Petasan Rakitan Meledak, Jari Bocah Gunungkidul Putus

Petasan Rakitan Meledak, Jari Bocah Gunungkidul Putus

Pradito Rida Pertana - detikJogja
Senin, 02 Mar 2026 21:09 WIB
Bocah SD di daerah Kedungdowo, Pampang, Paliyan, Gunungkidul, terkena ledakan petasan hasil rakitannya sendiri hingga jarinya putus.
Lokasi anak terkena ledakan petasan rakitannya sendiri di Kedungdowo, Pampang, Paliyan, Gunungkidul, Senin (2/3/2026). Foto: Dok. Polsek Paliyan, Gunungkidul
Gunungkidul -

Seorang siswa SD terkena ledakan petasan hasil rakitannya sendiri saat ia menyulutnya di belakang rumah di daerah Kedungdowo, Pampang, Paliyan, Gunungkidul. Akibatnya, tangan kanan korban terluka parah dan salah satu jarinya putus.

Kapolsek Paliyan, AKP Slamet Riyanto, mengatakan korban berinisial AP (12) itu awalnya membeli bahan petasan secara online melalui salah satu e-commerce. Selanjutnya, AP merakit petasan itu dengan cara menggulung kertas berbentuk tabung.

"Jadi korban beli obat petasan secara online, terus obatnya sampai dirakit sendiri oleh korban jadi petasan," ujar dia kepada wartawan di Wonosari, Gunungkidul, Senin (2/3/2026) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Slamet, AP diduga tidak tahu takaran obat mercon untuk merakit petasan.

"Satu bungkus itu 25 gram. Nah mungkin karena ketidaktahuannya korban, semua dibikin untuk satu mercon," ucapnya.

ADVERTISEMENT

AP disebut selesai merakit petasan itu di rumahnya sekitar pukul 15.00 WIB. Selanjutnya, AP hendak menyalakan petasan tersebut di pekarangan belakang rumah.

"Saat disulut api, petasan itu tidak kunjung meledak," katanya Slamet.

AP lalu mendekati petasan itu untuk mengecek dan memindahkan lokasinya.

"Tapi saat dipegang petasan itu malah meledak," ujarnya.

Alhasil tangan kanan AP mengalami luka. Dia langsung masuk ke dalam rumah dan bercerita kepada neneknya. Mendapati cucunya terluka, sang nenek meminta bantuan tetangga dan membawanya ke PKU Muhammadiyah Wonosari.

"Dari pemeriksaan medis, korban mengalami luka pada tangan kanan yang membuat ibu jarinya putus. Selain itu, jari telunjuk korban mengalami patah tulang dan jari tengah mengalami luka bakar," ucap Slamet.

Slamet menambahkan, AP saat ini masih menjalani perawatan di PKU Muhammadiyah Wonosari.

"Dari keterangan, petasan itu korban sendiri yang merakitnya," pungkasnya.




(dil/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads