Para kepala Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) di Pangandaran masih mengandalkan kendaraan pribadi dan mitra untuk operasional. Padahal, sebelumnya Kepala BGN era Dadan Handayana disebut telah melakukan pengadaan kendaraan listrik bagi para mitra.
Kepala SPPG Pananjung 2 Pangandaran, Yusdhitiar Gunawan, mengungkapkan hingga kini belum ada informasi lebih lanjut terkait kendaraan operasional. Alhasil, ia mengaku masih menggunakan sepeda motor pribadi untuk bertugas.
"Untuk pengadaan sepeda motor, kaus kaki, dan sebagainya belum menerima," ucap Yusdhitiar kepada detikJabar, Kamis (4/6/2026).
Menurutnya, pengadaan yang baru saja diterima saat ini di antaranya alat rapid test, satu unit laptop, printer, dan digital copier. "Baru itu saja, belum ada lagi," ucapnya.
Ihwal operasional SPPG pascapenangkapan mantan Kepala BGN Dadan Handayana, hingga hari ini terpantau masih berjalan normal. Namun, nasib operasional untuk sepekan ke depan masih dibayangi ketidakpastian.
"Kami turut prihatin atas kondisi serta situasi saat ini yang menimpa pimpinan kami di instansi Badan Gizi Nasional. Semoga segala kepentingan dan urusannya dapat terselesaikan dengan segera dan tepat laksana," ucapnya.
Menurutnya, operasional di SPPG Pananjung 2 Pangandaran sejauh ini masih berjalan tanpa kendala. "Namun untuk hari, minggu, bulan berikutnya kami belum bisa memastikan dikarenakan melihat situasi yang belum kondusif menurut informasi dari rekan SPPG baik di Pangandaran maupun Kabupaten kota lainnya sudah melaksanakan pemberhentian operasional secara sementara dikarenakan kendala proses pencairan dana pada virtual account," terangnya.
(orb/orb)