Niat dan Bacaan Doa Sesudah Wudhu Lengkap Arab Latin Artinya

Niat dan Bacaan Doa Sesudah Wudhu Lengkap Arab Latin Artinya

Indah Fitrah Yani - detikHikmah
Senin, 16 Mar 2026 09:30 WIB
Ilustrasi wudhu
Ilustrasi wudhu Foto: Freepik/Freepik
Jakarta -

Wudhu merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi sebelum melaksanakan salat. Wudhu dilakukan untuk membersihkan hadas kecil sehingga ibadah yang dijalankan dapat menjadi sah.

Secara bahasa, kata wudhu berasal dari kata al-wadha'ah. Dalam buku Seri Fiqih Kehidupan susunan Ahmad Sarwat dijelaskan bahwa kata tersebut memiliki arti al-hasan yang berarti kebaikan, serta an-andzafah yang bermakna kebersihan.

Wudhu telah disyariatkan sejak awal turunnya Islam. Hal ini mulai dikenal bersamaan dengan diwajibkannya salat di Makkah, jauh sebelum peristiwa Isra Mi'raj.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam riwayat disebutkan bahwa Malaikat Jibril mengajarkan Nabi Muhammad SAW tata cara salat. Namun sebelum memperlihatkan gerakan salat, Malaikat Jibril terlebih dahulu mengajarkan tata cara berwudhu.

Kewajiban wudhu memiliki dasar yang kuat, baik dari Al-Qur'an, sunnah Nabi, maupun kesepakatan para ulama. Salah satu dalil dari Al-Qur'an terdapat pada Surah Al-Maidah ayat 6 berikut:

ADVERTISEMENT

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ

Arab latin: Yā ayyuhal-lażīna āmanū iżā qumtum ilaṣ-ṣalāti fagsilū wujūhakum wa aidiyakum ilal-marāfiqi wamsaḥū biru'ūsikum wa arjulakum ilal-ka'bain(i), wa in kuntum junuban faṭṭahharū, wa in kuntum marḍā au 'alā safarin au jā'a aḥadum minkum minal-gā'iṭi au lāmastumun-nisā'a falam tajidū mā'an fa tayammamū ṣa'īdan ṭayyiban famsaḥū biwujūhikum wa aidīkum minh(u), mā yurīdullāhu liyaj'ala 'alaikum min ḥarajiw wa lākiy yurīdu liyuṭahhirakum wa liyutimma na'matahū 'alaikum la'allakum tasykurūn(a).

Artinya: Wahai orang-orang yang beriman, apabila kamu berdiri hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku serta usaplah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai kedua mata kaki. Jika kamu dalam keadaan junub, mandilah. Jika kamu sakit, dalam perjalanan, kembali dari tempat buang air (kakus), atau menyentuh perempuan, lalu tidak memperoleh air, bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menjadikan bagimu sedikit pun kesulitan, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu agar kamu bersyukur.

Selain itu, terdapat pula hadits Nabi yang menjelaskan bahwa salat tidak diterima jika seseorang belum berwudhu. Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda:

لاَ تُقْبَلُ صَلاَةُ أَحَدِكُمْ إِذَا أَحْدَثَ حَتَّى يَتَوَضَّأَ

Artinya: "Salat salah seorang kalian tidak akan diterima jika kalian berhadats (tidak berwudhu) sampai kalian wudhu (terlebih dahulu)." (HR. Syaikhani, Abu Dawud dan Tirmidzi).

Bacaan Niat Wudhu

نَوَيْتُ الْوُضُوْءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَصْغَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Arab-latin: Nawaitul whuduua liraf'il hadatsil asghari fardal lillaahi ta'aalaa.

Artinya: "Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadats kecil fardhu karena Allah Ta'ala."

Doa setelah Wudhu

Setelah selesai berwudhu, disunnahkan membaca doa. Berikut bacaan doa setelah wudhu:

اَشْهَدُ اَنْ لَااِلٰهَ اِلَّااللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنِىْ مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَاجْعَلْنِىْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ، وَجْعَلْنِيْ مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ

Arab-latin: Asyhadu allaa ilaahah illallaah wahdahuu laa syariika lahuu wa asyhadu anna muhammadan 'abduhuu wa rosuuluh. Allaahummaj'alnii minat tawwaabiina waj'alnii minal mutathahhiriina, waj'alnii min 'ibadikash shaalihiin.

Artinya: "Aku bersaksi, tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Tunggal, tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan Utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku orang yang bertaubat dan jadikanlah aku orang yang suci dan jadikanlah aku dari golongan hamba-hamba Mu yang shalih."




(inf/aeb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads