Niat Puasa Sunnah Zulhijah Sekaligus Puasa Senin Kamis

Niat Puasa Sunnah Zulhijah Sekaligus Puasa Senin Kamis

Salsa Dila Fitria Oktavianti - detikHikmah
Senin, 18 Mei 2026 15:30 WIB
Muslim woman in hijab making dua before breaking fast during Ramadan. Spiritual moment before iftar meal at home with traditional food on the table, representing Islamic culture, faith, gratitude, and family dining during the holy month.
Ilustrasi berniat puasa Zulhijah sekaligus puasa Senin Kamis. Foto: Getty Images/golfcphoto
Jakarta -

Niat puasa Zulhijah sekaligus puasa Senin Kamis menjadi pembahasan yang banyak dicari ketika awal bulan Zulhijah bertepatan dengan hari Senin atau Kamis. Sebagian umat Islam ingin tetap menjalankan amalan puasa mingguan bersamaan dengan puasa sunnah Zulhijah.

Dalam kajian fikih, terdapat penjelasan mengenai penggabungan dua ibadah puasa sunnah dalam satu hari. Oleh sebab itu, penting mengetahui bacaan niat puasa beserta penjelasan hukumnya agar pelaksanaan ibadah sesuai dengan ketentuan syariat.

Apa Itu Puasa Zulhijah?

Puasa Zulhijah merupakan salah satu amalan puasa sunnah yang dianjurkan dikerjakan pada awal bulan Zulhijah. Dalam buku Meraih Surga dengan Puasa karya H. Herdiansyah Achmad dijelaskan bahwa puasa ini menjadi salah satu ibadah sunnah yang dapat diamalkan umat Islam menjelang Hari Raya Idul Adha.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalil puasa Zulhijah bersandar pada hadits dari Hafshah RA berkata, "Ada empat hal yang tidak pernah ditinggalkan Rasulullah SAW yaitu, puasa Asyura, puasa sepuluh hari di bulan Zulhijah, puasa tiga hari setiap bulan, dan dua rakaat sebelum Subuh." (HR Ahmad dan An-Nasa'i)

Niat Puasa Zulhijah

نَوَيْتُ صَوْمَ الشَّهْرِ الْحِجَّةِ سُنَّةَ لِلَّهِ تَعَالَى

ADVERTISEMENT

Arab latin: Nawaitu shauma-sy-syahri dzilhijjati sunnata-lillahi ta'ala.

Artinya: "Saya berniat puasa sunnah bulan Zulhijah karena Allah Ta'ala."

Apa Itu Puasa Senin Kamis?

Umat Islam dianjurkan melaksanakan puasa sunnah pada hari Senin dan Kamis. Anjuran tersebut merujuk pada kebiasaan Rasulullah SAW yang rutin berpuasa pada dua hari itu.

أَنَّ عَائِشَةَ قَالَتْ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَتَحَرَّى صِيَامَ الْإِثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ (رواه النسائي )

Artinya: "Dari Aisyah, bahwasanya Rasulullah SAW memilih waktu puasa hari Senin dan hari Kamis." (HR Tirmizi)

Niat Puasa Senin Kamis

Berikut bacaan niat puasa Senin-Kamis yang dikutip dari buku Fikih susunan H. Ahmad Ahyar dan Ahmad Najibullah.

Niat Puasa Senin

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ فِي يَوْمِ الْإِثْنَيْنِ سُنَّةٌ لِلَّهِ تَعَالَى

Arab latin: Nawaitu sauma gadin fi yaumil-isnaini sunnatal lillahi ta älä.

Artinya: Saya niat puasa besok pada hari Senin sunnah karena Allah Ta'ala.

Niat Puasa Kamis

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ فِي يَوْمِ الْخَمِيسِ سُنَةً لِلَّهِ تَعَالَى

Arab latin: Nawaitu şauma gadin fi yaumil-khamisi sunnatan lillāhi ta'ālā.

Artinya: Saya niat puasa besok pada hari Kamis sunnah karena Allah Ta'ala.

Hukum Puasa Zulhijah Sekaligus Puasa Senin Kamis

Wahbah Az-Zuhaili dalam kitab Fiqhul Islam wa Adillatuhu edisi terjemahan Indonesia yang diterbitkan Gema Insani menjelaskan bahwa menggabungkan dua ibadah sunnah dalam satu amalan diperbolehkan dalam Islam. Ketentuan ini juga berlaku pada puasa Zulhijah yang dilaksanakan bersamaan dengan puasa Senin Kamis.

Pendapat tersebut juga sejalan dengan pandangan ulama mazhab Syafi'iyyah yang membolehkan dua puasa sunnah diniatkan sekaligus dalam satu hari. Dengan demikian, seorang muslim tetap dapat menjalankan puasa Zulhijah bersamaan dengan puasa Senin atau Kamis dalam waktu yang sama.



(kri/kri)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads