Ciri-ciri Haji Mabrur yang Bisa Dilihat dari Perubahan Seseorang

Kabar Haji Bersama Kahf

Ciri-ciri Haji Mabrur yang Bisa Dilihat dari Perubahan Seseorang

Hanif Hawari - detikHikmah
Senin, 01 Jun 2026 10:00 WIB
Kaaba in mecca during hajj season
Ilustrasi ibadah haji mabrur. Foto: Getty Images/iStockphoto/Dian Widyatmoko
Jakarta -

Haji mabrur menjadi impian setiap umat Islam yang menunaikan ibadah haji. Predikat ini bukan sekadar gelar, melainkan tanda bahwa ibadah yang dilakukan diterima oleh Allah SWT dan membawa perubahan nyata dalam kehidupan seseorang.

Mengutip Buku Pintar & Praktis Haji & Umrah Lengkap Sesuai Sunnah oleh Ratih Puspitawati, secara bahasa al mabrur berasal dari kata al birru yang berarti kebaikan atau kebajikan. Dengan demikian, al hajjul mabrur adalah haji yang dipenuhi nilai kebaikan.

Secara istilah, haji mabrur adalah haji yang diterima oleh Allah SWT, dilakukan sesuai tuntunan syariat, serta memberikan dampak positif bagi diri sendiri dan orang lain. Predikat ini tidak datang secara instan, tetapi harus diupayakan sejak sebelum, saat, hingga setelah pelaksanaan haji.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam hadits riwayat Bukhari dan Muslim, haji mabrur termasuk amal utama setelah iman kepada Allah dan jihad di jalan-Nya. Bahkan Rasulullah SAW bersabda:

"Tidak ada balasan bagi haji mabrur kecuali surga." (HR Bukhari)

ADVERTISEMENT

Ciri-ciri Haji Mabrur

Ada beberapa tanda yang bisa dilihat dari perubahan seseorang setelah menunaikan ibadah haji. Berikut ciri-ciri haji mabrur:

1. Menebarkan Kedamaian

Salah satu tanda utama haji mabrur adalah mampu menebarkan kedamaian di lingkungan sekitar. Dalam hadits riwayat Ahmad, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa haji mabrur ditandai dengan memberi makan dan menyebarkan salam.

Artinya, seseorang yang hajinya mabrur akan menjadi pribadi yang membawa ketenangan dan kebaikan bagi orang lain.

2. Bertutur Kata Santun

Perubahan lain yang terlihat adalah dari cara berbicara. Orang dengan haji mabrur akan menjaga lisannya dari perkataan kasar, celaan, dan ucapan kotor.

Rasulullah SAW bersabda bahwa seorang mukmin bukanlah orang yang suka mencela atau berkata kasar. Bahkan dalam riwayat lain disebutkan, ciri haji mabrur adalah santun dalam berkata.

"Bukanlah seorang mukmin, orang yang suka mencela, orang yang suka melaknat dan orang yang suka berkata-kata kasar dan juga kotor." (HR At-Tirmidzi)

Dalam riwayat lain dikatakan:

"Dari Jabir RA Berkata, Rasulullah SAW ditanya tentang haji mabrur. Rasulullah bersabda: Memberikan makanan dan santun dalam berkata." (HR al-Hakim dan al-Baihaqi: hadits ini sahih sanadnya namun tidak diriwayatkan oleh imam al-Bukhari dan Muslim)

3. Memiliki Kepedulian Sosial

Haji mabrur juga tercermin dari meningkatnya kepedulian terhadap sesama. Hal ini ditunjukkan dengan kebiasaan membantu orang lain, termasuk memberi makan kepada yang membutuhkan.

Nilai sosial ini menjadi bukti bahwa ibadah haji tidak hanya berdampak secara spiritual, tetapi juga sosial.

4. Menjauhi Perbuatan Maksiat

Perubahan paling mendasar adalah meninggalkan perbuatan maksiat. Dalam hadits riwayat Muslim dijelaskan bahwa orang yang berhaji dengan benar dan menjauhi rafats (perbuatan keji) serta fusuq (maksiat), akan kembali seperti bayi yang baru lahir-bersih dari dosa.

Artinya, haji mabrur ditandai dengan kehidupan yang lebih baik dan tidak mengulangi dosa di masa lalu.

Cara Meraih Haji Mabrur

Untuk mendapatkan predikat haji mabrur, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Masih mengutip buku yang sama, berikut cara meraih haji mabrur:

  • Meluruskan niat hanya karena Allah SWT
  • Mempelajari manasik haji sesuai sunnah
  • Menjalankan rukun, wajib, dan sunnah haji dengan khusyuk
  • Memperbanyak zikir dan talbiyah
  • Menjauhi larangan seperti rafats, fusuq, dan jidal
  • Menggunakan harta yang halal untuk berhaji

Rasulullah SAW bersabda:

"Sesungguhnya Allah itu baik dan tidak menerima kecuali yang baik." (HR Muslim)

Dengan memahami ciri-ciri ini, setiap jemaah diharapkan tidak hanya fokus pada pelaksanaan haji, tetapi juga menjaga kualitas diri agar meraih predikat haji mabrur yang balasannya adalah surga.

Wallahu a'lam.




(hnh/kri)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads