Polisi Minta Ortu Serahkan Buron Pembunuhan di Dekat SMAN 3 Jogja

Polisi Minta Ortu Serahkan Buron Pembunuhan di Dekat SMAN 3 Jogja

Tim detikJogja - detikJogja
Kamis, 21 Mei 2026 09:16 WIB
Tiga pelaku pembunuhan pemuda inisial AA (18) di dekat SMAN 3 Jogja telah ditangkap polisi. Tiga pelaku lain masih buron.
ilustrasi kasus pembunuhan pemuda di dekat SMAN 3 Jogja. Foto: andi saputra
Jogja -

Tiga pelaku pembunuhan pemuda berinisial AA (18) di dekat SMAN 3 Jogja telah ditangkap. Tiga pelaku lain masih diburu. Polisi meminta agar pihak orang tua pelaku menyerahkan putranya yang kini berstatus buron.

"Jadi tiga pelaku masih kita kejar. Kami mengimbau orang tuanya agar segera menyerahkan putranya, karena negara kita adalah negara hukum," kata Kapolresta Jogja Kombes Eva Guna Pandia saat ditemui wartawan, Rabu (20/5/2026).

Pandia menegaskan, segala perbuatan yang melanggar hukum, apalagi menghilangkan nyawa orang, akan diproses sesuai aturan. Mengenai tiga pelaku yang sudah diamankan, Pandia menyebut mereka ditangkap di Cilacap.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Alhamdulillah, berkat doa rekan-rekan semua dan seluruh masyarakat, untuk pelaku pembacokan yang di Kridosono, tadi subuh, Kasat Reskrim beserta jajaran bergabung juga dengan Jatanras Polda berhasil mengamankan tiga orang pelaku di daerah Cilacap. Satu orang pelajar, dua orang sudah dewasa," ujarnya, kemarin.

ADVERTISEMENT

"Perannya pelaku, eksekutor. Tersangkanya kabur ke sana (Cilacap)," imbuhnya.

Diketahui, aksi kekerasan jalanan yang terjadi di dekat SMAN 3 Jogja atau sekitar Stadion Kridosono, Kota Jogja, terjadi pada Minggu (17/5) dini hari. Dalam peristiwa itu satu orang tewas setelah dianiaya pelaku menggunakan senjata tajam.

"Korban inisial AA kelahiran 2008. Kejadian dini hari, sekira jam 03.30 WIB," kata Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta Kompol Riski Adrian saat dihubungi wartawan, Minggu (17/5) lalu.

Adrian menjelaskan setelah kejadian korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Panti Rapih. Namun, korban kemudian dinyatakan meninggal dunia. Kemudian jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara untuk diautopsi.

Menurut Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Iptu Dani Hasan, dari hasil penyelidikan sementara, kasus ini bermula saat korban dan saksi dikejar oleh terduga pelaku. Baik korban dan pelaku berboncengan dengan sepeda motor dari Jalan Magelang.

"Saat sampai di depan pintu selatan SMAN-3 Yka (Yogyakarta) korban turun dari sepeda motor kemudian langsung dianiaya oleh pelaku dengan menggunakan senjata tajam," kata Dani.

Usai kejadian itu, teman korban kemudian berusaha membawa korban ke rumah sakit.

"Pada saat saksi dan korban sampai di Jl. I Dewa Nyoman Oka Kotabaru Yogyakarta korban terjatuh. Kemudian korban ditolong oleh warga dan diantar ke rumah sakit menggunakan ambulance milik gereja," ujarnya.




(dil/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads