Sebagai seorang muslim sudah sepantasnya kita memakan makanan yang halal dan baik sesuai syariat Islam. Dalil terkait hal ini tercantum dalam surah Al Baqarah ayat 168.
Allah SWT berfirman,
يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ كُلُوْا مِمَّا فِى الْاَرْضِ حَلٰلًا طَيِّبًا ۖوَّلَا تَتَّبِعُوْا خُطُوٰتِ الشَّيْطنِۗ اِنَّهٗ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِيْنٌ ١٦٨
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Artinya: "Wahai manusia, makanlah sebagian (makanan) di bumi yang halal lagi baik dan janganlah mengikuti langkah-langkah setan. Sesungguhnya ia bagimu merupakan musuh yang nyata."
Di Indonesia, makanan yang halal dan tidak halal biasanya diberi label. Dengan begitu, muslim Indonesia mudah mengenali apakah makanan yang ingin dikonsumsi halal atau tidak.
Meski demikian, jika bepergian ke luar negeri khususnya negara yang penduduk muslimnya tidak banyak tentu kita harus lebih berhati-hati memilih makanan atau restoran.
5 Cara Memastikan Makanan Halal Ketika Bepergian ke Luar Negeri
Dilansir dari situs resmi Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI), situs Halal Advisor dan Muslim SG berikut beberapa tips yang bisa diterapkan muslim untuk memastikan makanan yang dikonsumsinya halal.
1. Cek Kemasan Produk
Hal pertama yang harus dilakukan yaitu mengecek kemasan produk, apakah ada label halalnya atau tidak. Di era sekarang, banyak negara yang memiliki badan sertifikasi halal resmi yang mengeluarkan logo halal pada produk makanan dan minumannya.
Sebagai contoh, di Thailand ada logo halal dari The Central Islamic Council of Thailand (CICOT) dan Singapura memiliki logo halal yang dikeluarkan oleh Majlis Ugama Islam Singapura (MUIS).
Muslim harus mengenali logo halal resmi dari negara tujuan sebelum berangkat ke luar negeri. Informasi terkait hal ini bisa dicari melalui internet atau komunitas muslim setempat.
2. Menggunakan Aplikasi Halal
Terdapat beberapa aplikasi populer seperti Halal Navi, Scan Halal atau Muslim Pro yang memungkinkan seseorang memindai barcode produk untuk memeriksa status kehalalan. Bahkan, aplikasi tersebut juga memiliki daftar restoran halal dan tempat ibadah di beberapa negara.
3. Cari Restoran dan Hotel yang Menyediakan Makanan Halal
Ketika menginap di hotel, muslim bisa bertanya kepada staf apakah makanan yang disajikan sudah halal atau belum. Jangan ragu bertanya tentang bahan-bahan makanan yang digunakan, utamanya ketiak sarapan.
Jika hotel tidak menyediakan makanan halal, maka bisa mencari restoran halal di sekitar lokasi melalui aplikasi atau bertanya pada penduduk setempat.
4. Pilih Makanan Laut
Cara memastikan makanan halal ketika di luar negeri adalah memakan makanan laut atau seafood. Kehalalan mengonsumsi makanan laut tercantum dalam surah Al Maidah ayat 96,
اُحِلَّ لَكُمْ صَيْدُ الْبَحْرِ وَطَعَامُهٗ مَتَاعًا لَّكُمْ وَلِلسَّيَّارَةِ ۚوَحُرِّمَ عَلَيْكُمْ صَيْدُ الْبَرِّ مَا دُمْتُمْ حُرُمًا ۗوَاتَّقُوا اللّٰهَ الَّذِيْٓ اِلَيْهِ تُحْشَرُوْنَ ٩٦
Artinya: "Dihalalkan bagi kamu hewan buruan laut dan makanan (yang berasal dari) laut sebagai kesenangan bagimu, dan bagi orang-orang yang dalam perjalanan; dan diharamkan atasmu (menangkap) hewan buruan darat selama kamu dalam keadaan ihram. Bertakwalah kepada Allah yang hanya kepada-Nya kamu akan dikumpulkan."
5. Tanyakan Penduduk Setempat
Muslim bisa bertanya kepada penduduk setempat terkait makanan halal. Jika tidak ingin bertanya secara langsung, bisa memanfaatkan forum online atau grup di media sosial yang berisi komunitas muslim di negara tersebut. Biasanya mereka senang membantu pelancong menavigasi kebutuhan halal di negara yang dikunjungi.
(aeb/lus)

Komentar Terbanyak
Ramai Keluhan soal Tahlilan, Begini Penjelasan soal Jamuan di Rumah Duka
BEM Psikologi UI Sebut Homoseksual Bukan Penyimpangan, MUI Sentil Moral Kampus
Kemenag Tanggapi Hoaks Bolehkan Korupsi Asal Sesuai Syariat