8 Hal yang Penting Diketahui soal Visa Umrah Baru Saudi

8 Hal yang Penting Diketahui soal Visa Umrah Baru Saudi

Kristina - detikHikmah
Sabtu, 25 Jul 2026 18:01 WIB
Ilustrasi haji atau umrah
Ibadah umrah. Foto: Getty Images/iStockphoto/Aviator70
Jakarta -

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi meluncurkan visa umrah multi-entri yang memungkinkan kunjungan berkali-kali cukup dengan satu visa. Berikut hal-hal yang penting diketahui jemaah sebelum membuatnya.

Layanan visa baru yang diumumkan pada Senin (20/7/2026) itu bertujuan memfasilitasi kedatangan, memperkaya pengalaman jemaah, dan meningkatkan efisiensi layanan. Langkah ini sejalan dengan Visi Saudi 2030 dan tujuan Program Pengalaman Jemaah, lapor SPA.

Visa jenis ini memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan visa umrah pada umumnya. Masa berlaku visa jenis ini jauh lebih lama. Sebelumnya, visa umrah hanya berlaku tiga bulan (90 hari). Kini, dengan visa multi-entri, masa berlaku mencapai satu tahun (365 hari) sejak tanggal penerbitan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain masa berlaku lebih lama, visa ini juga memungkinkan jemaah bolak-balik umrah tanpa mengurus visa baru. Sisa masa tinggal juga akan diperbarui secara otomatis. Namun, ada syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi.

Calon jemaah diharuskan memesan paket layanan umrah di aplikasi Nusuk. Akomodasi seperti hotel wajib dipesan di aplikasi resmi milik Kerajaan Arab Saudi ini.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan penelusuran detikHikmah di situs Nusuk, ada lebih dari 500 paket umrah yang bisa dipilih calon jemaah. Paket lengkap menyediakan seluruh layanan umrah mencakup penerbitan visa, penerbangan, akomodasi di Makkah dan Madinah, konsumsi, sarana transportasi antarkota, dan bimbingan.

Harga paket umrah bervariasi, tergantung kategori paket yang diambil: paket standar, premium, atau mewah.

8 Hal Penting soal Visa Umrah Baru

  1. Berlaku 365 hari sejak tanggal penerbitan
  2. Memungkinkan kunjungan berulang kali
  3. Masa tinggal kumulatif 90 hari
  4. Berlaku untuk semua umat Islam dari berbagai negara
  5. Harus melakukan pemesanan paket layanan umrah di aplikasi Nusuk
  6. Izin umrah harus diterbitkan melalui aplikasi Nusuk sebelum kedatangan
  7. Visa dinonaktifkan setelah meninggalkan Arab Saudi dan diaktifkan lagi setelah persyaratan kunjungan berikutnya lengkap
  8. Tidak dapat digunakan selama musim haji

Setelah memahami ketentuan visa, calon jemaah bisa langsung memesan paket layanan di aplikasi Nusuk. Setelah itu, agen umrah resmi yang melayani perjalanan tersebut dapat memproses permohonan visa.



(kri/erd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads