Saat sakit ginjal, pengidapnya dapat memperoleh perawatan dari dokter agar penanganannya sesuai dengan keluhan atau diagnosis yang diberikan. Kendati begitu, ada juga beberapa obat tradisional yang bisa ditambahkan agar dapat mendukung kesehatan ginjal secara menyeluruh.
Apa itu sakit ginjal? Menurut 'Buku Ajar Penyakit Akibat Kerja dan Surveilans' karya Prof Dr dr L Meily Kurniawidjadja, MS, Sp Ok dan Doni Hikmat Ramdhan, SKM, MKKK, PhD, sakit ginjal adalah kondisi yang mana terdapat kerusakan pada ginjal seseorang, sehingga memicu adanya gangguan pada proses filtrasi darah. Ada berbagai faktor yang memicu sakit ginjal, dua di antaranya adalah tekanan darah yang tinggi dan diabetes.
Pada awalnya penyakit ginjal akan berkembang secara perlahan, tapi saat sudah masuk pada tingkat keparahan tinggi, bisa menimbulkan kondisi gagal ginjal. Kondisi ini dapat berpengaruh pada peran ginjal pada kesehatan, yaitu adanya gangguan pada filtrasi produk limbah dari hasil proses metabolisme dari darah dan juga ekskresi racun yang dilarutkan dalam urin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk itu, menjaga ginjal dengan baik bisa dibilang tugas masing-masing orang. Lantaran, saat seseorang sudah mengalami sakit ginjal, maka perlu mendapatkan perawatan khusus. Tak hanya itu saja, pola makan dan pola hidup juga dapat diterapkan pada saat proses perawatan akibat sakit ginjal.
Apa Saja Obat Tradisional untuk Obat Sakit Ginjal?
Ada sejumlah bahan alami yang bisa dipertimbangkan sebagai obat tradisional atau alternatif untuk merawat kesehatan ginjal. Berikut beberapa di antaranya.
1. Kumis Kucing
Salah satu obat tradisional yang bisa digunakan untuk mendukung kesehatan ginjal adalah kumis kucing. Apa itu kumis kucing? Secara umum, kumis kucing adalah tanaman herbal yang bentuknya mirip seperti kumis pada kucing. Menariknya, kumis kucing dikenal dengan sebutan sebagai kidney tea plants atau tanaman teh ginjal.
Pasalnya, kumis kucing berperan dalam mendukung kesehatan ginjal dan bisa membantu merawat gangguan ginjal tertentu. Disampaikan dalam buku 'Sehat Alami dengan Herbal: 250 Tanaman Berkhasiat Obat' oleh Gagas Ulung, kumis kucing dapat bersifat diuretik.
Artinya, dapat menjadi obat pendorong produksi air seni. Tidak hanya itu saja, kumis kucing juga dapat mendukung pengobatan radang ginjal, kencing manis, rematik, hingga batu ginjal. Ini dikarenakan bagian daun dan bunga kumis kucing bersifat sebagai antiiflamasi, antioksidan, dan antibakteri alami.
Biasanya kumis kucing diolah menjadi rebusan yang diseduh untuk diminum secara rutin. Beberapa bahan juga bisa ditambahkan dalam air rebusan, tapi umumnya rebusan daun kumis kucing bisa menjadi alternatif yang praktis untuk dibuat.
2. Arugula
Selanjutnya, ada arugula yang turut memberikan berbagai khasiat bagi kesehatan. Termasuk mendukung perawatan gangguan kesehatan pada organ ginjal. Untuk diketahui, arugula memiliki nama lain rocket.
Tanaman yang satu ini tidak hanya bertindak sebagai sayuran hijau yang kaya akan rasa, tapi juga bernutrisi. Dilansir Healthline, arugula punya kandungan kalium yang rendah, sehingga bisa dijadikan sebagai lalapan yang ramah ginjal.
Selain itu, arugula juga kaya vitamin K, Kalsium, dan mangan yang turut memberikan manfaat bagi kesehatan tulang. Dalam setiap satu cangkir arugula tersimpan sumber nutrisi berupa protein, kalium, natrium, dan fosfor.
3. Lobak
Adakah di antara kamu yang menyukai lobak? Biasanya lobak diolah sup atau tumisan, tapi kebanyakan justru dibuat sebagai asinan. Bahan alami yang satu ini juga dapat dipertimbangkan sebagai santapan yang cocok dikonsumsi bagi siapa saja yang tengah berusaha merawat kesehatan ginjalnya.
Masih dikutip dari sumber yang sama, lobak tidak hanya dikenal sebagai sayuran yang punya tekstur renyah, tapi juga punya kandungan nutrisi penting bagi tubuh. Sebut saja vitamin C dan folat.
Lobak punya cita rasa yang khas dengan sedikit sensasi pedas saat disantap. Setengah cangkir irisan lobak menawarkan berbagai nutrisi berupa protein, natrium, fosfor, dan kalium.
4. Nanas
Pada cuaca yang terik, sebagian orang tentu ingin menyantap sesuatu yang mampu menyegarkan tenggorokan. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan menyantap buah-buahan segar yang alami. Termasuk nanas yang ternyata mampu mendukung kesehatan ginjal secara menyeluruh.
Nanas dikenal sebagai camilan manis yang cukup aman untuk dikonsumsi bagi pengidap gangguan ginjal, asalkan dalam porsi yang secukupnya saja. Masih dikutip dari Healthline, nanas punya kandungan kalium, natrium, dan fosfor yang lebih rendah dibandingkan buah-buahan lain.
Namun, nanas justru dapat menjadi sumber vitamin C dan serat yang baik bagi kesehatan. Sebut saja adanya kandungan enzim bromelain yang mampu bertindak sebagai antiradang alami.
5. Apel
Kalau sebelumnya ada nanas, kali ini juga terdapat apel sebagai bahan alami untuk alternatif camilan untuk mendukung kesehatan ginjal. Dijelaskan dalam laman Cleveland Urology Associates, apel termasuk dalam daftar buah yang dapat berperan baik untuk ginjal karena sifatnya sebagai antiradang.
Selain itu, apel juga kaya akan serat yang mampu mencegah sembelit dan juga mengurangi kolesterol. Apel bisa disantap begitu saja, tapi juga dapat diolah menjadi jus atau smoothies. Salah satu olahan minuman yang patut dicoba adalah jus apel yang dicampur dengan perasan air lemon.
Caranya dengan mencampur beberapa butir apel dengan perasan buah lemon. Kemudian haluskan bahan-bahan tadi dan minum secara rutin. Jus apel dan lemon bisa meningkatkan jumlah antioksidan alami di dalam tubuh. Bahkan dua bahan ini turut membantu dalam membersihkan ginjal.
6. Bawang Putih
Pengidap gangguan pada organ ginjalnya, konsumsi garam mungkin akan disarankan untuk dikurangi. Untuk itu, beberapa orang akan cukup menghindari konsumsi garam dalam rutinitas hariannya.
Nah, ternyata bawang putih bisa dibilang dapat menjadi alternatif pengganti garam yang dapat ditambahkan pada masakan. Ini dikarenakan cita rasa yang dihasilkan oleh bawang putih dapat membuat masakan semakin lezat.
Masih dijelaskan dalam Cleveland Urology Associates, bubuk bawang putih yang ditambahkan dalam resep bisa menjadi pengganti garam. Tak hanya yang berwujud bubuk saja, tapi juga dapat menggunakan bawang putih segar. Dalam setiap siung bawang putih terdapat kandungan vitamin C dan vitamin B6 yang tinggi, sehingga bisa mendukung kesehatan ginjal.
7. Daun Kemangi
Selain daun kumis kucing, ada juga obat tradisional sakit ginjal berupa daun kemangi. Sebagaimana diketahui, daun kemangi selama ini dikenal sebagai jenis lalapan yang banyak disantap sebagai pendamping bagi menu tertentu. Daun ini punya ciri khas berupa cita rasa yang khas dengan wangi yang tak kalah unik.
Menurut buku 'Produksi Makanan dan Minuman Herbal' karya Dra Wisnuwati, MPd, daun kemangi tinggi akan senyawa arginin yang mampu bermanfaat dalam mendukung kesehatan dinding pembuluh darah. Hal ini memungkinkan dinding pembuluh darah tidak mudah tersumbat dan lebih fleksibel.
Kemudian daun kemangi juga kaya akan flavonoid yang mampu mendukung struktur sel tubuh. Senyawa eugenol pada daun kemangi turut bertindak sebagai antibiotik dan antiperadangan alami. Tak heran, daun kemangi dapat dikenal sebagai salah satu obat tradisional untuk gangguan ginjal.
8. Tomat
Ada juga buah tomat yang dapat ditambahkan ke dalam santapan sebagai bahan alami mendukung kesehatan ginjal. Menurut laman National Kidney Foundation, tomat adalah sumber dari vitamin A, vitamin C, likopen, dan kalium. Tomat tinggi serat, sehingga dapat mendukung kesehatan pencernaan secara menyeluruh.
Tomat bisa dimakan dalam kondisi yang masih mentah atau ditambahkan dalam menu masakan untuk diolah. Konsumsi tomat juga tidak akan memberikan pengaruh pada pembentukan batu ginjal.
Sebaliknya, tomat juga kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan yang disebut sebagai 'makanan super' dalam mendukung kesehatan ginjal. Kandungan kalium pada tomat juga diperlukan bagi pengidap gangguan ginjal yang memerlukan kalium tambahan dalam pola makannya. Kendati begitu, konsumsi tomat tetap perlu dibatasi agar tidak berlebihan.
Itulah tadi beberapa obat tradisional sakit ginjal yang mana ada baiknya tetap dikonsultasikan kepada dokter atau ahli kesehatan lainnya untuk memastikan kebutuhan masing-masing orang. Semoga membantu.
(par/afn)












































Komentar Terbanyak
Inara Rusli Ungkap Proses Damai dengan Insanul Fahmi: Bagaimanapun Suami Saya
Kala Bakul Sate di Kawasan Malioboro Ditertibkan Satpol PP
Viral Wisatawan Keluhkan Harga 3 Porsi Gudeg-Es Teh Rp 85 Ribu di Malioboro