Pimpinan Ponpes di Sukabumi Diduga Tipu Gelap Biaya Umrah

Siti Fatimah - detikJabar
Senin, 27 Apr 2026 20:45 WIB
ilustrasi umrah (Foto: dok. detikcom).
Sukabumi -

Seorang pimpinan pondok pesantren di wilayah Baros, Kota Sukabumi, berinisial AM, diduga melakukan penipuan dan penggelapan dana perjalanan umrah. Puluhan korban mengaku mengalami kerugian hingga ratusan juta Rupiah setelah dijanjikan keberangkatan murah yang tak kunjung terealisasi.

Salah satu korban, Sarah (47), warga Kecamatan Cikole, mengatakan awalnya ia tergiur tawaran paket umrah dengan harga di bawah pasaran yang ditawarkan melalui teman dekatnya.

"Diajak sama teman, suaminya katanya memberikan (jasa umroh) harganya murah. Dari Rp20 juta didiskon sampai Rp15 juta. Itu sudah murah sebenarnya, jadi banyak yang ikut," kata Sarah kepada detikJabar, Senin (27/4/2026).

Para korban mengaku menyerahkan uang dengan nominal bervariasi, mulai dari Rp18 juta hingga Rp20 juta per orang. Tawaran itu diterima pada akhir 2024, dengan janji keberangkatan awal pada Februari 2025.

Namun, jadwal keberangkatan terus mengalami penundaan. "Awalnya dijanjikan Februari 2025, terus diundur habis Lebaran April, lalu Juli. Di situ kami mulai curiga karena diundur terus," ujarnya.

Pihak tersangka sempat kembali menjanjikan keberangkatan pada September 2025, bahkan menyebut uang akan dikembalikan jika gagal berangkat. Namun hingga waktu yang dijanjikan, keberangkatan tak kunjung terealisasi dan uang korban juga tidak kembali.

Simak Video "Menikmati Kesegaran Kelapa Pasca Berenang di Sukabumi"


(mso/mso)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork