Viral Lubang Jalan di Pengasih Kulon Progo Bikin Ban-Pelek Ambyar

Lapor Dab

Viral Lubang Jalan di Pengasih Kulon Progo Bikin Ban-Pelek Ambyar

Jalu Rahman Dewantara - detikJogja
Jumat, 02 Jan 2026 10:46 WIB
Jalan berlubang di Kedungsari, Pengasih, Kulon Progo, viral karena sering bikin ban robek, Jumat (2/1/2026).
Jalan berlubang di Kedungsari, Pengasih, Kulon Progo, jadi viral karena sering bikin ban robek, Jumat (2/1/2026).Foto: Jalu Rahman Dewantara/detikJogja
Kulon Progo -

Ruas jalan nasional Jogja-Wates di wilayah Kedungsari, Kapanewon Pengasih, Kulon Progo, dikeluhkan pengguna jalan karena keberadaan lubang yang besar dan dalam. Lubang itu menyebabkan sejumlah ban hingga pelek kendaraan pecah.

Lubang jalan ini jadi viral di media sosial setelah akun Instagram @_ningdwiii melalui akun Instagram @merapi_uncover melaporkan kejadian yang dialaminya pada Kamis (1/1/2026) malam. Ia menyebut kendaraan yang ditumpanginya menjadi salah satu korban dari lubang tersebut.

"Min mau laporan dongg Daerah jalan Kulon Progo - Wates ada lubang besar n dalem banget, udah banyak korban kendaraan roda 4 yang kena sampe pecah ban termasuk kendaraan yang saya tumpangi pada berhenti ada 6 mobil dan kabarnya di bengkel depan udah ada 3 mobil yang kena lubang itu juga Dan ternyata barusan ada 2 mobil lagi yang pecah ban kena lubang juga," tulis akun tersebut seperti dilihat detikJogja, siang ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jalan berlubang di Kedungsari, Pengasih, Kulon Progo, viral karena sering bikin ban robek, Jumat (2/1/2026).Jalan berlubang di Kedungsari, Pengasih, Kulon Progo, viral karena sering bikin ban robek, Jumat (2/1/2026). Foto: Jalu Rahman Dewantara/detikJogja

Dari penelusuran detikJogja, lubang itu berada di timur SMP Negeri 2 Pengasih Kulon Progo. Letaknya di sisi utara jalan untuk lajur kendaraan roda empat. Diperkirakan panjang lubang itu mencapai 50 cm. Kedalamannya lebih dari mata kaki orang dewasa.

Lubang ini sudah diberi penanda berupa cat warna putih di sekelilingnya. Namun, cat itu tidak terlalu terlihat apalagi jika pengendara melintas saat malam.

ADVERTISEMENT

"Kalau pas malam, apalagi kondisi kencang jelas gak terlalu terlihat itu," ujar salah satu pengendara, Tara, saat ditemui detikJogja di lokasi, Jumat (2/1/2026).

Menurut Tara, yang saban hari melintasi jalan tersebut karena merupakan rute menuju tempatnya bekerja, lubang itu baru muncul belum lama ini.

"Awalnya cuma kecil dan masih dianggap aman. Tapi tidak tahu kenapa sekarang sudah selebar dan sedalam itu. Kondisi ini sangat membahayakan, apalagi kalau malam atau hujan," ujarnya.

Tara juga pernah hampir terjatuh saat melintasi lubang tersebut dengan kecepatan tinggi.

Kepala Bidang Bina Marga DPUPKP Kulon Progo, Septi Adi Jati Prabowo menyatakan pihaknya sudah menerima informasi terkait kondisi lubang jalan tersebut. Pihaknya sudah membuat laporan ke Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Jalan Nasional (PJN) agar lubang itu bisa segera diperbaiki.

"Sudah mas, sudah kami laporkan ke Satker PJN," kata Septi.

Cerita Bengkel Dekat Lokasi

Imran, pengelola bengkel Sumber Rejeki Ban yang berlokasi di Dusun Kenteng, Demangrejo, Sentolo, mengungkapkan bengkelnya kerap didatangi pengendara yang menjadi korban lubang tersebut. Meski bengkelnya tutup pada pukul 17.00 WIB, ia mengaku sering memberikan bantuan darurat di luar jam kerja.

"Kemarin yang dibawa ke sini ada dua mobil, lalu malamnya tambah satu, kemudian satu lagi. Bahkan rekan dari bengkel panggilan bercerita mereka menangani 7 sampai 8 kendaraan dalam sehari. Total yang ketahuan saja bisa sampai 20 unit kendaraan," ujar Imran saat ditemui, Jumat (2/1).

Menurut Imran, kerusakan yang dialami rata-rata adalah ban pecah atau sobek pada bagian samping. Kerusakan ini terjadi akibat benturan keras antara ban dengan bibir lubang yang dalam saat kendaraan melaju dalam kecepatan tinggi. Tak jarang, kerasnya benturan juga menyebabkan pelek kendaraan pecah.

"Rata kerusakannya ban pecah dan sobek di sisi kiri. Biasanya kerusakan ini terjadi jika ban membentur lubang dalam kecepatan tinggi. Kapan itu pernah juga ada yang peleknya sampai pecah di lokasi yang sama," terangnya.

Imran mengatakan peristiwa ini kerap kali terjadi saat cuaca hujan dan saat malam.

"Kejadiannya sering kali pas hujan atau malam hari. Selain karena lubang tertutup air, konsentrasi pengendara juga berbeda dibandingkan siang hari yang cerah," tambahnya.

Kerusakan jalan di titik tersebut diketahui belum berlangsung lama. Awalnya hanya berupa lubang kecil, namun karena terus diguyur hujan dan tergenang air, lapisan aspal cepat mengelupas hingga membentuk lubang yang lebar dan dalam.

"Air kalau menggenang di aspal pasti aspalnya yang rusak. Awalnya kecil, tapi lama-lama membesar terus karena terus dilewati kendaraan beban berat," ujar Imran.




(dil/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads