu seperti potongan baskom?" (HR. Muslim).
Berdasarkan hadist-hadist Rasulullah tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa ciri-ciri malam Lailatul Qadar adalah sebagai berikut.
- Matahari tidak bersinar dengan terik
- Udara terasa sejuk pada siang harinya
- Angin berembus pelan dan memberikan kesejukan bagi manusia
- Tidak terjadi hujan
- Suasana malam menjadi hening
- Udara malam tidak panas atau dingin.
Keutamaan Malam Lailatul Qadar
Malam Lailatul Qadar merupakan malam mulia yang penuh keutamaan. Disadur dari buku Amalan Ringan Berpahala Istimewa Seputar Puasa, Sedekah, dan Haji oleh Abdillah F. Hasan dan buku Kedasyatan Puasa oleh M Syukron Maksum, malam Lailatul Qadar membawa sejumlah keutamaan berikut.
1. Malam Turunnya Al-Quran
Salah satu keutamaan malam Lailatul Qadar adalah malam turunnya Al-Quran sebagai petunjuk bagi umat Islam. Pada malam ini, Al-Quran diturunkan dari Lauh Mahfuz ke Baitul 'Izzah, dan kemudian diberikan kepada Rasulullah SAW secara bertahap selama 23 tahun. Keutamaan ini terkandung dalam surat Al-Dukhan ayat 3-4 sebagaimana firman Allah SWT.
فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ إِنَّا أَنزَلْتَهُ فِي لَيْلَةٍ مُّبَارَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنذِرِينَ
Artinya: "Sesungguhnya Kami turunkan Al-Quran pada malam yang diberkati. Sesungguhnya Kami selalu memberika peringatan. Di malam itulah diatur segala urusan yang bijaksana (penuh hikmah)." (QS. Al-Dukhan:3-4).
2. Malam yang Lebih Baik dari Seribu Bulan
Lailatul Qadar juga disebut lebih baik dari seribu bulan karena setiap ibadah yang dilakukan pada malam ini nilainya jauh melebih ibadah sepanjang hidup manusia seperti seribu bulan. Dalam surat Al-Qadr ayat 1-3, Allah berfirman:
اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْر١وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِۗ٢لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ٣
Artinya: "Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Quran) pada malam kemuliaan dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan." (QS. Al-Qadr:1-3).
Ayat tersebut menerangkan bahwa malam Lailatul Qadar adalah malam mulia yang membawakan keberkahan dan rahmat bagi umat Islam. Segala ibadah, seperti sholat, dzikir, doa, atau amalan baik lainnya di malam ini memiliki pahala yang besar.
3. Malaikat Turun ke Bumi
Pada malam Lailatul Qadar, para malaikat, termasuk malaikat Jibril akan turun ke bumi membawa rahmat dan keberkahan. Malaikat turun untuk mengatur segala urusan dan memohon rahmat bagi umat manusia. Kehadiran malaikat ini telah disebutkan oleh Allah SWT dalam surat Al-Qadr ayat 4 sampai 5.
"Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar." (QS. Al-Qadr:4-5).
4. Malam Penuh Ampunan
Lailatul Qadar juga memiliki keutamaan sebagai malam yang penuh ampunan. Rasulullah SAW pernah bersabda tentang manfaat beribadah pada malam ini.
"Siapa saja yang sholat malam pada saat Lailatul Qadar dengan penuh iman dan ikhlas, akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari).
Hadist tersebut menjelaskan kepada kita bahwa malam Lailatul Qadar merupakan malam yang menjadi kesempatan untuk memperbanyak istighfar, bertaubat, dan berdoa memohon ampunan kepada Allah SWT.
Demikian uraian mengenai waktu datangnya malam Lailatul Qadar lengkap dengan jadwal, ciri-ciri, dan keutamaannya. Semoga membantu detikers!
Artikel ini ditulis oleh Desi Rahmawati peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom.
