Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Bulan Juli 2026 dan Bacaan Niatnya

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Bulan Juli 2026 dan Bacaan Niatnya

Anisa Rizki Febriani - detikHikmah
Jumat, 10 Jul 2026 13:15 WIB
Gambar Al-Quran dan semangkuk kurma.
Ilustrasi puasa Ayyamul Bidh. Foto: Masjid Pogung Dalangan/Unsplash
Jakarta -

Puasa Ayyamul Bidh adalah puasa sunnah yang dikerjakan setiap pertengahan bulan kamariah selama tiga hari berturut-turut. Dalil puasa Ayyamul Bidh disebutkan dalam hadits yang berasal dari Qatadah bin Milhan RA.

"Rasulullah SAW menyuruh kami untuk berpuasa pada Ayyamul Bidh yakni tanggal 13, 14 dan 15." (HR Abu Dawud)

Dikutip dari buku Panduan Praktis Ibadah Puasa karya Syamsuddin dan Ahmad Syahirul Ali, penamaan Ayyamul Bidh karena bertepatan dengan bulan purnama. Puasa Ayyamul Bidh juga disebut puasa hari-hari putih karena bertepatan dengan terangnya bulan ketika memancarkan cahaya putih.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Juli 2026

Perbedaan penentuan awal Muharram 1448 Hijriah menyebabkan perbedaan jadwal puasa Ayyamul Bidh antara pemerintah, Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU).

ADVERTISEMENT

1. Puasa Ayyamul Bidh Juli 2026 Versi Pemerintah-Muhammadiyah

Pemerintah dan PP Muhammadiyah menetapkan 1 Muharram 1448 H jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026. Dengan begitu jadwal puasa Ayyamul Bidh Juli 2026 sebagai berikut:

  • Senin, 27 Juli 2026 / 13 Safar 1448 Hijriah
  • Selasa, 28 Juli 2026 /14 Safar 1448 Hijriah
  • Rabu, 29 Juli 2026 / 15 Safar 1448 Hijriah

2. Puasa Ayyamul Bidh Juli 2026 Versi Nahdlatul Ulama

Nahdlatul Ulama menetapkan 1 Muharram 1448 H jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026. Dengan begitu, jadwal puasa Ayyamul Bidh Juli 2026 versi NU sebagai berikut:

  • Selasa, 28 Juli 2026 / 13 Safar 1448 Hijriah
  • Rabu, 29 Juli 2026 / 14 Safar 1448 Hijriah
  • Kamis, 30 Juli 2026 / 15 Safar 1448 Hijriah

Bacaan Niat Puasa Ayyamul Bidh

Berikut niat puasa Ayyamul Bidh yang dikutip dari buku Koleksi Doa & Dzikir Sepanjang Masa oleh Ustaz Ali Amrin Al Qurawy,

نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ayyâmil bîdl lillâhi ta'âlâ

Artinya: "Saya niat puasa Ayyamul Bidh (hari-hari yang malamnya cerah), karena Allah ta'âlâ."

Apakah Puasa Ayyamul Bidh Harus Tiga Hari?

Biasanya puasa Ayyamul Bidh dikerjakan tiga hari berturut-turut, namun banyak muslim yang bertanya-tanya apakah harus dikerjakan sebanyak tiga hari? Bolehkah puasa dilakukan satu atau dua hari?

Dikutip dari buku Supaya Ramadhan Sempurna karya Muhammad Soleh al-Munajjid, Syaikh Ibn Baz berpendapat muslim boleh berpuasa Ayyamul Bidh satu atau dua hari. Tetapi, puasa tersebut lebih afdhal dilaksanakan tiga hari berturut-turut sesuai tuntunan Rasulullah SAW.

Keistimewaan Puasa Ayyamul Bidh

Berikut sejumlah keutamaan puasa Ayyamul Bidh yang dilansir dari buku Minhajul Muslim tulisan Syaikh Abu Bakar Jabar Al Jazairi terjemahan Fedrian Hasmand serta buku Kitab Fikih Sehari-hari karya A R Shohibul Ulum.

  1. Seperti puasa setahun penuh
  2. Jadi wasiat dari Rasulullah SAW
  3. Kebiasaan Nabi Muhammad SAW semasa hidupnya
  4. Mengistirahatkan organ tubuh agar tidak cepat rusak



(aeb/lus)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads