Dalam mengerjakan salat, membaca Surah Al-Fatihah adalah rukun wajib yang menentukan sah atau tidaknya ibadah seseorang. Selain Al-Fatihah, umat Islam juga membaca surah pendek atau beberapa ayat Al-Qur'an, khususnya pada dua rakaat pertama salat.
Lantas, bagaimana sebenarnya hukum membaca surah pendek setelah Al-Fatihah dalam salat? Apa saja tata cara membacanya dan surah yang dibaca sesuai ajaran Rasulullah SAW?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hukum Membaca Surah Pendek Setelah Al-Fatihah
Mengutip kitab Fikih Sunnah karya Sayyid Sabiq, seseorang yang mengerjakan salat disunnahkan membaca surah atau beberapa ayat Al-Qur'an setelah membaca Al-Fatihah, yaitu pada dua rakaat salat Subuh, dua rakaat pertama salat Zuhur, Asar, Magrib, Isya, dan dua rakaat salat Jumat, serta pada semua dua rakaat salat sunnah.
Hukum sunnah ini berlaku baik bagi imam, makmum, maupun orang yang salat sendirian (munfarid). Jika seseorang sengaja atau lupa tidak membaca surah pendek setelah Al-Fatihah, salatnya tetap sah dan tidak batal, karena membaca surah tersebut bukan termasuk rukun salat.
Ustadz Abdul Somad dalam buku 77 Tanya Jawab Seputar Sholat menjelaskan, menurut Mazhab Hanafi hukumnya wajib, tetapi mayoritas ulama berpendapat sunnah. Adapun standar panjang dan pendeknya bacaan surah terbagi menjadi tiga, yaitu:
- Thiwal al-mufashal, dari Surah Qaf/Al-Hujurat ke Surah An-Naba', dibaca pada salat Subuh dan Zuhur
- Ausath al-mufashal, dari Surah An-Nazi'at ke Surah Ad-Dhuha, dibaca pada salat Asar dan Isya
- Qishar al-mufashal, dari Surah Al-Insyirah ke Surah An-Nas, dibaca pada salat Magrib
Cara Membaca Surah Pendek
Menurut sebuah riwayat dari Abu Qatadah, "Rasulullah SAW membaca Surah Al-Fatihah pada dua rakaat pertama dari salat Zuhur. Sedangkan pada dua rakaat terakhir, beliau hanya membaca Al-Fatihah. Terkadang beliau mengeraskan suara bacaannya sehingga kami mendengar ayat lain. Beliau memanjangkan rakaat pertama, dan pada rakaat kedua, beliau membacanya lebih pendek. Demikian juga pada waktu mengerjakan salat Asar dan ketika mengerjakan salat Subuh." (HR Bukhari, Muslim, dan Abu Daud)
Hadits tersebut sesuai dengan penjelasan dalam Ashlu Shifati Shalatin Nabi karya M. Nashiruddin Al-Albani terjemahan Tajuddin Pogo. Pada salat Subuh, dua rakaat pertama salat Magrib dan Isya, Rasulullah SAW mengeraskan bacaan salatnya pada Surah Al-Fatihah dan surah pendek. Rasulullah SAW juga mengeraskan bacaan pada salat Jumat, dua salat Id (Idul Fitri dan Idul Adha), salat istisqa, dan salat kusuf.
Sedangkan pada salat Zuhur, Asar, serta rakaat terakhir salat Magrib, dan dua rakaat akhir salat Isya, Rasulullah SAW membaca Al-Fatihah dengan memelankan suara. Dan untuk salat malam, terkadang beliau membacanya dengan pelan, terkadang juga mengeraskan suara.
Rasulullah SAW bersabda, "Orang yang membaca Al-Qur'an dengan jahr (suara keras) laksana orang yang bersedekah dengan terang-terangan. Dan orang membaca Al-Qur'an dengan sirr (suara pelan) laksana orang yang bersedekah dengan sembunyi-sembunyi." (HR Bukhari)
Bacaan-bacaan Surah Pendek Salatnya Nabi SAW
Mengacu sumber sebelumnya, ada surah-surah yang biasa dibaca Rasulullah SAW dalam setiap salatnya. Berikut di antaranya.
Salat Subuh
Rasulullah SAW biasa membaca sekitar 60-100 ayat saat salat Subuh. Surah yang biasa belau baca antara lain Surah Qaf, Surah Ar-Rum, Surah At-Takwir, dan Surah Az-Zalzalah. Pada saat perjalanan, beliau biasa membaca Surah Al-Mukminun atau Al-Muawwidzatain (Al-Falaq dan An-Nas)
Salat Zuhur
Menurut hadits riwayat Muslim, pada salat Zuhur, Rasulullah SAW biasa membaca Surah Sajdah, Surah Al-A'la, Surah Al-Lail, Surah Al-Ghasyiah, Surah Al-Buruj, Surah Ath-Thariq, dan Surah Al-Insyiqaq.
Salat Asar
Saat salat Asar, beliau membaca surah setengah dari yang dibacanya ketika salat Zuhur jika surah tersebut panjang, dan membaca surah yang sama saat Zuhur jika surah itu pendek.
Salat Magrib
Terkadang Rasulullah SAW membaca Surah Al-A'raf pada dua rakaat itu. Terkadang juga membaca Surah At-Thur, Surah Ash-Shaffat, Surah Ad-Dukhan, Surah Al-A'la, dan Surah At-Tin. Selain itu, beliau terkadang membaca Surah Al-Falaq, Surah An-Nas, dan Surah Al-Mursalat.
Salat Isya
Surah yang biasa Rasulullah SAW baca saat salat Isya adalah Surah At-Tin. Beliau juga pernah membaca Surah Asy-Syams, Surah Al-A'la, Surah Al-Lail, dan Surah Al-Insyiqaq.
