Kapan Puasa 1 Muharram 1448 H? Catat Tanggalnya

Kapan Puasa 1 Muharram 1448 H? Catat Tanggalnya

Devi Setya - detikHikmah
Kamis, 04 Jun 2026 07:15 WIB
Kapan Puasa 1 Muharram 1448 H? Catat Tanggalnya
Ilustrasi puasa 1 Muharram. Foto: Getty Images/pictafolio
Jakarta -

Bulan Muharram menjadi penanda dimulainya Tahun Baru Islam. Selain dikenal sebagai salah satu bulan yang dimuliakan Allah SWT, Muharram juga menjadi waktu yang dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, termasuk menjalankan puasa sunnah.

Meski tidak memiliki status wajib seperti puasa Ramadan, amalan ini memiliki nilai istimewa karena dilaksanakan pada bulan Muharram, salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan dalam Islam.

Merujuk buku Ternyata Shalat & Puasa Sunah Dapat Mempercepat Kesuksesan karya Ceceng Salamudin, M.Ag., dasar pelaksanaan puasa sunnah Muharram berasal dari hadits Rasulullah SAW.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, ia berkata Rasulullah SAW bersabda, "Puasa yang paling utama setelah Ramadan adalah puasa pada bulan Allah, Muharram, dan salat yang paling utama setelah salat fardhu adalah salat malam." (HR Muslim)

Menurut penjelasan hadits dalam Syarah Riyadhus Shalihin Imam Nawawi, Muharram adalah bulan yang paling utama untuk melakukan ibadah puasa sunnah.

ADVERTISEMENT

Kapan Puasa 1 Muharram 1448 H?

Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang diterbitkan oleh Kementerian Agama RI, tanggal 1 Muharram 1448 H bertepatan dengan Selasa, 16 Juni 2026.

Penetapan tersebut juga sejalan perhitungan Muhammadiyah yang menggunakan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) bahwa awal Muharram 1448 H jatuh pada 16 Juni 2026.

Dengan demikian, umat Islam yang ingin mengerjakan puasa 1 Muharram dapat melaksanakannya pada Selasa, 16 Juni 2026.

Keutamaan Puasa di Bulan Muharram

Merujuk buku Cinta Shaum, Zaakat, dan Haji karya Miftahul Achyar Kertamuda, keutamaan puasa Muharram dijelaskan dalam sejumlah hadits shahih. Rasulullah SAW bahkan menyebut Muharram sebagai "bulan Allah", sebuah penyebutan yang menunjukkan kemuliaan bulan tersebut.

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda, "Sebaik-baiknya puasa setelah puasa Ramadan adalah puasa pada bulan Allah, yaitu bulan Muharram." (HR Muslim, Abu Dawud, dan Tirmidzi)

Dalam riwayat lain, Abu Hurairah RA menceritakan bahwa Rasulullah SAW pernah ditanya mengenai ibadah yang paling utama setelah ibadah wajib.

Beliau bersabda, "Salat yang paling utama setelah salat fardhu adalah salat malam. Dan puasa yang paling utama setelah puasa Ramadan adalah puasa pada bulan Allah, yaitu Muharram." (HR Ahmad, Muslim, dan Abu Dawud)

Niat Puasa 1 Muharram

Bagi yang hendak melaksanakan puasa 1 Muharram, berikut bacaan niat yang dapat dibaca pada malam hari sebelum berpuasa atau sebelum waktu zawal (tergelincir matahari) selama belum melakukan hal yang membatalkan puasa.

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ مُحَرَّمَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Arab latin: Nawaitu shauma syahri Muharram sunnatal lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Aku berniat puasa sunnah bulan Muharram karena Allah Ta'ala."

Hukum Puasa 1 Muharram

Tidak ada dalil khusus yang menganjurkan puasa pada 1 Muharram. Hadits keutamaan puasa pada bulan Muharram berlaku secara umum.

Jika merujuk pada dalil shahih, puasa yang dianjurkan pada bulan Muharram adalah puasa tanggal 9 dan 10 Muharram atau yang dikenal sebagai hari Tasua dan Asyura.

وَعَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَسُولَ اللهِ ﷺ صَامَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ وَأَمَرَ بِصِيَامِهِ مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ

Artinya: Dari Ibnu Abbas RA bahwa Rasulullah SAW berpuasa pada hari Asyura dan menyuruh untuk berpuasa pada hari itu. (Muttafaq 'alaih)

Adapun puasa 9 Muharram mengacu pada riwayat dari Ibnu Abbas RA ia berkata, Rasulullah SAW bersabda:

لَئِنْ بَقِيَتْ إِلَى قَابِلٍ لَأَصُومَنَّ التَّاسِعَ رَوَاهُ مُسْلِمٌ.

Artinya: "Seandainya aku masih hidup sampai tahun depan, niscaya aku akan berpuasa pada tanggal sembilan Muharram." (HR Muslim)

Merujuk pada kalender Hijriah, puasa Tasua dan Asyura tahun ini bisa dilakukan pada Rabu-Kamis, 24-25 Juni 2026.

Selain puasa Tasua dan Asyura, umat Islam juga bisa memperbanyak puasa sunnah lainnya pada bulan Muharram, seperti puasa Ayyamul Bidh, Senin dan Kamis, atau puasa Daud.




(dvs/kri)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads