Renungan Harian Katolik 20 Januari 2026 dan Bacaan Hari Ini: Hari Sabat

Renungan Harian Katolik 20 Januari 2026 dan Bacaan Hari Ini: Hari Sabat

Santo - detikJogja
Selasa, 20 Jan 2026 04:00 WIB
Renungan Harian Katolik 20 Januari 2026 dan Bacaan Hari Ini: Hari Sabat
Ilustrasi renungan harian Katolik. (Foto: Gift Habeshaw/Unsplash)
Jogja -

Bagi umat Katolik, renungan harian Katolik hari ini adalah cara untuk memperdalam hubungannya dengan Allah. Renungan Katolik tersebut biasanya disertai dengan bacaan dan doa.

Berdasarkan Kalender Liturgi 2026 Tahun A/II yang disusun oleh Komisi Liturgi KWI, 20 Januari 2026 merupakan hari biasa dengan peringatan kisah Santo Fabianus, Paus; Sebastianus, Martir; dan Santo Euitimos Agung, Pengaku Iman. Kemudian, warna liturgi hari ini adalah hijau.

Mengangkat tema tentang hari Sabat mari simak renungan Katolik hari Selasa, 20 Januari 2026 yang dihimpun dari buku "Inspirasi Pagi" oleh Hortensius F Mandaru. Renungan harian Katolik berikut juga dilengkapi dengan bacaan Injil dan doa Katolik hari ini sebagai penutup.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Renungan Katolik Hari Ini Selasa, 20 Januari 2026

Bacaan Liturgi Katolik Hari Ini 20 Januari 2026

Sebelum berefleksi dalam renungan Katolik hari ini, umat dapat membaca bacaan Katolik hari ini, 20 Januari 2026. Adapun menurut kalender liturgi Komisi Liturgi KWI, bacaan Katolik hari ini dimulai dengan 1Sam. 16:1-13; dilanjut Mazmur Mzm. 89:20,21-22,27-28; bacaan Injil Mrk. 2:23-28, dan bacaan ofisi Kej 12:1-9; 13:2-18. Berikut ini uraiannya:

ADVERTISEMENT

Bacaan I 1Sam. 16:1-13

  • 1Sam 16:1 Berfirmanlah Tuhan kepada Samuel: "Berapa lama lagi engkau berdukacita karena Saul? Bukankah ia telah Kutolak sebagai raja atas Israel? Isilah tabung tandukmu dengan minyak dan pergilah. Aku mengutus engkau kepada Isai, orang Betlehem itu, sebab di antara anak-anaknya telah Kupilih seorang raja bagi-Ku."
  • 1Sam 16:2 Tetapi Samuel berkata: "Bagaimana mungkin aku pergi? Jika Saul mendengarnya, ia akan membunuh aku." Firman Tuhan: "Bawalah seekor lembu muda dan katakan: Aku datang untuk mempersembahkan korban kepada Tuhan.
  • 1Sam 16:3 Kemudian undanglah Isai ke upacara pengorbanan itu, lalu Aku akan memberitahukan kepadamu apa yang harus kauperbuat. Urapilah bagi-Ku orang yang akan Kusebut kepadamu."
  • 1Sam 16:4 Samuel berbuat seperti yang difirmankan Tuhan dan tibalah ia di kota Betlehem. Para tua-tua di kota itu datang mendapatkannya dengan gemetar dan berkata: "Adakah kedatanganmu ini membawa selamat?"
  • 1Sam 16:5 Jawabnya: "Ya, benar! Aku datang untuk mempersembahkan korban kepada Tuhan. Kuduskanlah dirimu, dan datanglah dengan daku ke upacara pengorbanan ini." Kemudian ia menguduskan Isai dan anak-anaknya yang laki-laki dan mengundang mereka ke upacara pengorbanan itu.
  • 1Sam 16:6 Ketika mereka itu masuk dan Samuel melihat Eliab, lalu pikirnya: "Sungguh, di hadapan Tuhan sekarang berdiri yang diurapi-Nya."
  • 1Sam 16:7 Tetapi berfirmanlah Tuhan kepada Samuel: "Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi Tuhan melihat hati."
  • 1Sam 16:8 Lalu Isai memanggil Abinadab dan menyuruhnya lewat di depan Samuel, tetapi Samuel berkata: "Orang inipun tidak dipilih Tuhan."
  • 1Sam 16:9 Kemudian Isai menyuruh Syama lewat, tetapi Samuel berkata: "Orang inipun tidak dipilih Tuhan."
  • 1Sam 16:10 Demikianlah Isai menyuruh ketujuh anaknya lewat di depan Samuel, tetapi Samuel berkata kepada Isai: "Semuanya ini tidak dipilih Tuhan."
  • 1Sam 16:11 Lalu Samuel berkata kepada Isai: "Inikah anakmu semuanya?" Jawabnya: "Masih tinggal yang bungsu, tetapi sedang menggembalakan kambing domba." Kata Samuel kepada Isai: "Suruhlah memanggil dia, sebab kita tidak akan duduk makan, sebelum ia datang ke mari."
  • 1Sam 16:12 Kemudian disuruhnyalah menjemput dia. Ia kemerah-merahan, matanya indah dan parasnya elok. Lalu Tuhan berfirman: "Bangkitlah, urapilah dia, sebab inilah dia."
  • 1Sam 16:13 Samuel mengambil tabung tanduk yang berisi minyak itu dan mengurapi Daud di tengah-tengah saudara-saudaranya. Sejak hari itu dan seterusnya berkuasalah Roh Tuhan atas Daud. Lalu berangkatlah Samuel menuju Rama.

Bacaan Mazmur Mzm. 89:20,21-22,27-28

  • Mzm 89:20 (89-21) Aku telah mendapat Daud, hamba-Ku; Aku telah mengurapinya dengan minyak-Ku yang kudus,
  • Mzm 89:21 (89-22) maka tangan-Ku tetap dengan dia, bahkan lengan-Ku meneguhkan dia.
  • Mzm 89:22 (89-23) Musuh tidak akan menyergapnya, dan orang curang tidak akan menindasnya.
  • Mzm 89:27 (89-28) Akupun juga akan mengangkat dia menjadi anak sulung, menjadi yang mahatinggi di antara raja-raja bumi.
  • Mzm 89:28 (89-29) Aku akan memelihara kasih setia-Ku bagi dia untuk selama-lamanya, dan perjanjian-Ku teguh bagi dia.

Bacaan Injil Mrk. 2:23-28

  • Mrk 2:23 Pada suatu kali, pada hari Sabat, Yesus berjalan di ladang gandum, dan sementara berjalan murid-murid-Nya memetik bulir gandum.
  • Mrk 2:24 Maka kata orang-orang Farisi kepada-Nya: "Lihat! Mengapa mereka berbuat sesuatu yang tidak diperbolehkan pada hari Sabat?"
  • Mrk 2:25 Jawab-Nya kepada mereka: "Belum pernahkah kamu baca apa yang dilakukan Daud, ketika ia dan mereka yang mengikutinya kekurangan dan kelaparan,
  • Mrk 2:26 bagaimana ia masuk ke dalam Rumah Allah waktu Abyatar menjabat sebagai Imam Besar lalu makan roti sajian itu?yang tidak boleh dimakan kecuali oleh imam-imam?dan memberinya juga kepada pengikut-pengikutn
  • Mrk 2:27 Lalu kata Yesus kepada mereka: "Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat,
  • Mrk 2:28 jadi Anak Manusia adalah juga Tuhan atas hari Sabat."

Bacaan Ofisi Kej 12:1-9; 13:2-18

  • Kej 12:1 Berfirmanlah Tuhan kepada Abram: "Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu;
  • Kej 12:2 Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat.
  • Kej 12:3 Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat."
  • Kej 12:4 Lalu pergilah Abram seperti yang difirmankan Tuhan kepadanya, dan Lotpun ikut bersama-sama dengan dia; Abram berumur tujuh puluh lima tahun, ketika ia berangkat dari Haran.
  • Kej 12:5 Abram membawa Sarai, isterinya, dan Lot, anak saudaranya, dan segala harta benda yang didapat mereka dan orang-orang yang diperoleh mereka di Haran; mereka berangkat ke tanah Kanaan, lalu sampai di situ.
  • Kej 12:6 Abram berjalan melalui negeri itu sampai ke suatu tempat dekat Sikhem, yakni pohon tarbantin di More. Waktu itu orang Kanaan diam di negeri itu.
  • Kej 12:7 Ketika itu Tuhan menampakkan diri kepada Abram dan berfirman: "Aku akan memberikan negeri ini kepada keturunanmu." Maka didirikannya di situ mezbah bagi Tuhan yang telah menampakkan diri kepadanya.
  • Kej 12:8 Kemudian ia pindah dari situ ke pegunungan di sebelah timur Betel. Ia memasang kemahnya dengan Betel di sebelah barat dan Ai di sebelah timur, lalu ia mendirikan di situ mezbah bagi Tuhan dan memanggil nama Tuhan.
  • Kej 12:9 Sesudah itu Abram berangkat dan makin jauh ia berjalan ke Tanah Negeb.
  • Kej 13:2 Adapun Abram sangat kaya, banyak ternak, perak dan emasnya.
  • Kej 13:3 Ia berjalan dari tempat persinggahan ke tempat persinggahan, dari Tanah Negeb sampai dekat Betel, di mana kemahnya mula-mula berdiri, antara Betel dan Ai,
  • Kej 13:4 ke tempat mezbah yang dibuatnya dahulu di sana; di situlah Abram memanggil nama Tuhan.
  • Kej 13:5 Juga Lot, yang ikut bersama-sama dengan Abram, mempunyai domba dan lembu dan kemah.
  • Kej 13:6 Tetapi negeri itu tidak cukup luas bagi mereka untuk diam bersama-sama, sebab harta milik mereka amat banyak, sehingga mereka tidak dapat diam bersama-sama.
  • Kej 13:7 Karena itu terjadilah perkelahian antara para gembala Abram dan para gembala Lot. Waktu itu orang Kanaan dan orang Feris diam di negeri itu.
  • Kej 13:8 Maka berkatalah Abram kepada Lot: "Janganlah kiranya ada perkelahian antara aku dan engkau, dan antara para gembalaku dan para gembalamu, sebab kita ini kerabat.
  • Kej 13:9 Bukankah seluruh negeri ini terbuka untuk engkau? Baiklah pisahkan dirimu dari padaku; jika engkau ke kiri, maka aku ke kanan, jika engkau ke kanan, maka aku ke kiri."
  • Kej 13:10 Lalu Lot melayangkan pandangnya dan dilihatnyalah, bahwa seluruh Lembah Yordan banyak airnya, seperti taman Tuhan, seperti tanah Mesir, sampai ke Zoar. ?Hal itu terjadi sebelum Tuhan memusnahkan Sodom dan Gomora.
  • Kej 13:11 Sebab itu Lot memilih baginya seluruh Lembah Yordan itu, lalu ia berangkat ke sebelah timur dan mereka berpisah.
  • Kej 13:12 Abram menetap di tanah Kanaan, tetapi Lot menetap di kota-kota Lembah Yordan dan berkemah di dekat Sodom.
  • Kej 13:13 Adapun orang Sodom sangat jahat dan berdosa terhadap Tuhan.
  • Kej 13:14 Setelah Lot berpisah dari pada Abram, berfirmanlah Tuhan kepada Abram: "Pandanglah sekelilingmu dan lihatlah dari tempat engkau berdiri itu ke timur dan barat, utara dan selatan,
  • Kej 13:15 sebab seluruh negeri yang kaulihat itu akan Kuberikan kepadamu dan kepada keturunanmu untuk selama-lamanya.
  • Kej 13:16 Dan Aku akan menjadikan keturunanmu seperti debu tanah banyaknya, sehingga, jika seandainya ada yang dapat menghitung debu tanah, keturunanmupun akan dapat dihitung juga.
  • Kej 13:17 Bersiaplah, jalanilah negeri itu menurut panjang dan lebarnya, sebab kepadamulah akan Kuberikan negeri itu."
  • Kej 13:18 Sesudah itu Abram memindahkan kemahnya dan menetap di dekat pohon-pohon tarbantin di Mamre, dekat Hebron, lalu didirikannyalah mezbah di situ bagi Tuhan.

Renungan Harian Katolik Selasa 20 Januari 2026

Pertentangan Yesus dengan para lawan-Nya semakin intens. Sekarang mereka beralih ke topik yang paling sensitif, yakni hari Sabat. Melanggar hari tersuci ini akan mendapat hukuman maksimal: Dirajam sampai mati. Persoalannya, bagaimana batas-batas aturan Sabat ini ditentukan?

Itulah persoalan abadi dalam beragama: Sampai di titik manakah batas-batas sebuah hukum atau aturan mau ditarik ulur? Orang Farisi dalam bacaan Injil hari ini berpandangan minimalis: Fakta memetik gandum pada hari Sabat sudah cukup untuk disebut sebagai pelanggaran, apa pun alasannya.

Yesus tidak pernah menyangkal kekudusan hari Sabat. Ia hanya ingin agar hukum tentang hari Sabat menyentuh sampai pada inti dan motivasi yang terdalam. Hari Sabat adalah saat ketika Tuhan berhenti bekerja, memberkati hari itu, serta menyempurnakan ciptaan-Nya.

Kelaparan (seperti juga cacat, sakit, kerasukan setan, dan sebagainya) adalah gejala kerusakan dan ketidaksempunaan manusia. Karena itu, memetik gandum untuk dimakan sebenarnya sesuai dengan inti dan maksud hari Sabat.

Peraturan hari Sabat sering kali dikaitkan juga dengan perbudakan di Mesir. Karena itu, orang Israel tidak boleh bekerja pada hari Sabat dan mempekerjakan orang tanpa hari istirahat.

Jangan menjadi budak pekerjaan, budak target atau deadline, juga budak peraturan. Tujuan dari hukum Taurat, termasuk hukum Sabat, adalah kebaikan, keutuhan, dan kesempurnaan ciptaan, termasuk manusia.

Semua yang dikuduskan bagi Tuhan (seperti roti sajian di Rumah Allah atau hari Sabat) tidak bernilai absolut pada dirinya sendiri, tetapi bernilai demi kemuliaan dan keutuhan manusia sebagai ciptaan Allah.

Manusia yang beragama mudah sekali menyakralkan aturan, memuja lembaga, dan memberhalakan pimpinan. Mudah sekali lembaga-lembaga keagamaan menjadi tidak manusiawi dan memperbudak manusia dengan dalih kasih dan pelayanan.

Hari ini, Yesus menegaskan bahwa agama yang tidak manusiawi tidak akan pernah punya tempat dalam Kerajaan Allah yang tengah Ia hadirkan.

Doa Katolik Hari Ini

Tuhan Yesus Kristus, Engkaulah cahaya sejati yang menyinari semua orang untuk menyelamatkan mereka. Kuatkanlah kami agar dapat menyiapkan bagi-Mu jalan perdamaian dan keadilan.

Demi Yesus Kristus, Putra-Mu dan pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin.

Demikian renungan harian Katolik hari ini Selasa, 20 Januari 2026 dengan bacaan Injil dan doa penutup. Semoga berkat Allah senantiasa menyertai keseharian kita. Amin.

FAQ

1. Renungan harian Katolik 20 Januari 2026 tentang apa?

Renungan Katolik hari ini 20 Januari 2026 mengangkat refleksi tentang hari Sabat dan aturannya.

2. Apa bacaan Injil Katolik hari ini 20 Januari 2026?

Bacaan Injil Katolik 20 Januari 2026 adalah Markus 2 mulai dari ayat 23 sampai 28.

3. Kisah siapa yang diperingati dalam Liturgi Katolik hari ini 20 Januari 2026?

20 Januari 2026 merenungi kisah Santo Fabianus (Paus), Sebastianus (Martir), dan Santo Euitimos Agung (Pengaku Iman).




(sto/aku)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads