Warga Sewon, Bantul, mengungkap alasan mengusir tetangganya lantaran perilakunya kerap bikin resah. Perilaku tersebut seperti kerap mengamuk sembari mengata-ngatai warga dengan kata-kata kasar.
Salah seorang tetangga, Maryono, mengatakan tetangganya selama ini kerap meresahkan di kampung.
"Perempuannya itu suka meresahkan, dan suka mengatai yang jelek-jelek ke warga, mengamuk gitu. Nah, mengamuk itu kalau ditantang malah semakin berani dia," kata Maryono kepada detikJogja di Sewon, Bantul, Rabu (21/1/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Maryono, kemungkinan besar perempuan itu stres. Sebab jika tidak mengamuk, perilaku perempuan itu seperti orang normal.
"Tapi kalau tidak kumat yang komunikasinya seperti biasa. Intinya yang bersangkutan sepertinya stres," ujarnya.
Oleh sebab itu, warga menginginkan agar perempuan itu tidak tinggal di Sewon. Namun, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, akhirnya perempuan itu beserta suami dan anaknya diamankan ke Polsek Sewon.
"Setelah isya sampai jam 22.00 WIB tadi malam itu, intinya masyarakat itu hanya menginginkan dia itu baik. Terus tadi malam baik yang perempuan, suaminya dan anaknya diamankan di Polsek Sewon," ucapnya.
Senada dengan Maryono, istri Ketua RT setempat , Endang, mengatakan perempuan tersebut memang kerap mengatai warga dengan kata-kata kasar. Bahkan, beberapa kali kerap mengganggu ketentraman warga.
"Yang bersangkutan suka mengatai tetangganya dan omongannya keras, kasar, terus pernah juga keliling kampung dan mengetuk pintu-pintu, pernah juga mencabuti serai milik warga," kata Endang.
Diberitakan sebelumnya, warga Sewon, Bantul dikabarkan diusir tetangganya pada Selasa (20/1) malam. Kabar pengusiran itu viral usai diunggah di media sosial.
Salah satu yang mengunggah momen pengusiran itu ialah akun Insragram @jogja_admin. Dinarasikan warga melakukan pengusiran karena yang bersangkutan meresahkan.
Pihak yang diusir adalah wanita asal Kendal yang menikah dengan warga setempat. Akun itu juga menulis jika polisi sempat melakukan mediasi namun warga bersikukuh untuk melakukan pengusiran.
"Warga ****** ****** Sewon Bantul dibuat geram dengan tingkah salah satu warganya yang kerap berselisih paham dan keras kepala kepada beberapa warga sekitar. Puncaknya Selasa Malam 20/1/2026 warga melakukan protes dan pengusiran kepada warga tersebut, setelah mediasi yang dilakukan ketua RT, tokoh setempat, Dukuh dan Babinkamtibmas gagal," kata akun Instagram @jogja_admin seperti dilihat detikJogja hari ini.
Salah satu warga, Maryono, menyebut kejadian itu terjadi kemarin, Selasa (20/1) sekitar pukul 19.00 WIB.
"Kejadiannya sehabis waktu salat Isya, yang datang ada ratusan orang," katanya kepada detikJogja di Sewon, Bantul, Rabu (21/1).
