Viral Wisatawan Keluhkan Harga 3 Porsi Gudeg-Es Teh Rp 85 Ribu di Malioboro

Viral Wisatawan Keluhkan Harga 3 Porsi Gudeg-Es Teh Rp 85 Ribu di Malioboro

Serly Putri Jumbadi - detikJogja
Kamis, 01 Jan 2026 19:47 WIB
Viral Wisatawan Keluhkan Harga 3 Porsi Gudeg-Es Teh Rp 85 Ribu di Malioboro
Ilustrasi nasi gudeg. Foto: Getty Images/Edy Gunawan
Jogja -

Viral sebuah unggahan di media sosial wisatawan mengeluhkan harga nasi gudeg yang dinilai tak wajar di Kawasan Malioboro, Jogja. Keluhan tersebut ramai diperbincangkan warganet.

Video tersebut seperti diunggah akun Instagram @yogyakarta.keras. Dalam unggahan itu dinarasikan tiga porsi nasi gudeg telur dan es teh dibanderol dengan harga Rp 85 ribu. Namun, dalam video tersebut tidak diperlihatkan secara jelas warung gudeg yang dimaksud. Yang tampak hanya sebuah gang di kawasan Malioboro.

"gaes hati2 kalau mau makan di depan malioboro jogja, Harganya mahal Banget Nasi gudeg 3 porsi+ telur Es teh manis 85 ribu," demikian tulisan yang diunggah perekam video seperti dilihat detikJogja.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menanggapi hal tersebut, Kepala UPT Malioboro, Fitria Dyah Anggraeni, menyebut pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk mengontrol harga makanan yang dijual pelaku usaha.

ADVERTISEMENT

"Kalau bicara kewenangan, memang kami tidak berada di ranah pengendalian harga. Tapi dari Dinas Pariwisata sudah melakukan sosialisasi kepada pelaku usaha kuliner agar mencantumkan daftar harga sebagai mitigasi," kata Anggi, sapaannya saat dihubungi, Kamis (1/1/2026).

Anggi menambahkan, imbauan kepada wisatawan juga rutin disampaikan melalui pos Tourist Information Services (TISA) agar selalu memastikan harga sebelum memesan makanan. UPT Malioboro juga mendorong wisatawan memilih tempat makan yang harga menunya jelas.

"Teman-teman Dinas Pariwisata yang berjaga di TISA juga selalu mengingatkan wisatawan untuk memastikan harga makanan. Kami juga mengimbau agar makan di resto atau penjual di kawasan Malioboro yang sudah jelas dan pasti daftar harganya," ujarnya.

Suasana Kawasan Malioboro saat libur tahun baru, Kota Jogja, Kamis (1/1/2026).Suasana Kawasan Malioboro saat libur tahun baru, Kota Jogja, Kamis (1/1/2026). Foto: Serly Putri Jumbadi/detikJogja

Anggi kemudian menjelaskan bahwa harga tersebut masih tergolong wajar.

"Kayaknya itu masih normal ya, tapi ya memang mungkin beda-beda ya. Kalau dia ke Gudeg Yu Djum kan bisa lebih syok lagi harganya. Mungkin kan secara harapannya mereka mendapatkan Jogja image murah," katanya.

Sementara itu, Dika, karyawan salah satu rumah makan gudeg di Jogja, menilai persoalan harga perlu dipahami dari dua sisi, yakni penjual dan pembeli. Menurutnya, pemilik usaha memiliki strategi masing-masing dalam menentukan harga, namun tetap perlu keterbukaan informasi menu.

"Penjual sebaiknya menuliskan harga dan keterangan menu secara jelas, termasuk bahan yang digunakan. Supaya pembeli tidak kecewa. Di sisi lain, pembeli juga perlu bertanya jika harga tidak tercantum," ujarnya.

Dika menjelaskan, perbedaan bahan seperti penggunaan telur ayam atau telur bebek, serta ayam kampung atau ayam negeri, berpengaruh pada pembentukan harga gudeg.

"Jadi intinya kedua sisi secara dewasa juga harus melakukan penerapan pertukaran info yang tepat, itu aman. Kalau nggak ya akan jadi ada masalah," tuturnya.

Pendapat lainnya disampaikan Andi, pengelola salah satu rumah makan gudeg di Jogja. Ia menilai harga Rp 85 ribu untuk tiga porsi gudeg telur dan es teh tergolong mahal jika dijual di warung pinggir jalan.

"Kalau dihitung, tiga porsi gudeg telur sekitar Rp 60 ribu. Es teh biasanya paling mahal Rp 5 ribu. Kalau sampai Rp 85 ribu, menurut saya mahal," katanya.

Sementara itu, pembeli gudeg bernama Yasin menilai harga gudeg di kawasan Malioboro masih tergolong wajar karena berada di kawasan wisata. Meski begitu, ia mengingatkan wisatawan agar memastikan harga sebelum memesan.

"Kalau makan di Malioboro, harga memang cenderung segitu. Tapi sebaiknya tanya dulu sebelum beli supaya tidak kaget," ujarnya.




(apu/apu)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads