Cara Nekat 3 Wanita Buktikan Keamanan Jalanan Singapura Dini Hari

Cara Nekat 3 Wanita Buktikan Keamanan Jalanan Singapura Dini Hari

Bonauli - detikJabar
Sabtu, 25 Jul 2026 08:00 WIB
A view of the indoor waterfall at Jewel Changi Airport in Singapore April 4, 2024. REUTERS/Edgar Su
Air terjun Bandara Changi (Foto: REUTERS/Edgar Su)
Garut -

Singapura memang terkenal sangat aman, sampai-sampai tiga wisatawan perempuan berani mengambil keputusan konyol. Alih-alih menumpang mobil yang cuma butuh waktu 16 menit, trio sahabat ini malah nekat jalan kaki dari kawasan Tanah Merah menuju Bandara Changi.

Perjalanan impulsif yang menempuh waktu hingga dua jam tersebut menjadi bukti nyata betapa terjaminnya keselamatan di Negeri Singa.

Mengutip AsiaOne, Jumat (24/7/2026), momen jalan-jalan acak nan nekat ini didokumentasikan dan diunggah ke TikTok oleh seorang pengguna bernama Angie. Dengan caption kocak yang berbunyi "puncak aktivitas pengangguran" (peak unemployment activity), video perjalanan mereka langsung viral di media sosial dan sukses menembus lebih dari 180.000 penonton hanya dalam waktu sehari!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam video tersebut, Angie sempat memamerkan tangkapan layar dari Google Maps. Aplikasi navigasi itu menunjukkan bahwa rute jalan kaki yang harus mereka tempuh berjarak sekitar 9,37 km dengan estimasi waktu perjalanan dua jam tujuh menit.

Tanpa ragu, petualangan malam mereka dimulai tepat pada pukul 02.42 dini hari. Target mereka cuma satu: harus sampai di bandara sebelum penerbangan mereka yang dijadwalkan terbang pukul 07.00 pagi. Lengkap dengan baju santai, koper yang diapit, dan tas jinjing di pundak, ketiganya mulai menyusuri trotoar Singapura.

ADVERTISEMENT

Keseruan petualangan mereka terekam jelas dalam cuplikan video. Ketiganya tampak santai berjalan menembus sunyinya malam, menyusuri jalanan kota yang benar-benar lengang tanpa ada lalu lalang kendaraan maupun pejalan kaki lain.

Bahkan, ada momen dramatis sekaligus lucu saat mereka harus melewati sebuah terowongan bawah tanah yang gelap gulita, sampai-sampai mereka harus menyalakan lampu kilat (flashlight) dari ponsel masing-masing demi menerangi jalan.

Setelah menempuh perjalanan panjang nan melelahkan selama dua setengah jam, perjuangan mereka akhirnya membuahkan hasil. Pada pukul 05.04 pagi, trio nekat ini berhasil menginjakkan kaki di Bandara Changi dengan selamat, bahkan masih punya banyak waktu luang sebelum pesawat mereka boarding!

Aksi tak biasa ini tentu saja langsung memancing beragam reaksi dari para netizen. Banyak yang merasa terhibur sekaligus kagum dengan ketahanan fisik dan kekonyolan ketiga wanita tersebut. Tak sedikit pula yang menjadikan momen ini sebagai bukti betapa amannya negara Singapura.

Salah satu netizen memberikan pujian dengan berkomentar, "Saya suka banget sama Singapura, di sini ada tiga cewek yang bisa santai jalan kaki jam 2 pagi selama dua jam menuju bandara, di jalur pejalan kaki yang aman-dan merasa benar-benar aman tanpa rasa takut sama sekali."

Tentu saja, warganet Indonesia dan luar tak ketinggalan melemparkan candaan. Banyak yang tertawa membayangkan riuhnya suara roda koper yang diseret di atas aspal sepanjang 9 kilometer di heningnya malam.

Beberapa netizen lainnya justru salah fokus dan heran, mempertanyakan bagaimana bisa mereka bertiga tidak mandi keringat di tengah cuaca Singapura yang terkenal cukup lembap dan gerah!

Artikel ini telah tayang di detikTravel

(bnl/yum)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads