Suporter PSS Korban Kecelakaan di Tol Madiun Jalani Operasi

Suporter PSS Korban Kecelakaan di Tol Madiun Jalani Operasi

Serly Putri Jumbadi - detikJogja
Senin, 19 Okt 2026 17:02 WIB
Ilustrasi Operasi
Ilustrasi operasi. Foto: Getty Images/mihailomilovanovic
Sleman -

Dua suporter PSS Sleman yang menjadi korban kecelakaan di ruas Tol Madiun KM 616 jalur Ngawi-Kertosono masih menjalani perawatan di rumah sakit. Salah satu korban mengalami cedera kepala berat dan telah menjalani operasi di RS Hermina Madiun.

"Terdapat dua korban yang masih dirawat di RSUD Caruban terhitung mulai pukul 07.22. Satu korban sudah tertangani dan dilakukan operasi sekitar pukul 10.00 di Rumah Sakit Hermina Madiun atas nama Anis Abdul Rohman dengan kondisi CKB (Cedera Kepala Berat)," ungkap Safety and Crowd Manager PSS Sleman, Septyadi Pityanta, saat ditemui di Mlati, Sleman, Senin (19/10/2026).

"Rencana awalnya korban ingin dirujuk ke Jogja, namun karena rumah sakit di Jogja seperti RS Sardjito dan RSA UGM penuh, maka penanganan atau operasi dilakukan di RS Hermina karena terkait dengan dokter spesialis saraf," lanjutnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, kata Septyadi, satu korban lainnya bernama Adi Suwarto masih menjalani perawatan di RSUD Caruban. Septyadi menyebut kondisi korban tersebut telah tertangani.

ADVERTISEMENT

"Adi Suwarto, korban luka berat sudah tertangani. Saat ini masih menjalani penanganan medis di RS Hermina Madiun," tuturnya.

"Secara total, terdapat 15 orang korban manifes. Empat orang meninggal dunia, tiga orang mengalami luka berat, sedangkan sisanya mengalami luka sedang dan ringan dan sudah kembali ke rumah masing-masing," jelasnya.

Septyadi menambahkan, biaya penanganan korban melibatkan sejumlah pihak, termasuk Pemkab Sleman, suporter Brigata Curva Sud (BCS), Manajemen PSS, dan asuransi.

"Sebagian dibantu Pemkab Sleman dan sebagian juga dibantu oleh teman-teman dari BCS, dan manajemen PSS, seperti itu. Lainnya itu kemarin terakhir sudah terkonfirmasi oleh asuransi Jasa Raharja. Jadi kemarin waktu, kecuali yang meninggal ya, yang dirawat itu sudah mendapatkan jaminan dari asuransi Jasa Raharja. Terus yang meninggal kemarin sudah ter-cover dari Pemkab Sleman," ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, mengatakan pihaknya telah berkomunikasi dengan Dinas Sosial untuk memantau perkembangan korban. Pemkab Sleman juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menentukan tindak lanjut bantuan bagi para korban.

"Ya, kemarin Pak Bupati mungkin sudah komunikasi dengan Dinas Sosial ya untuk memantau dan memfasilitasi perkembangan korban-korban yang hari ini masih mungkin ada di RSUD Caruban," jelasnya.

Terkait kemungkinan bantuan biaya pengobatan bagi korban yang masih dirawat, Danang menyebut Pemkab Sleman akan melihat ketentuan yang berlaku.

"Makanya kemarin Pak Bupati mungkin sudah menghubungi Dinas Sosial ya untuk bisa menindaklanjuti ini, apakah itu secara aturan bisa, kalau memang bisa ya nanti kita bantu dari Pemkab," jelasnya.

Untuk diketahui, empat suporter PSS Sleman meninggal dunia dalam kecelakaan di ruas Tol Madiun KM 616 jalur Ngawi-Kertosono, Minggu (18/10). Rombongan suporter tersebut sedang dalam perjalanan menuju Surabaya untuk menyaksikan pertandingan Persebaya melawan PSS Sleman di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya.



(alg/ams)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads