Nyawa pasangan suami istri (pasutri) Tri Suharno dan Ning Nur Rahayu melayang di tangan Edi Purwanto alias Glowoh. Pembunuhan bos kolam renang Tulungagung itu didasari rasa sakit hati. Glowoh tak terima dengan ucapan Tri yang seenaknya saat ditagih utang.
Bukan sembarang utang. Glowoh menagih utang penjualan batu akik. Batu akik pembawa bala bagi Tri dan Ning tersebut berjenis Widuri yang diklaim bernilai Rp 250 juta.
"Batu itu, kata tersangka, dibeli pelaku dengan harga Rp 250 juta, namun belum dibayar sejak tahun 2021," jelas Kapolres Tulungagung AKBP Eko Hartanto saat merilis kasus tersebut, Senin (3/7/2023).
Tri tertarik membeli batu mulia itu karena konon bisa dipakai ritual. Ritual itu pula yang jadi awal mula pembunuhan keji di rumah Tri.
Rabu (28/6), sekitar pukul 21.00 WIB, Glowoh diminta mengantar ayam pesanan yang dipakai ritual ke rumah Tri di RT 5 RW 1, Desa/Kecamatan Ngantru, Tulungagung. Sebelumnya, keduanya memang sudah berkomunikasi melalui telepon.
Glowoh dan Tri kemudian ngobrol sekitar setengah jam di teras rumah. Dalam obrolan itu, Glowoh sempat menyinggung utang penjualan batu akik.
"Setelah pelaku menanyakan perihal pembayaran batu mulia yang pernah dibeli korban, namun belum dibayar, korban mengajak pelaku untuk meneruskan perbincangan di dalam ruangan karaoke milik korban," tambah Eko.
Di dalam ruangan karaoke pribadi itu, Glowoh kembali menagih utang. Namun, Tri malah meresponsnya dengan bercanda. Glowoh mulai emosi, namun masih bisa mengontrolnya.
"Korban menjawab, 'Awakmu sek mampu wae, sik ndue, kok sik kurang ae' (Kamu masih mampu, masih punya, kok masih kurang saja)," ujar Eko.
Sekitar pukul 23.30 WIB, Glowoh pamit pulang. Saat itu lah dia muntab setelah Tri tak melunasi utangnya.
"Tersangka berdiri yang diikuti oleh korban dan seketika itu pelaku langsung mengayunkan kepalan tangan dan mengenai rahang kanan korban Tri Suharno hingga jatuh dan tidak sadarkan diri," jelasnya.
Melihat Tri tumbang, Glowoh sedikit cemas. Dia terdiam duduk di ruang karaoke tersebut. 2 batang rokok disesapnya.
Tri bergerak, murka Glowoh tak terbendung. Baca halaman selanjutnya.
Simak Video " Video: Engkong Salim 25 Tahun Koleksi Batu Akik, Total Harga Capai Rp 100 Juta"
(hil/dte)