9 Amalan Bulan Syaban 2026 Sesuai Sunnah yang Dianjurkan bagi Muslim

9 Amalan Bulan Syaban 2026 Sesuai Sunnah yang Dianjurkan bagi Muslim

Anindya Milagsita - detikJogja
Senin, 19 Jan 2026 18:00 WIB
Ilustrasi Amalan Tahun Baru Islam
Ilustrasi amalan. (Foto: iStock)
Jogja -

Bulan Syaban termasuk dalam waktu yang penuh keutamaan dalam Islam, sebab berlangsung tepat sebelum Ramadhan tiba. Oleh karenanya, kaum muslim dapat mengisinya dengan mengerjakan berbagai amalan bulan Syaban. Apa sajakah itu?

Syaban adalah bulan ke-8 dalam kalender Hijriah atau Islam. Keutamaan bulan Syaban telah tertuang di sejumlah riwayat hadits. Menukil dari buku 'Dakwah Kreatif: Muharram, Maulid Nabi, Rajab dan Sya'ban' tulisan Dra Udji Asiyah, MSi, melalui sebuah riwayat Rasulullah SAW pernah bersabda:

كَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاسُ عَنْهُ بَيْنَ رَجَبٍ وَرَمَضَانَ وَهُوَ شَهْرٌ تُرْفَعُ فِيهِ الْأَعْمَالُ إِلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ فَأُحِبُّ أَنْ يُرْفَعَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bulan Sya'ban adalah bulan di mana manusia mulai lalai yaitu di antara bulan Rajab dan Ramadhan. Bulan tersebut adalah bulan dinaikkannya berbagai amalan kepada Allah, Rabb semesta alam. Karena itu, aku amatlah suka untuk berpuasa ketika amalanku dinaikkan." (HR. An-Nasa'i dan Ahmad. "Hasan" menurut Al-Albani [Hasan=baik])

Mengingat bulan Syaban dikenal sebagai pembuka Ramadhan, maka tidak ada salahnya setiap muslim mengisinya dengan berbagai kebaikan. Termasuk mengerjakan amalan-amalan yang disunnahkan. Berikut sejumlah amalan sunnah bulan Syaban.

ADVERTISEMENT

Poin Utamanya:

  • Amalan yang dianjurkan dengan jelas di bulan Syaban adalah puasa sunnah Senin-Kamis, Ayyamul Bidh (13-15 Syaban), serta mengqadha puasa Ramadhan bagi yang masih memiliki utang, sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah SAW dan Aisyah r.a.
  • Bulan Syaban menjadi waktu memperbanyak doa dan memohon ampunan kepada Allah SWT, baik siang maupun malam, termasuk menjelang Nisfu Syaban. Salah satunya membaca doa, "Allahumma barik lanaa fii Rajaba wa Sya'baana wa barik lanaa fii Ramadhaana."
  • Pada malam Nisfu Syaban, kaum muslim dianjurkan memperbanyak doa, istighfar, membaca Al-Quran (termasuk Yasin), serta sholat sunnah mutlak sebagai bentuk mendekatkan diri kepada Allah SWT tanpa meyakini amalan yang tidak memiliki dasar kuat.

9 Amalan Bulan Syaban 2026 Sesuai Sunnah

Selain bulan Syaban secara umum, terdapat juga sejumlah amalan Nisfu Syaban yang juga bisa dikerjakan oleh kaum muslim. Singkatnya, Nisfu Syaban berarti pertengahan bulan Syaban yang biasanya berlangsung di tanggal 15 Syaban.

Masih mengacu dari kalender yang sama, Nisfu Syaban tahun ini berlangsung pada 15 Syaban 1447 H atau Selasa, 3 Februari 2026. Sebagai acuan, berikut beberapa amalan bulan Syaban yang bisa dilakukan di tahun ini maupun tahun-tahun selanjutnya.

1. Memperbanyak Doa

Berdoa tidak hanya terbatas pada waktu-waktu tertentu saja, sehingga seorang muslim bisa mengamalkannya kapan saja. Termasuk pada hari-hari di bulan Syaban. Wahyu Agam, SSI, SH, Lc, MAg dalam bukunya 'Formulasi Doa Mustajab: Merajut Harapan Menjadi Kenyataan', menyebut Surat Ghafir ayat 60 menyatakan:

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُوْنِيْٓ اَسْتَجِبْ لَكُمْۗ اِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِيْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ دَاخِرِيْنَࣖ ۝٦٠

Wa qâla rabbukumud'ûnî astajib lakum, innalladzîna yastakbirûna 'an 'ibâdatî sayadkhulûna jahannama dâkhirîn.

Artinya: "Tuhanmu berfirman, 'Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu (apa yang kamu harapkan). Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri tidak mau beribadah kepada-Ku akan masuk (neraka) Jahanam dalam keadaan hina dina'."

Terdapat salah satu versi doa menyambut datangnya bulan Syaban yang bisa diamalkan. Masih mengacu dari buku yang sama, diriwayatkan:

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ رَجَبٌ قَالَ اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبٍ وَشَعْبَانَ وَبَارِكْ لَنَا فِي رَمَضَانَ

Artinya: "Dari Anas bin Malik berkata, bahwa Rasulullah SAW jika masuk bulan Rajab, dia berkata: 'Allahumma barik lanaa fii Rajaba wa Syaban wa barik lanaa fii Ramadhan' (Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Syaban dan berkahilah kami di bulan Ramadhan)" (HR. Ahmad Nomo 2228).

Perintah berdoa bahkan sudah disampaikan dalam firman Allah SWT melalui Al-Quran.

2. Melantunkan Dzikir

Salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam adalah dzikir dengan menyebut asma Allah SWT. Di dalam 'Buku Harian Orang Islam: Agenda Syar'i Muslim/Muslimah Teladan Sepanjang Tahun' karya Ustadz Abdullah Faqih Ahmad Abdul Wahid, terdapat bacaan dzikir untuk bulan Syaban.

Dzikir ini bisa dibaca 70 kali setiap harinya sepanjang bulan tersebut. Adapun bacaannya:

Laa ilaaha illallaahu, walaa na'budu illaa iyaahu, mukhlishiina lahuddiin, walau karihal kaafiruun.

Artinya: "Tiada Tuhan yang berhak disembah, kecuali Allah. Dan kami hanya menyembah kepada-Nya, dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya semata-mata, sekalipun orang-orang kafir itu merasa benci."

3. Puasa Sunnah Hari Senin

Puasa sunnah hari Senin termasuk amalan yang banyak dikerjakan oleh Rasulullah SAW. Begitu juga dengan puasa di hari Kamis. Usamah bin Zaid yang bertanya kepada Rasulullah SAW mengenai puasa hari Senin dan Kamis. Sebagaimana dijelaskan dalam buku 'Ternyata Shalat & Puasa Sunah Dapat Mempercepat Kesuksesan' karya Ceceng Salamudin, MA, kemudian Rasulullah SAW bersabda:

"Itu adalah dua hari di mana amal-amal dilaporkan kepada Tuhan Semesta Alam. Dan aku suka amalku dilaporkan kepada-Nya dan keadaanku sedang berpuasa." (HR. An-Nasa'i, Ahmad, dan Al-Baihaqi)

Sebelum mengamalkan puasa Senin, terlebih dahulu membaca niatnya. Di dalam 'Buku Pintar Agama Islam: Panduan Lengkap Berislam Secara Kafah' tulisan Abu Aunillah Al-Baijury, berikut niat puasa hari Senin:

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْإِثْنَيْنِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى.

Nawaitu shauma yaumal itsnaini sunnatan lilaahi ta'aalaa.

Artinya: "Sengaja saya berpuasa sunnah hari Senin karena Allah Ta'ala."

4. Puasa Sunnah Hari Kamis

Sama halnya dengan puasa Senin, puasa sunnah di hari Kamis juga menyimpan keutamaan bagi siapa saja yang mengerjakannya. Kendati begitu, bacaan niat puasa Kamis berbeda dengan puasa yang dikerjakan di hari Senin.

Masih menukil dari buku yang sama, sebelum mengamalkan puasa hari Kamis baca niat ini terlebih dahulu:

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْخَمِيسِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى.

Nawaitu shauma yaumal khamiisi sunnatan lilaahi ta'aalaa.

Artinya: "Sengaja saya berpuasa sunnah hari Kamis karena Allah Ta'ala."

5. Puasa Sunnah Ayyamul Bidh

Puasa Ayyamul Bidh adalah ibadah sunnah yang dikerjakan tiga hari setiap bulan Qamariah. Biasanya kaum muslim mengerjakannya pada tanggal 13, 14, dan 15 bulan Qamariah. Pada bulan Syaban ini, seorang muslim juga dapat mengamalkannya.

Anjuran berpuasa Ayyamul Bidh tertuang di dalam sebuah riwayat hadits. Masih dijelaskan dalam buku sebelumnya, diriwayatkan sabda Rasulullah SAW bahwa:

"Wahai Abu Dzar, jika kamu hendak berpuasa tiga hari setiap bulannya, maka berpuasalah pada tanggal 13, 14, dan 15 (dari bulan Hijriah)." (HR. Tirmidzi)

Sama halnya dengan puasa sunnah hari Senin dan Kamis, puasa Ayyamul Bidh juga dapat diawali dengan membaca niatnya terlebih dahulu. Ini bacaan niatnya:

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْبَيْضِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى.

Nawaitu shauma yaumul baidh sunatan lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Sengaja saya berpuasa sunnah ayyamul bidh karena Allah Ta'ala."

6. Membaca Yasin Tiga Kali

Selain bulan Syaban secara umum, ada amalan yang bisa dikerjakan di malam Nisfu Syaban. Satu di antaranya adalah membaca Yasin sebanyak tiga kali.

Menurut buku 'Gus Dewa Menjawab: Membahas Permasalahan-Permasalahan Fikih, Keimanan, dan Kehidupan' karya Gus Dewa, membaca Surat Yasin dapat dilakukan setelah mengerjakan sholat sunnah. Terdapat tiga niat Yasin di malam Nisfu Syaban yang bisa dilantunkan. Yasin pertama untuk permohonan kepada Allah SWT agar diberikan umur yang panjang.

Yasin yang kedua adalah memohon agar senantiasa diberikan penjagaan dan keselamatan dari segala bencana maupun musibah. Yasin terakhir atau ketiga sebagai wujud permohonan agar diberikan hati yang kaya dan selalu berkecukupan oleh Allah SWT.

7. Memperbanyak Istighfar

Tidak hanya membaca Yasin, ada juga amalan Nisfu Syaban lainnya berupa banyak-banyak beristighfar. Dikutip dalam laman Nahdlatul Ulama, beristighfar menjadi wujud permohonan ampunan kepada Allah SWT atas dosa yang telah diperbuat.

Amalan ini dapat dilakukan kapan saja, termasuk Nisfu Syaban. Salah satu anjuran untuk banyak-banyak istighfar memohon ampunan kepada Allah SWT didasarkan pada riwayat, yang mana Rasulullah SAW bersabda:

إِذَا كَانَ لَيْلَةُ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَان نَادَى مُنَادٍ هَلْ مِنْ مُسْتَغْفِرٍ فَأَغْفِرَ لَهُ، هَلْ مِنْ سَائِلٍ فَأُعْطِيَهُ (رَوَاهُ الْبَيْهَقِيُّ في شُعَبِ الْإِيْمَانِ

Artinya: "Apabila tiba malam nisfu Syaban, maka malaikat berseru menyampaikan dari Allah, adakah orang yang memohon ampun maka Aku ampuni, adakah orang yang meminta sesuatu maka Aku berikan permintaannya." (HR. al-Baihaqi dalam Syu'ab al-Iman).

8. Sholat Sunnah Syaban

Menukil dari 'Panduan Sholat Rosulullah 2' oleh Imam Abu Wafa, Ali bin Abi Thalib radhiyallahu berkata Rasulullah SAW pernah bersabda:

إِذَا كَانَتْ لَيْلَةُ النَّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَقُومُوا لَيْلَهَا، وَصُومُوا نَهَارَهَا ؛ فَإِنَّ اللَّهَ يَنْزِلُ فِيهَا لِغُرُوبِ الشَّمْسِ إِلَى سَمَاءِ الدُّنْيَا، فَيَقُولُ : أَلَا مِنْ مُسْتَغْفِرِ لِي فَأَغْفِرَ لَهُ ؟ أَلَا مُسْتَرْزِقُ فَأَرْزُقَهُ ؟ أَلَا مُبْتَى فَأُعَافِيَهُ ؟ أَلَا كَذَا ؟ أَلَا كَذَا ؟ حَتَّى يَطْلُعَ الْفَجْرُ

"Apabila sudah sampai pertengahan bulan Syaban maka berdirilah sholat pada malam harinya dan berpuasa pada siang harinya Sesungguhnya Allah turun pertengahan bulan tersebut saat tenggelam matahari ke pada langit dunia, lalu berfirman Adakah yang meminta ampun kepadaku niscaya Aku akan mengampuninya. Adakah yang meminta rezeki kepadaku, niscaya Aku akan memberinya, Adakah yang sakit niscaya Aku akan menyehatkannya dan sebagainya hingga terbit fajar" (HR. Ibnu Majah Nomor 1388).

Namun demikian, hadits tersebut dinilai sebagai dhaif jiddan atau maudhu. Oleh karenanya, kaum muslim dapat mengisinya dengan mengerjakan sholat mutlak yang tidak terikat dengan waktu atau sebab khusus.

Sementara itu, Saiful Hadi El Sutha dalam bukukunya yang bertajuk 'Buku Panduan Sholat Lengkap (Wajib & Sunah)' menjelaskan sholat sunnah Mutlak adalah sholat sunnah yang bisa dikerjakan kapan saja, kecuali waktu-waktu yang dilarang. Sholat sunnah Mutlak bisa diniatkan semata-mata agar lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Sholat sunnah Mutlak bisa dikerjakan dalam rakaat yang tidak terbatas, tapi setiap dua rakaat satu kali salam. Sebelum mengamalkannya, berikut niat sholat Mutlak yang bisa dibaca:

أُصَلِّي سُنَّةً رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى.

Ushallii sunnatan rak'ataini lillaahi Ta'aalaa.

Artinya: "Aku berniat melaksanakan sholat sunnah dua raka'at semata-mata karena Allah Ta'ala."

9. Puasa Qadha Ramadhan

Sementara itu, bagi kaum muslim yang masih memiliki tanggungan utang puasa Ramadhan, dapat menjadikan bulan Syaban sebagai waktu untuk memenuhinya. Masih menukil dari buku 'Dakwah Kreatif: Muharram, Maulid Nabi, Rajab dan Sya'ban', Aisyah r.a. pernah menyampaikan:

كَانَ يَكُونُ عَلَيَّ الصَّوْمُ مِنْ رَمَضَانَ فَمَا أَسْتَطِيعُ أَنْ أَقْضِيَ إِلَّا فِي شعبان، الشُّغُلُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ

"Aku punya utang puasa Ramadhan, aku tak dapat mengqadhanya kecuali di bulan Sya'ban, karena sibuk melayani Nabi." (HR. Al Bukhari-Muslim)

Terdapat bacaan niat tersendiri untuk puasa qadha Ramadhan. Di dalam buku yang sama, 'Buku Pintar Puasa Wajib dan Sunnah', disampaikan berikut bacaan niatnya:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ رَمَضَانَ لِلَّهِ تَعَالَى.

Nawaitu shauma ghadin 'an qadhaai fardhi ramadhaana lillahi ta'aalaa.

Artinya: "Aku niat puasa esok hari sebagai ganti fardhu Ramadhan karena Allah Ta'ala."

Jadwal Puasa Sunnah Bulan Syaban 2026

Sebelumnya sudah dijelaskan tentang adanya puasa sunnah di bulan Syaban, yang dua di antaranya meliputi puasa Senin-Kamis dan Ayyamul Bidh. Untuk memudahkan dalam mengingat waktu pengerjaanya, perlu mengkonversikan tanggal-tanggal Hijriah ke Masehi.

Seperti halnya mengacu dari Kalender Hijriah 2026 dari Kementerian Agama, berikut jadwal puasa sunnah di bulan Syaban tahun 1447 H:

  • 3 Syaban 1447 H atau Kamis, 22 Januari 2026: puasa sunnah Kamis
  • 7 Syaban 1447 H atau Senin, 26 Januari 2026: puasa sunnah Senin
  • 10 Syaban 1447 H atau Kamis, 29 Januari 2026: puasa sunnah Kamis
  • 13 Syaban 1447 H atau Ahad, 1 Februari 2026: puasa sunnah Ayyamul Bidh
  • 14 Syaban 1447 H atau Senin, 2 Februari 2026: puasa sunnah Senin dan Ayyamul Bidh
  • 15 Syaban 1447 H atau Selasa, 3 Februari 2026: puasa sunnah Ayyamul Bidh
  • 17 Syaban 1447 H atau Kamis, 5 Februari 2026: puasa sunnah Kamis
  • 21 Syaban 1447 H atau Senin, 9 Februari 2026: puasa sunnah Senin
  • 24 Syaban 1447 H atau Kamis, 12 Februari 2026: puasa sunnah Kamis
  • 28 Syaban 1447 H atau Senin, 16 Februari 2026: puasa sunnah Senin

Dengan memahami amalan yang dapat dikerjakan di bulan Syaban, diharapkan dapat menjadi acuan bagi kaum muslim untuk mengisinya dengan berbagai kebaikan sekaligus mempersiapkan diri dalam menyambut Ramadhan. Semoga bermanfaat!

FAQ

1. Apa saja amalan sunnah yang dianjurkan di bulan Syaban?

Amalan sunnah bulan Syaban meliputi memperbanyak doa dan dzikir, puasa sunnah (Senin-Kamis, Ayyamul Bidh), membaca istighfar, sholat sunnah mutlak, serta mengqadha puasa Ramadhan bagi yang masih memiliki utang puasa.

2. Kapan Nisfu Syaban 2026 dan amalan apa yang bisa dikerjakan?

Nisfu Syaban 2026 jatuh pada 15 Syaban 1447 H atau Selasa, 3 Februari 2026. Amalan yang biasa dikerjakan antara lain membaca Yasin, memperbanyak istighfar, berdoa, dan mengerjakan sholat sunnah mutlak untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

3. Apakah boleh puasa qadha Ramadhan di bulan Syaban?

Boleh. Puasa qadha Ramadhan boleh dikerjakan di bulan Syaban, bahkan dianjurkan agar tidak menunda hingga Ramadhan tiba, sebagaimana dicontohkan oleh Aisyah r.a. dalam riwayat hadits shahih.



(sto/alg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads