Azan adalah panggilan untuk menunaikan salat. Panggilan dalam lafaz azan tidak bisa dibuat sembarangan di luar dari kesunnahan yang diajarkan Rasulullah SAW.
Sementara Prof Wahbah az-Zuhaili dalam Fiqhul Islam wa Adillatuhu Juz 1 menjelaskan, arti azan menurut istilah syara' adalah gabungan perkataan tertentu yang digunakan untuk mengetahui waktu masuknya salat fardhu. Hal ini sesuai dengan pendefinisian dalam surah At Taubah ayat 3,
.. ŲŲØ§ŲØ°ŲØ§ŲŲ Ų ŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲ°ŲŲ ŲŲØąŲØŗŲŲŲŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØ§ØŗŲ
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Artinya: "Suatu maklumat dari Allah dan Rasul-Nya kepada umat manusia..."
Sudah banyak pula hadits yang menjelaskan pensyariatan azan. Salah satunya yang diriwayatkan dari Malik ibnul Huwairits berikut,
"Apabila tiba waktu salat, hendaklah salah seorang dari kalian mengumandangkan azan dan yang lebih tua dari kalian hendaklah menjadi imam." (HR Bukhari dan Muslim)
Di samping itu, Rasulullah SAW juga pernah menyebutkan besarnya pahala bagi orang yang mengumandangkan azan atau muazin. Rasulullah SAW bersabda,
"Kalaulah orang-orang mengetahui pahala yang ada dalam azan dan pahala yang terdapat dalam barisan pertama salat, kemudian mereka tidak ada jalan untuk mendapatkannya selain dengan cara membuat undian, niscaya mereka akan melakukan undian itu." (HR Muttafaq'alaih)
Belum lagi, menurut ulama Mazhab Syafi'i dan Hambali yang shahih, orang yang mengumandangkan azan serta iqamah disebut lebih utama dibandingkan dengan menjadi imam. Sebab, seorang muazin dianggap memegang amanah yang lebih tinggi.
Sementara Rasulullah SAW dan para sahabat tidak banyak melakukan tugas ini karena terbatasnya waktu luang untuk mereka. Untuk itu, ada baiknya bila muslim memahami lafaz azan yang tepat.
Lafaz Azan dalam Arab, Latin, dan Artinya
(Ųĸx) اŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲØ¨ŲØąŲØØ§ŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲØ¨ŲØąŲ
(Ųĸx) ØŖŲØ´ŲŲŲØ¯Ų اŲŲŲ ŲØ§Ų ØĨŲŲŲ°ŲŲ ØĨŲŲŲŲØ§Ø§ŲŲŲŲ
(Ųĸx) Ø§ŲØ´ŲŲŲØ¯Ų اŲŲŲŲ Ų
ŲØŲŲ
ŲŲØ¯Ųا ØąŲØŗŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲ
(Ųĸx) ØŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲ Ø§ŲØĩŲŲŲØ§ŲØŠŲ
(Ųĸx) ØŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲØ§ŲØŲ
(ŲĄx) اŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲØ¨ŲØąŲ ØØ§ŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲØ¨ŲØąŲ
(ŲĄx) ŲŲØ§ ØĨŲŲŲŲŲ ØĨŲŲŲŲØ§Ø§ŲŲŲŲ
Bacaan latin: Allaahu Akbar, Allaahu Akbar (2x)
Asyhadu allaa illaaha illallaah. (2x)
Asyhadu anna Muhammadar rasuulullah. (2x)
Hayya 'alashshalaah (2x)
Hayya 'alalfalaah. (2x)
Allaahu Akbar, Allaahu Akbar (1x)
Laa ilaaha illallaah (1x)
Artinya: Allah Maha Besar, Allah Maha Besar
Aku menyaksikan bahwa tiada Tuhan selain Allah
Aku menyaksikan bahwa nabi Muhammad itu adalah utusan Allah
Marilah salat
Marilah menuju kepada kejayaan
Allah Maha Besar, Allah Maha Besar
Tiada Tuhan selain Allah
Kemudian, untuk lafaz azan Subuh ada kalimat tambahan yang dibaca dua kali setelah lafaz hayya 'alalfalaah. Berikut bacaannya,
اŲŲØĩŲŲŲØ§ŲØŠŲ ØŽŲŲŲØąŲ Ų ŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲŲ Ų
Bacaan latin: Ash-shalaatu khairum minan-nauum
Artinya: Salat itu lebih baik dari pada tidur
Sementara itu, Rasulullah SAW juga mengajarkan sunnah bagi muslim yang mendengar lantunan dari muadzin. Salah satunya, membalas perkataan muazin dengan sholawat. Berikut penjelasan selengkapnya dalam hadits.
ØĨŲØ°Ųا ØŗŲŲ ŲØšŲØĒŲŲ Ų Ø§ŲŲŲ ŲØ¤ŲذŲŲŲŲ ŲŲŲŲŲŲŲŲØ§ Ų ŲØĢŲŲŲ Ų ŲØ§ ŲŲŲŲŲŲŲ ØĢŲŲ ŲŲ ØĩŲŲŲŲŲØ§ ØšŲŲŲŲŲŲ ŲŲØĨŲŲŲŲŲŲ Ų ŲŲŲ ØĩŲŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲŲŲ ØĩŲŲØ§ŲØŠŲ ØĩŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲŲ ØšŲŲŲŲŲŲŲ Ø¨ŲŲŲØ§ ØšŲØ´ŲØąŲØ§ ØĢŲŲ ŲŲ ØŗŲŲŲŲØ§ اŲŲŲŲŲŲ ŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØŗŲŲŲŲØŠŲ ŲŲØĨŲŲŲŲŲŲØ§ Ų ŲŲŲØ˛ŲŲŲØŠŲ ŲŲŲ Ø§ŲŲØŦŲŲŲŲØŠŲ ŲØ§Ų ØĒŲŲŲØ¨ŲØēŲŲ ØĨŲŲØ§ŲŲ ŲŲØšŲØ¨ŲØ¯Ų Ų ŲŲŲ ØšŲØ¨ŲØ§Ø¯Ų Ø§ŲŲŲŲŲŲ ŲŲØŖŲØąŲØŦŲŲ ØŖŲŲŲ ØŖŲŲŲŲŲŲ ØŖŲŲŲØ§ ŲŲŲŲ ŲŲŲ ŲŲŲ ØŗŲØŖŲŲŲ ŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲØŗŲŲŲŲØŠŲ ØŲŲŲŲØĒŲ ŲŲŲŲ Ø§ŲØ´ŲŲŲŲØ§ØšŲØŠŲ
Artinya: "Jika kalian mendengar muadzin, maka ucapkanlah seperti apa yang diucapkan oleh muadzin. Kemudian bershalawatlah untukku. Karena siapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat padanya (memberi ampunan padanya) sebanyak sepuluh kali. Kemudian mintalah wasilah pada Allah untukku. Karena wasilah itu adalah tempat di surga yang hanya diperuntukkan bagi hamba Allah, aku berharap akulah yang mendapatkannya. Siapa yang meminta untukku wasilah seperti itu, dialah yang berhak mendapatkan syafa'atku." (HR Muslim).
Di samping itu, waktu azan juga disebut sebagai salah satu waktu mustajab untuk memanjatkan doa. Untuk itu, ada baiknya muslim membaca doa setelah muazin selesai melafalkan azan dengan doa berikut,
اŲŲŲŲŲŲŲ ŲŲ ØąŲØ¨ŲŲ ŲŲØ°ŲŲŲ Ø§ŲØ¯ŲŲØšŲŲŲØŠŲ Ø§ŲØĒŲŲØ§Ų ŲŲØŠŲ ŲŲØ§ŲØĩŲŲŲŲØ§ØŠŲ اŲŲŲŲØ§ØĻŲŲ ŲØŠŲ ØĸØĒŲ Ų ŲØŲŲ ŲŲØ¯Ųا اŲŲŲŲØŗŲŲŲŲØŠŲ ŲŲØ§ŲŲŲŲØļŲŲŲŲØŠŲ ŲŲØ§Ø¨ŲØšŲØĢŲŲŲ Ų ŲŲŲØ§Ų ŲØ§ Ų ŲØŲŲ ŲŲØ¯Ųا اŲŲŲØ°ŲŲ ŲŲØšŲØ¯ŲØĒŲŲŲ Ø§ŲŲŲŲŲ ŲØ§Ų ØĒŲØŽŲŲŲŲŲ Ø§ŲŲŲ ŲŲŲØšŲاد
Bacaan latin: Allahumma rabba haadzihid da'watit taammah. Wash shalaatil qaa-imah. Aati muhammadal wasiilata wal fadhiilah, wab'atshu maqoomam mahmuudal ladzii wa'adtahu innaka la tukhliful mi'ad.
Artinya: "Ya Allah, Tuhan yang memiliki panggilan ini, yang sempurna dan memiliki salat yang didirikan. Berilah Nabi Muhammad wasilah dan keutamaan, serta kemuliaan dan derajat yang tinggi, dan angkatlah ia ke tempat yang terpuji sebagaimana yang Engkau telah janjikan."
Jadi, jangan lupa rutinkan kesunnahan di atas tiap kali mendengar lafaz azan dari muazin ya, detikers!
(rah/lus)












































Komentar Terbanyak
Arab Saudi Resmi Tetapkan Idul Fitri 20 Maret 2026
Apakah Nanti Malam Takbiran? Ini Prediksinya
Hasil Sidang Isbat Lebaran Idul Fitri 2026 Diumumkan Jam Berapa?