Lepas Kepulangan Jemaah Haji RI, Menhaj: Semoga Semua Mabrur

Kabar Haji Bersama Wardah

Lepas Kepulangan Jemaah Haji RI, Menhaj: Semoga Semua Mabrur

Tri Aljumanto - detikHikmah
Senin, 01 Jun 2026 11:45 WIB
Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf melepas kepulangan jemaah haji di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi, pada Minggu (31/5/2026).
Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf melepas kepulangan jemaah haji di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi, pada Minggu (31/5/2026). Foto: Media Center Haji 2026
Jeddah -

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochamad Irfan Yusuf resmi melepas jemaah haji Indonesia gelombang pertama untuk kembali ke Tanah Air. Pelepasan ini berlangsung di Bandara Internasional King Abdulaziz (KAIA), Jeddah, Arab Saudi, Minggu (31/5).

Dua kelompok terbang (kloter) awal yang diberangkatkan langsung oleh Menhaj dari Bandara KAIA Jeddah adalah kloter 1 embarkasi Surabaya (SUB 1) dan kloter 1 embarkasi Makassar (UPG 1). Jemaah haji asal Surabaya dijadwalkan terbang menggunakan maskapai Saudia Airlines pada Senin (1/6) pukul 03.00 waktu Arab Saudi (WAS), sedangkan jemaah UPG 1 menggunakan Garuda Indonesia yang lepas landas setengah jam setelahnya, yakni pukul 03.30 WAS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pantauan di lokasi, pria yang akrab disapa Gus Irfan ini didampingi oleh Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah Yusron B. Ambary dan Dirjen Pelayanan Haji Ian Heriyawan. Gus Irfan secara simbolis mengalungkan syal kepada perwakilan jemaah sebagai tanda dimulainya fase pemulangan dalam operasional penyelenggaraan haji 2026. Ia juga menyempatkan diri berbincang hangat dengan sejumlah jemaah haji yang bersiap masuk ke ruang tunggu.

"Saya ucapkan selamat karena Bapak Ibu semuanya akan kembali ke Tanah Suci setelah 40 hari melakukan proses ibadah haji, semoga Bapak Ibu semua menjadi haji yang mabrur," kata Gus Irfan di Bandara KAIA Jeddah.

ADVERTISEMENT

Di hadapan para jemaah, Menhaj juga menyampaikan permohonan maaf jika selama pelaksanaan ibadah haji tahun ini masih terdapat pelayanan yang kurang berkenan. Ia menegaskan pemerintah akan melakukan evaluasi menyeluruh demi perbaikan kualitas penyelenggaraan haji pada 2027 mendatang.

Demi kenyamanan para jemaah, Gus Irfan memberikan pesan kuat kepada dua maskapai penerbangan haji 2026, yaitu Saudia Airlines dan Garuda Indonesia. Ia meminta pihak maskapai untuk benar-benar memperhatikan On-Time Performance (OTP) atau ketepatan waktu penerbangan.

"Jangan ada keterlambatan yang tidak perlu apalagi sampai delay hingga berganti hari," tegasnya.




(alj/kri)
Kabar Haji dari Tanah Suci

Kabar Haji dari Tanah Suci

366 konten
Seputar berita tentang jemaah haji yang sedang berada di Tanah Suci. detikHikmah akan mengabarkan kegiatan jemaah haji Indonesia dari awal hingga akhir musim haji.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads