Haji Mabrur Adalah Harapan Setiap Jemaah, Ini Pengertian, Doa dan Tandanya

Haji Mabrur Adalah Harapan Setiap Jemaah, Ini Pengertian, Doa dan Tandanya

Indah Fitrah Yani - detikHikmah
Selasa, 02 Jun 2026 08:00 WIB
Haji Mabrur Adalah Harapan Setiap Jemaah, Ini Pengertian, Doa dan Tandanya
Ilustrasi haji. Foto: Shutterstock
Jakarta -

Haji mabrur adalah harapan terbesar bagi setiap muslim yang menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Perjalanan ke Tanah Suci membawa harapan agar seluruh rangkaian ibadah diterima oleh Allah SWT dan dapat memberi perubahan yang lebih baik setelah kembali.

Istilah haji mabrur sering disebut dalam hadits Nabi SAW, bahkan disandingkan dengan balasan yang sangat tinggi. Lalu, apa sebenarnya haji yang mabrur itu?

Pengertian Haji Mabrur

Berdasarkan buku Kamus Kecil Karakter Islami karya H. Brilly El-Rasheed, S.Pd., Ibnu Khalawaih berkata:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Haji mabrur adalah haji yang maqbul (haji yang diterima)."

Ulama lain menyebutkan:

ADVERTISEMENT

"Haji mabrur adalah haji yang tidak tercampuri dengan dosa." Pendapat ini dipilih oleh An-Nawawi dalam kitab Fath Al-Bari.

Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa haji mabrur adalah ibadah haji yang diterima oleh Allah SWT, dilakukan dengan niat yang lurus, mengikuti tuntunan, dan dijaga dari perbuatan dosa selama menjalankannya.

Hadits Keutamaan Haji Mabrur

Mengutip buku Seri Fiqih Kehidupan susunan Ahmad Sarwat, berikut sejumlah hadits keutamaan haji mabrur.

1. Balasan Surga

Rasulullah SAW bersabda:

"Haji yang mabrur tidak ada balasan baginya kecuali surga." (HR Bukhari dan Muslim)

2. Amalan Paling Utama setelah Iman dan Jihad

Dalam riwayat lain, Rasulullah SAW menjelaskan urutan amalan yang utama:

"Amalan apakah yang paling utama?" Nabi menjawab, "Iman kepada Allah dan Rasul-Nya." Ditanya pula, "Lalu apa?" Beliau menjawab, "Jihad di jalan Allah." Beliau ditanya lagi, "Kemudian apa?" Jawab beliau, "haji mabrur." (HR Bukhari dan Muslim)

3. Haji Sebagai Pengganti Jihad bagi Wanita

Dari Aisyah RA berkata:

"Wahai Rasulullah, kami melihat jihad merupakan amalan yang paling utama, apakah kami (kaum wanita) tiada boleh berjihad?" Rasulullah SAW menjawab: "Tidak, melainkan jihad yang paling utama dan terbaik adalah haji, yaitu haji yang mabrur." (HR Bukhari)

4. Jihad bagi Beberapa Golongan

Rasulullah SAW bersabda:

"Jihadnya orang yang sudah tua, anak kecil dan wanita adalah haji dan umrah." (HR an-Nasaai)

Cara Menggapai Haji Mabrur

Mengutip buku Kiat Menggapai Haji Mabrur Berlandaskan Dalil Al-Qur'an dan As Sunnah serta Perspektif Para Umat karya Abu Ubaidillah Muhaimin bin Subaidi, berikut beberapa cara untuk meraih haji mabrur:

  • Mengetahui syarat wajib dan rukun haji
  • Membersihkan diri dari dosa
  • Berangkat dengan harta yang halal
  • Khusyuk dalam ibadah haji
  • Menunaikan zakat
  • Beribadah dengan sikap ihsan

Doa agar Haji Mabrur

Berikut doa yang bisa dibaca agar diberikan haji yang mabrur.

Doa 1

ِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ رَجْمًا لِلشَّيَاطِينِ وَرِضًا لِلَّرْحْمَنِ اللَّهُمَّ اجْعَلْ حَجًّا مَبْرُورًا وَسَعْياً مَشْكُورًا

Arab latin: Bismillaahi wallahu akbar, rajman lisysyayaathiini wa ridhan lirrahmaani allhummaj'al hajjan mabruuran wa sa'yan masykuuran.

Artinya: "Dengan nama Allah, Allah Maha Besar, kutukan bagi segala setan dan ridha bagi Allah Yang Maha Pengasih, Ya Allah Tuhanku, jadikanlah hajiku ini haji yang mabrur dan sai yang diterima."

Doa 2

اللهم اجْعَلْ حَجَّنَا حَجًّا مَبْرُوْرًا، وَعُمْرَةَنَا عُمْرَةً مَبْرُوْرًا، وَسَعْيَنَا سَعْيًا مَشْكُوْرًا، وَذَنْبَنَا ذَنْبًا مَغْفُوْرًا، وَعَمَلَنَا عَمَلًا صَالِحًا مَقْبُوْلًا، وَتِجَارَةَنَا تِجَارَةً لَنْ تَبُوْرَ، يَا عَالِمَ مَا فِى الصُّدُوْرِ أَخْرِجْنَا مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّوْرِ.

Arab latin: Allahumaj'al hajjana hajjan mabruuraa, wa 'umratan 'umratan mabruuraa, wasa'yanaa sa'yan masykuuraa, wa dzanbanaa dzanban maghfuuraa, wa 'amalanaa 'amalan shaalihan maqbuulaa, wa tijaaratan lan tabuura, yaa 'aalima maa fish shudur akhrijnaa minadzh dzhulumaati ilan nuur.

Artinya: "Ya Allah, jadikanlah haji kami haji yang mabrur (baik dan diterima), umrah kami umrah yang mabrur, sai kami sai yang disyukuri, doa kami dosa yang diampuni, amal kami amal saleh yang diterima dan perdagangan kami perdagangan yang tidak merugi, wahai Dzat Yang Maha Mengetahui apa yang ada dalam dada, keluarkanlah kami dari kezaliman menuju cahaya (keimanan)."

Tanda-tanda Haji Mabrur

Tanda haji mabrur dapat dilihat dari perubahan sikap seseorang setelah pulang dari Tanah Suci.

Berdasarkan buku 65 Kultum Kamtibmas susunan Syarif Hidayatullah dan Bimbingan Lengkap Haji dan Umrah karya M Syukron Maksum, beberapa cirinya antara lain:

  • Santun dalam berkata-kata (thayyibul kalam)
  • Menebarkan kedamaian (ifsya'us salam)
  • Memiliki kepedulian sosial (ith'amut tha'am)
  • Semakin taat kepada Allah SWT dan Rasul-Nya
  • Akhlak lebih baik dan banyak bersedekah
  • Semangat berdakwah
  • Menjaga amanah
  • Suka menolong sesama
  • Menyambung silaturahmi
  • Mencintai ilmu dan majelis ilmu

Ciri-ciri tersebut biasanya tampak dalam kehidupan sehari-hari setelah ibadah haji selesai. Wallahu a'lam.




(inf/kri)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads