6 Tahapan yang Dialami Manusia setelah Datangnya Kiamat

6 Tahapan yang Dialami Manusia setelah Datangnya Kiamat

Anisa Febriani - detikHikmah
Jumat, 18 Jul 2025 15:00 WIB
6 Tahapan yang Dialami Manusia setelah Datangnya Kiamat
Ilustrasi hari akhir (Foto: Getty Images/iStockphoto/mppriv)
Jakarta -

Meyakini kedatangan hari kiamat termasuk ke dalam rukun iman. Namun demikian, hanya Allah SWT yang tahu pasti kapan terjadinya kiamat.

Allah SWT berfirman dalam surah Al Ahzab ayat 63,

ŲŠŲŽØŗŲ’Ų€Ų”ŲŽŲ„ŲŲƒŲŽ Ø§Ų„Ų†Ų‘ŲŽØ§ØŗŲ ØšŲŽŲ†Ų Ø§Ų„ØŗŲ‘ŲŽØ§ØšŲŽØŠŲÛ— Ų‚ŲŲ„Ų’ Ø§ŲŲ†Ų‘ŲŽŲ…ŲŽØ§ ØšŲŲ„Ų’Ų…ŲŲ‡ŲŽØ§ ØšŲŲ†Ų’Ø¯ŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų Û—ŲˆŲŽŲ…ŲŽØ§ ŲŠŲØ¯Ų’ØąŲŲŠŲ’ŲƒŲŽ Ų„ŲŽØšŲŽŲ„Ų‘ŲŽ Ø§Ų„ØŗŲ‘ŲŽØ§ØšŲŽØŠŲŽ ØĒŲŽŲƒŲŲˆŲ’Ų†Ų Ų‚ŲŽØąŲŲŠŲ’Ø¨Ų‹Ø§ ŲĻŲŖ

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Artinya: "Orang-orang bertanya kepadamu (Nabi Muhammad) tentang hari Kiamat. Katakanlah bahwa pengetahuan tentang hal itu hanya ada di sisi Allah." Tahukah engkau, boleh jadi hari Kiamat itu sudah dekat."

Kiamat merupakan peristiwa kehancuran seluruh alam semesta dan seisinya. Mengutip dari buku Kehidupan Setelah Kematian Surga yang Dijanjikan Al-Qur'an oleh M Quraish Shihab, muslima akan kembali dibangkitkan setelah kiamat untuk menanggung perbuatannya. Setidaknya ada beberapa tahapan yang harus dilalui manusia.

ADVERTISEMENT

Tahapan yang Dialami Manusia Setelah Kiamat

Berikut tahapan yang harus dilalui manusia setelah kiamat sebagaimana dinukil dari buku Kita di Alam Akhirat susunan Rizem Aizid.

1. Hari Kebangkitan

Tahapan pertama yang akan dialami manusia usai kiamat adalah dibangkitkan kembali dari kematiannya. Setelah Malaikat Israfil meniup sangkakala untuk kedua kalinya, peristiwa hari kebangkitan atau Yaumul Ba'ats terjadi.

Rasulullah SAW bersabda dalam hadits,

"Manusia pada hari kiamat akan dihimpun di Padang Mahsyar dalam keadaan tidak beralas kaki, telanjang bulat dan tidak bersunat." (HR Muslim)

Turut diterangkan dalam buku Pendidikan Agama Islam untuk Perguruan Tinggi yang disusun Beni Kurniawan, manusia tidak mengenakan sehelai pakaian maupun alas kaki ketika dibangkitkan. Walau kondisinya telanjang bulat, tak ada yang mempedulikan hal itu karena masing-masing dari mereka sibuk dengan apa yang harus dipertanggungjawabkan.

Terkait hari kebangkitan juga disebutkan dalam surah At Tagabun ayat 9,

ŲŠŲŽŲˆŲ’Ų…ŲŽ ŲŠŲŽØŦŲ’Ų…ŲŽØšŲŲƒŲŲ…Ų’ Ų„ŲŲŠŲŽŲˆŲ’Ų…Ų Ø§Ų„Ų’ØŦŲŽŲ…Ų’ØšŲ Ø°Ų°Ų„ŲŲƒŲŽ ŲŠŲŽŲˆŲ’Ų…Ų Ø§Ų„ØĒŲ‘ŲŽØēŲŽØ§Ø¨ŲŲ†ŲÛ— ŲˆŲŽŲ…ŲŽŲ†Ų’ ŲŠŲ‘ŲØ¤Ų’Ų…ŲŲ†Ų’Ûĸ Ø¨ŲØ§Ų„Ų„Ų‘Ų°Ų‡Ų ŲˆŲŽŲŠŲŽØšŲ’Ų…ŲŽŲ„Ų’ ØĩŲŽØ§Ų„ŲØ­Ų‹Ø§ ŲŠŲ‘ŲŲƒŲŽŲŲ‘ŲØąŲ’ ØšŲŽŲ†Ų’Ų‡Ų ØŗŲŽŲŠŲ‘ŲØ§Ų°ØĒؐ؇ؖ ŲˆŲŽŲŠŲØ¯Ų’ØŽŲŲ„Ų’Ų‡Ų ØŦŲŽŲ†Ų‘Ų°ØĒŲ ØĒŲŽØŦŲ’ØąŲŲŠŲ’ ؅ؐ؆ؒ ØĒŲŽØ­Ų’ØĒŲŲ‡ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų’Ø§ŲŽŲ†Ų’Ų‡Ų°ØąŲ ØŽŲ°Ų„ŲØ¯ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ ŲŲŲŠŲ’Ų‡ŲŽØ§Ų“ Ø§ŲŽØ¨ŲŽØ¯Ų‹Ø§Û— Ø°Ų°Ų„ŲŲƒŲŽ Ø§Ų„Ų’ŲŲŽŲˆŲ’Ø˛Ų Ø§Ų„Ų’ØšŲŽØ¸ŲŲŠŲ’Ų…Ų ŲŠ

Artinya: "(Ingatlah) hari (ketika) Allah mengumpulkan kamu pada hari berhimpun (hari Kiamat). Itulah hari pengungkapan kesalahan. Siapa yang beriman kepada Allah dan mengerjakan kebajikan, niscaya Dia akan menghapus kesalahan-kesalahannya dan memasukkannya ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Itulah kemenangan yang agung."

2. Hari Berkumpulnya Seluruh Manusia

Selanjutnya adalah hari berkumpulnya seluruh manusia atau Yaumul Hasyr. Pada tahapan ini, manusia dikumpulkan untuk menerima beban (mukallaf) untuk dihisab.

Seluruh manusia dari Nabi Adam AS hingga kaum akhir zaman akan berkumpul di Padang Mahsyar. Dari sinilah, seluruh manusia menerima catatan amal mereka semasa hidup.

Setelah itu, Allah SWT akan mengadili setiap manusia dengan seadil-adilnya. Hal ini disebutkan dalam surah Az Zumar ayat 69,

ŲˆŲŽØŖŲŽØ´Ų’ØąŲŽŲ‚ŲŽØĒؐ ŲąŲ„Ų’ØŖŲŽØąŲ’ØļŲ Ø¨ŲŲ†ŲŲˆØąŲ ØąŲŽØ¨Ų‘ŲŲ‡ŲŽØ§ ŲˆŲŽŲˆŲØļŲØšŲŽ ŲąŲ„Ų’ŲƒŲØĒŲŽŲ°Ø¨Ų ŲˆŲŽØŦŲØ§ÛŸŲ‰Ų“ØĄŲŽ Ø¨ŲŲąŲ„Ų†Ų‘ŲŽØ¨ŲŲŠŲ‘ŲÛĻŲ†ŲŽ ŲˆŲŽŲąŲ„Ø´Ų‘ŲŲ‡ŲŽØ¯ŲŽØ§Ų“ØĄŲ ŲˆŲŽŲ‚ŲØļŲŲ‰ŲŽ Ø¨ŲŽŲŠŲ’Ų†ŲŽŲ‡ŲŲ… Ø¨ŲŲąŲ„Ų’Ø­ŲŽŲ‚Ų‘Ų ŲˆŲŽŲ‡ŲŲ…Ų’ Ų„ŲŽØ§ ŲŠŲØ¸Ų’Ų„ŲŽŲ…ŲŲˆŲ†ŲŽ

Artinya: "Dan terang benderanglah bumi (padang mahsyar) dengan cahaya (keadilan) Tuhannya; dan diberikanlah buku (perhitungan perbuatan masing-masing) dan didatangkanlah para nabi dan saksi-saksi dan diberi keputusan di antara mereka dengan adil, sedang mereka tidak dirugikan."

Menurut buku Panduan Muslim Sehari-hari oleh Hamdan Rasyid dan Saiful Hadi El Sutha, kondisi manusia ketika tahapan Yaumul Hasyr sangat kepanasan karena jarak matahari dengan bumi sangat dekat. Saking dekatnya, mereka dibanjiri oleh keringat sendiri sampai-sampai menggenang di mata kaki, lutut, perut hinggga ditenggelami keringat, sesuai dengan amalan yang dikerjakan ketika hidup.

3. Hari Perhitungan

Tahapan ketiga adalah hari perhitungan atau Yaumul Hisab. Pada tahapan ini, seluruh perbuatan manusia ketika hidup di dunia ditunjukkan.

Umat Nabi Muhammad SAW menjadi yang paling pertama dihisab. Sementara itu, amalan pertama yang dihisab adalah sholat .

Allah SWT berfirman dalam surah An Nur ayat 24,

ŲŠŲŽŲˆŲ’Ų…ŲŽ ØĒŲŽØ´Ų’Ų‡ŲŽØ¯Ų ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡ŲŲ…Ų’ ØŖŲŽŲ„Ų’ØŗŲŲ†ŲŽØĒŲŲ‡ŲŲ…Ų’ ŲˆŲŽØŖŲŽŲŠŲ’Ø¯ŲŲŠŲ‡ŲŲ…Ų’ ŲˆŲŽØŖŲŽØąŲ’ØŦŲŲ„ŲŲ‡ŲŲ… Ø¨ŲŲ…ŲŽØ§ ŲƒŲŽØ§Ų†ŲŲˆØ§ÛŸ ŲŠŲŽØšŲ’Ų…ŲŽŲ„ŲŲˆŲ†ŲŽ

Artinya: "Pada hari (ketika), lidah, tangan dan kaki mereka menjadi saksi atas mereka terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan."

4. Hari Penimbangan

Pada tahapan hari penimbangan, manusia akan ditimbang seluruh amalnya dari yang kecil hingga paling besar. Penimbangan ini dilakukan seadil-adilnya dengan rinci.

Hari penimbangan juga biasa disebut sebagai Yaumul Mizan. Allah SWT berfirman dalam surah Al Anbiya ayat 47,

ŲˆŲŽŲ†ŲŽØļŲŽØšŲ ŲąŲ„Ų’Ų…ŲŽŲˆŲŽŲ°Ø˛ŲŲŠŲ†ŲŽ ŲąŲ„Ų’Ų‚ŲØŗŲ’ØˇŲŽ Ų„ŲŲŠŲŽŲˆŲ’Ų…Ų ŲąŲ„Ų’Ų‚ŲŲŠŲŽŲ°Ų…ŲŽØŠŲ ŲŲŽŲ„ŲŽØ§ ØĒŲØ¸Ų’Ų„ŲŽŲ…Ų Ų†ŲŽŲŲ’ØŗŲŒ Ø´ŲŽŲŠŲ’Ų€Ų”Ų‹Ø§ ۖ ŲˆŲŽØĨؐ؆ ŲƒŲŽØ§Ų†ŲŽ ؅ؐØĢŲ’Ų‚ŲŽØ§Ų„ŲŽ Ø­ŲŽØ¨Ų‘ŲŽØŠŲ ؅ؑؐ؆ؒ ØŽŲŽØąŲ’Ø¯ŲŽŲ„Ų ØŖŲŽØĒŲŽŲŠŲ’Ų†ŲŽØ§ Ø¨ŲŲ‡ŲŽØ§ ۗ ŲˆŲŽŲƒŲŽŲŲŽŲ‰Ų° Ø¨ŲŲ†ŲŽØ§ Ø­ŲŽŲ°ØŗŲØ¨ŲŲŠŲ†ŲŽ

Artinya: "Kami akan memasang timbangan yang tepat pada hari kiamat, maka tiadalah dirugikan seseorang barang sedikitpun. Dan jika (amalan itu) hanya seberat biji sawipun pasti Kami mendatangkan (pahala)nya. Dan cukuplah Kami sebagai pembuat perhitungan."

5. Hari Melewati Jembatan

Hari melewati jembatan dikenal dengan Yaumul Sirat. Menurut buku Konsep Mayoritas Ahlussunah wal Jamaah tulisan Idik Saeful Bahri, jembatan yang disebrangi manusia ini menghubungkan dan mengantarkan ke surga atau neraka.

Sebagaimana dijelaskan melalui surah Maryam ayat 71,

ŲˆŲŽØ§ŲŲ†Ų’ Ų…Ų‘ŲŲ†Ų’ŲƒŲŲ…Ų’ Ø§ŲŲ„Ų‘ŲŽØ§ ŲˆŲŽØ§ØąŲØ¯ŲŲ‡ŲŽØ§ ۚ ŲƒŲŽØ§Ų†ŲŽ ØšŲŽŲ„Ų°Ų‰ ØąŲŽØ¨Ų‘ŲŲƒŲŽ Ø­ŲŽØĒŲ’Ų…Ų‹Ø§ Ų…Ų‘ŲŽŲ‚Ų’ØļŲŲŠŲ‘Ų‹Ø§ ۚ

Artinya: "Tidak ada seorang pun di antaramu yang tidak melewatinya (sirat di atas neraka). Hal itu bagi Tuhanmu adalah ketentuan yang sudah ditetapkan."

6. Hari Pembalasan

Tahapan terakhir adalah Yaumul Jaza atau hari pembalasan. Pada tahap ini, manusia menerima balasan atas segala yang mereka perbuat di dunia.

Allah SWT berfirman dalam surah Al Jatsiyah ayat 28,

ŲˆŲŽØĒŲŽØąŲŽŲ‰Ų° ŲƒŲŲ„Ų‘ŲŽ ØŖŲŲ…Ų‘ŲŽØŠŲ ØŦŲŽØ§ØĢŲŲŠŲŽØŠŲ‹ ۚ ŲƒŲŲ„Ų‘Ų ØŖŲŲ…Ų‘ŲŽØŠŲ ØĒŲØ¯Ų’ØšŲŽŲ‰Ų°Ų“ ØĨŲŲ„ŲŽŲ‰Ų° ؃ؐØĒŲŽŲ°Ø¨ŲŲ‡ŲŽØ§ ŲąŲ„Ų’ŲŠŲŽŲˆŲ’Ų…ŲŽ ØĒŲØŦŲ’Ø˛ŲŽŲˆŲ’Ų†ŲŽ Ų…ŲŽØ§ ŲƒŲŲ†ØĒŲŲ…Ų’ ØĒŲŽØšŲ’Ų…ŲŽŲ„ŲŲˆŲ†ŲŽ

Artinya: "Dan (pada hari itu) kamu lihat tiap-tiap umat berlutut. Tiap-tiap umat dipanggil untuk (melihat) buku catatan amalnya. Pada hari itu kamu diberi balasan terhadap apa yang telah kamu kerjakan."




(aeb/inf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads