Garin Bela Pandji soal Mens Rea: Ini Kritik dengan Kreativitas

Garin Bela Pandji soal Mens Rea: Ini Kritik dengan Kreativitas

Jauh Hari Wawan S - detikJogja
Senin, 12 Jan 2026 14:30 WIB
Garin Bela Pandji soal Mens Rea: Ini Kritik dengan Kreativitas
Sutradara sekaligus produser film, Garin Nugroho, saat ditemui di UGM, Senin (12/1/2026). Foto: Jauh Hari Wawan S/detikJogja
Sleman -

Sutradara sekaligus produser film, Garin Nugroho, turut angkat bicara mengenai pelaporan komika Pandji Pragiwaksono ke polisi. Pandji dilaporkan terkait materi pertunjukan stand-up comedy yang bertajuk Mens Rea.

Garin menilai sikap elite politik yang merasa terganggu oleh materi komedi sebagai bentuk kekerdilan mental.

"Kalau ada elite politik yang terganggu itu kerdil ya. Wong ini kritik dengan kreativitas kan," kata Garin ditemui wartawan di UGM, Sleman, Senin (12/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, karya Pandji adalah bentuk kritik yang disampaikan melalui kreativitas, sesuatu yang seharusnya lumrah dalam negara demokrasi.

ADVERTISEMENT

"Justru ini menunjukkan kritik yang harus profesional sesuai dengan profesinya kan gitu," ujarnya.

Sutradara 'Ku Cumbu Tubuh Indahku' ini menilai kegaduhan di media sosial yang penuh dengan manipulasi membuat publik jengah. Mereka kemudian mencari ruang alternatif untuk menyampaikan kritik dan kegelisahan.

"Capek. Masyarakat udah capek. Maka mereka lari ke tempat kreativitas yang mencerahkan. Maka lari ke Pandji," ujarnya.

Dia membandingkan ruang komedi Pandji dengan lanskap media sosial politik saat ini yang dinilainya semakin kasar, vulgar, dan banal. Di tengah ketidakjelasan mana informasi yang benar dan salah, komedi hadir sebagai ruang publik yang kritis namun tetap mencerahkan.

"Mereka butuh ruang publik dan komunikasi dan kritis yang mencerahkan. Media sosial bahkan sekarang udah sangat banal dan bahkan kita tidak tahu mana yang benar dan tidak, kan gitu," ujarnya.

Bagi Garin, respons reaktif terhadap materi komedi justru memperlihatkan kualitas elite politik digital Indonesia. Dia menyindir para elite politik itu justru tersinggung pada materi komedi Pandji dan justru abai pada realita saat ini.

"Jadi menurut saya kalau semua tersinggung, ya harusnya mereka itu elite politik tersinggung. Karena banyak unggahan yang memberikan data pejabat, yang melakukan pelanggaran hukum, tapi kok melenggang saja? Harusnya kan tersinggungnya itu, bukan si Pandji," ujar dia.

Pandji Pragiwaksono dilaporkan terkait Pasal 300 dan/atau pasal 301 KUHP dan/atau Pasal 242 KUHP dan/atau Pasal 243 KUHP. Laporan tersebut teregister dengan nomor LP/B/166/I/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA tertanggal 8 Januari 2026.

Pelapor dalam hal ini Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) bersama Aliansi Muda Muhammadiyah. Pelaporan tersebut dibuat lantaran menurutnya materi yang disampaikan Pandji Pragiwaksono membuat kegaduhan.




(ams/apl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads