Kos di Caturtunggal Sleman Terbakar Diduga Imbas Bakar Sampah

Kos di Caturtunggal Sleman Terbakar Diduga Imbas Bakar Sampah

Jauh Hari Wawan S - detikJogja
Senin, 02 Mar 2026 20:55 WIB
Sebuah tempat kos di Caturtunggal, Depok, Sleman, mengalami kebakaran sore tadi. diduga imbas aktivitas pembakaran sampah.
Ilustrasi kebakaran. Foto: Rawpixel/Freepik
Sleman -

Kebakaran melanda sebuah tempat kos di Caturtunggal, Depok, Sleman. Kebakaran itu diduga dipicu oleh aktivitas pembakaran sampah di sekitar lokasi.

Peristiwa kebakaran itu terjadi sore tadi. Salah seorang saksi di lokasi kejadian, Satria, mengatakan api diduga berasal dari titik pembakaran sampah yang merembet ke area bangunan. Kobaran api kemudian menyambar benda yang mudah terbakar di dalam salah satu kamar.

"Setahu saya dari warga di situ, awal mulanya ada yang sedang membakar sampah. Lalu apinya menjalar ke kamar dan menyulut kasur di dekatnya. Itu sepengetahuan saya," kata Satria kepada detikJogja, Senin (2/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Satria menjelaskan, dirinya melihat api sudah dalam kondisi membesar sekitar pukul 17.00 WIB. Menyadari bahaya yang mengancam, dia bersama warga lainnya langsung berupaya menyelamatkan sejumlah kendaraan yang terparkir di area kos tersebut.

ADVERTISEMENT

"Saya jam 5 sore sudah lihat api yang membesar, lalu saya membantu evakuasi motor-motor yang parkir di sana," ujar dia.

Dia bilang, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 17.30 WIB untuk melakukan pemadaman dan pendinginan. Namun, sebelum petugas tiba, warga telah berupaya memadamkan api secara mandiri sehingga kebakaran tidak meluas lebih jauh.

"Pemadam kebakaran datang jam sekitar 17.30-an, tetapi sebelum pemadam kebakaran datang, apinya sudah agak padam dan tinggal sedikit apinya. Jadi saat berbuka puasa, api sudah padam," ucapnya.

Sepengetahuan Satria, meski api sempat terlihat menjalar hingga ke bagian luar bangunan, api tidak sampai menghanguskan seluruh bangunan kos.

"Sepenglihatan saya cuma lantai bawahnya saja, tetapi api menjalar sampai keluar," pungkasnya.




(dil/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads