Bagi umat Katolik, renungan harian Katolik hari ini adalah cara untuk memperdalam hubungannya dengan Allah. Renungan Katolik tersebut biasanya disertai dengan bacaan dan doa.
Berdasarkan Kalender Liturgi 2026 Tahun A/II yang disusun oleh Komisi Liturgi KWI, 13 Januari 2026 merupakan peringatan kisah Santo Hilarius, Uskup dan Pujangga Gereja. Kemudian, warna liturgi hari ini adalah putih.
Mengangkat tema tentang kasih Yesus, mari simak renungan Katolik hari Selasa, 13 Januari 2026 yang dihimpun dari buku "Inspirasi Pagi" oleh Agus Kani CS. Renungan harian Katolik berikut juga dilengkapi dengan bacaan Injil dan doa Katolik hari ini sebagai penutup.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Renungan Katolik Hari Ini Selasa, 13 Januari 2026
Bacaan Liturgi Katolik Hari Ini 13 Januari 2026
Sebelum berefleksi dalam renungan Katolik hari ini, umat dapat membaca bacaan Katolik hari ini, 13 Januari 2026. Adapun menurut kalender liturgi Komisi Liturgi KWI, bacaan Katolik hari ini dimulai dengan 1Sam. 1:9-20; dilanjut Mazmur Tanggapan 1Sam. 2:1,4-5,6-7,8abcd; bacaan Injil Mrk. 1:21b-28. dan bacaan ofisi Kej 2:4b-25. Berikut ini uraiannya:
Bacaan I 1Sam. 1:9-20
- 1Sam 1:9 Pada suatu kali, setelah mereka habis makan dan minum di Silo, berdirilah Hana, sedang imam Eli duduk di kursi dekat tiang pintu bait suci Tuhan,
- 1Sam 1:10 dan dengan hati pedih ia berdoa kepada Tuhan sambil menangis tersedu-sedu.
- 1Sam 1:11 Kemudian bernazarlah ia, katanya: "Tuhan semesta alam, jika sungguh-sungguh Engkau memperhatikan sengsara hamba-Mu ini dan mengingat kepadaku dan tidak melupakan hamba-Mu ini, tetapi memberikan kepada hamba-Mu ini seorang anak laki-laki, maka aku akan memberikan dia kepada Tuhan untuk seumur hidupnya dan pisau cukur tidak akan menyentuh kepalanya."
- 1Sam 1:12 Ketika perempuan itu terus-menerus berdoa di hadapan Tuhan, maka Eli mengamat-amati mulut perempuan itu;
- 1Sam 1:13 dan karena Hana berkata-kata dalam hatinya dan hanya bibirnya saja bergerak-gerak, tetapi suaranya tidak kedengaran, maka Eli menyangka perempuan itu mabuk.
- 1Sam 1:14 Lalu kata Eli kepadanya: "Berapa lama lagi engkau berlaku sebagai orang mabuk? Lepaskanlah dirimu dari pada mabukmu."
- 1Sam 1:15 Tetapi Hana menjawab: "Bukan, tuanku, aku seorang perempuan yang sangat bersusah hati; anggur ataupun minuman yang memabukkan tidak kuminum, melainkan aku mencurahkan isi hatiku di hadapan Tuhan.
- 1Sam 1:16 Janganlah anggap hambamu ini seorang perempuan dursila; sebab karena besarnya cemas dan sakit hati aku berbicara demikian lama."
- 1Sam 1:17 Jawab Eli: "Pergilah dengan selamat, dan Allah Israel akan memberikan kepadamu apa yang engkau minta dari pada-Nya."
- 1Sam 1:18 Sesudah itu berkatalah perempuan itu: "Biarlah hambamu ini mendapat belas kasihan dari padamu." Lalu keluarlah perempuan itu, ia mau makan dan mukanya tidak muram lagi.
- 1Sam 1:19 Keesokan harinya bangunlah mereka itu pagi-pagi, lalu sujud menyembah di hadapan Tuhan; kemudian pulanglah mereka ke rumahnya di Rama. Ketika Elkana bersetubuh dengan Hana, isterinya, Tuhan ingat kepadanya.
- 1Sam 1:20 Maka setahun kemudian mengandunglah Hana dan melahirkan seorang anak laki-laki. Ia menamai anak itu Samuel, sebab katanya: "Aku telah memintanya dari pada Tuhan."
Bacaan Mazmur MT 1Sam. 2:1,4-5,6-7,8abcd
- 1Sam 2:1 Lalu berdoalah Hana, katanya: "Hatiku bersukaria karena Tuhan, tanduk kekuatanku ditinggikan oleh Tuhan; mulutku mencemoohkan musuhku, sebab aku bersukacita karena pertolongan-Mu.
- 1Sam 2:4 Busur pada pahlawan telah patah, tetapi orang-orang yang terhuyung-huyung, pinggangnya berikatkan kekuatan.
- 1Sam 2:5 Siapa yang kenyang dahulu, sekarang menyewakan dirinya karena makanan, tetapi orang yang lapar dahulu, sekarang boleh beristirahat. Bahkan orang yang mandul melahirkan tujuh anak, tetapi orang yang banyak anaknya, menjadi layu.
- 1Sam 2:6 Tuhan mematikan dan menghidupkan, Ia menurunkan ke dalam dunia orang mati dan mengangkat dari sana.
- 1Sam 2:7 Tuhan membuat miskin dan membuat kaya; Ia merendahkan, dan meninggikan juga.
- 1Sam 2:8 Ia menegakkan orang yang hina dari dalam debu, dan mengangkat orang yang miskin dari lumpur, untuk mendudukkan dia bersama-sama dengan para bangsawan, dan membuat dia memiliki kursi kehormatan. Sebab Tuhan mempunyai alas bumi; dan di atasnya Ia menaruh daratan.
Bacaan Injil Mrk. 1:21b-28.
- Mrk 1:21 Mereka tiba di Kapernaum. Setelah hari Sabat mulai, Yesus segera masuk ke dalam rumah ibadat dan mengajar.
- Mrk 1:22 Mereka takjub mendengar pengajaran-Nya, sebab Ia mengajar mereka sebagai orang yang berkuasa, tidak seperti ahli-ahli Taurat.
- Mrk 1:23 Pada waktu itu di dalam rumah ibadat itu ada seorang yang kerasukan roh jahat. Orang itu berteriak:
- Mrk 1:24 "Apa urusan-Mu dengan kami, hai Yesus orang Nazaret? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus dari Allah."
- Mrk 1:25 Tetapi Yesus menghardiknya, kata-Nya: "Diam, keluarlah dari padanya!"
- Mrk 1:26 Roh jahat itu menggoncang-goncang orang itu, dan sambil menjerit dengan suara nyaring ia keluar dari padanya.
- Mrk 1:27 Mereka semua takjub, sehingga mereka memperbincangkannya, katanya: "Apa ini? Suatu ajaran baru. Ia berkata-kata dengan kuasa. Roh-roh jahatpun diperintah-Nya dan mereka taat kepada-Nya."
- Mrk 1:28 Lalu tersebarlah dengan cepat kabar tentang Dia ke segala penjuru di seluruh Galilea.
Bacaan Ofisi Kej 2:4b-25
- Kej 2:4 Demikianlah riwayat langit dan bumi pada waktu diciptakan. Ketika Tuhan Allah menjadikan bumi dan langit,
- Kej 2:5 belum ada semak apapun di bumi, belum timbul tumbuh-tumbuhan apapun di padang, sebab Tuhan Allah belum menurunkan hujan ke bumi, dan belum ada orang untuk mengusahakan tanah itu;
- Kej 2:6 tetapi ada kabut naik ke atas dari bumi dan membasahi seluruh permukaan bumi itu?
- Kej 2:7 ketika itulah Tuhan Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.
- Kej 2:8 Selanjutnya Tuhan Allah membuat taman di Eden, di sebelah timur; disitulah ditempatkan-Nya manusia yang dibentuk-Nya itu.
- Kej 2:9 Lalu Tuhan Allah menumbuhkan berbagai-bagai pohon dari bumi, yang menarik dan yang baik untuk dimakan buahnya; dan pohon kehidupan di tengah-tengah taman itu, serta pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat.
- Kej 2:10 Ada suatu sungai mengalir dari Eden untuk membasahi taman itu, dan dari situ sungai itu terbagi menjadi empat cabang.
- Kej 2:11 Yang pertama, namanya Pison, yakni yang mengalir mengelilingi seluruh tanah Hawila, tempat emas ada.
- Kej 2:12 Dan emas dari negeri itu baik; di sana ada damar bedolah dan batu krisopras.
- Kej 2:13 Nama sungai yang kedua ialah Gihon, yakni yang mengalir mengelilingi seluruh tanah Kush.
- Kej 2:14 Nama sungai yang ketiga ialah Tigris, yakni yang mengalir di sebelah timur Asyur. Dan sungai yang keempat ialah Efrat.
- Kej 2:15 Tuhan Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu.
- Kej 2:16 Lalu Tuhan Allah memberi perintah ini kepada manusia: "Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas,
- Kej 2:17 tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati."
- Kej 2:18 Tuhan Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia."
- Kej 2:19 Lalu Tuhan Allah membentuk dari tanah segala binatang hutan dan segala burung di udara. Dibawa-Nyalah semuanya kepada manusia itu untuk melihat, bagaimana ia menamainya; dan seperti nama yang diberikan manusia itu kepada tiap-tiap makhluk yang hidup, demikianlah nanti nama makhluk itu.
- Kej 2:20 Manusia itu memberi nama kepada segala ternak, kepada burung-burung di udara dan kepada segala binatang hutan, tetapi baginya sendiri ia tidak menjumpai penolong yang sepadan dengan dia.
- Kej 2:21 Lalu Tuhan Allah membuat manusia itu tidur nyenyak; ketika ia tidur, Tuhan Allah mengambil salah satu rusuk dari padanya, lalu menutup tempat itu dengan daging.
- Kej 2:22 Dan dari rusuk yang diambil Tuhan Allah dari manusia itu, dibangun-Nyalah seorang perempuan, lalu dibawa-Nya kepada manusia itu.
- Kej 2:23 Lalu berkatalah manusia itu: "Inilah dia, tulang dari tulangku dan daging dari dagingku. Ia akan dinamai perempuan, sebab ia diambil dari laki-laki."
- Kej 2:24 Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging.
- Kej 2:25 Mereka keduanya telanjang, manusia dan isterinya itu, tetapi mereka tidak merasa malu.
Renungan Harian Katolik Selasa 13 Januari 2026
Yesus mulai berkarya di tengah-tengah masyarakat. Ia mengajar di sebuah rumah ibadat di Kapernaum. Orang-orang yang mendengarkan pengajaran-Nya merasa takjub karena Ia mengajar penuh wibawa, tidak seperti para ahli Taurat.
Rasa takjub itu barangkali bukan hanya karena cara Yesus berbicara yang berbeda dari para ahli Taurat, melainkan juga karena kesadaran bahwa kebenaran yang diwartakan Yesus sungguh-sungguh berasal dari Allah.
Di tengah pengajaran tersebut, seorang yang kerasukan setan berteriak dan mengakui kewibawaan Yesus sebagai Yang Kudus dari Allah. Yesus menghardik, sehingga roh jahat keluar dari orang itu.
Ini mengingatkan kita bahwa kuasa Yesus tidak hanya menyentuh pikiran para pendengar-Nya, tetapi mampu juga membebaskan hidup mereka. Mukjizat ini terjadi sesudah Yesus memanggil empat murid-Nya yang pertama.
Baru saja memulai perjalanan bersama Yesus, mereka langsung menyaksikan kewibawaan guru yang mereka ikuti. Murid-murid ini diajak untuk mengimani bahwa Yesus adalah guru yang mengajar dengan kuasa ilahi, Mesias yang mampu membebaskan manusia dari kuasa kegelapan, dan Putra Allah yang hadir membawa kehidupan baru bagi umat manusia.
Mereka tidak sekadar mengikuti seorang pemimpin moral, tetapi Dia yang membawa terang dan pembebasan dari Allah. Para murid diajak untuk menyadari bahwa mengikuti Yesus berarti masuk ke dalam perjuangan melawan kejahatan dan ketidakadilan, menjadi saksi bahwa Allah sungguh hadir dan melakukan kehendak-Nya di tengah dunia.
Dalam berkarya, para murid harus mengandalkan kuasa ilahi, bukan kekuatan sendiri. Yesus mengusir pengaruh roh jahat karena belas kasihan-Nya kepada manusia.
Ini mengingatkan kita bahwa Yesus tidak pernah berhenti mengasihi kita. Ia mengasihi kita seutuhnya, bahkan dalam seluruh kekurangan dan kelemahan kita.
Sebagaimana yang dialami orang dalam bacaan Injil hari ini, Yesus juga dapat melakukan hal yang sama dalam hidup kita jika kita menaruh kepercayaan penuh kepada-Nya. Hendaknya kita membiarkan sabda-Nya membebaskan kita dari rasa takut, dan menjadi tanda kehadiran yang menyembuhkan bagi yang terluka.
Akhirnya, tanggapan orang-orang Kapernaum yang mengakui tindakan kasih Yesus sebagai "suatu ajaran baru" mengingatkan kita bahwa kasih lebih kuat daripada kebencian, bahwa pengampunan lebih kuat daripada dendam, dan bahwa pengharapan lebih kuat daripada keputusasaan.
Doa Katolik Hari Ini
Tuhan, pandanglah dengan rela doa kami pada pagi ini dan terangilah kegelapan hati kami dengan sinar rahmat-Mu yang menyembuhkan. Semoga kami dapat menguasai dorongan nafsu yang menggelapkan hati, sebab Engkau telah menyinari kami dengan cahaya rahmat surgawi.
Demi Yesus Kristus, pengantara kami, yang hidup dan berkuasa bersama Engkau dalam persekutuan Roh Kudus, sepanjang segala masa. Amin.
Demikian renungan harian Katolik hari ini Selasa, 13 Januari 2026 dengan bacaan Injil dan doa penutup. Semoga berkat Allah senantiasa menyertai keseharian kita. Amin.
(sto/apu)












































Komentar Terbanyak
3 Kepala Daerah di Jatim Kena OTT KPK, Ini Kata Gubernur Khofifah
Sederet Fakta Penemuan Mayat Pria Dalam Mobil di Condongcatur Sleman
Cerita Azizah, Bocah TK di Jogja Rawat Bapak Sakit hingga Ikut Memulung