- Apa Itu Birrul Walidain?
- Doa Birrul Walidain yang Dianjurkan 1. Doa untuk Orang Tua 2. Doa untuk Kedua Orang Tua yang Telah Meninggal Dunia 3. Doa untuk Orang Tua yang Sedang Sakit 4. Doa untuk Kedua Orang Tua dalam Surat Nuh
- Keutamaan Mendoakan Orang Tua 1. Menjadi Bentuk Bakti yang Tidak Terputus 2. Amal Anak Saleh yang Terus Mengalir 3. Mendatangkan Ridha Allah SWT
Berbakti kepada kedua orang tua atau birrul walidain menjadi salah satu amalan yang memiliki kedudukan sangat tinggi dalam Islam. Setelah perintah untuk menyembah Allah SWT, Al-Qur'an berulang kali memerintahkan umat Islam agar berbuat baik kepada ayah dan ibu.
Salah satu bentuk birrul walidain adalah senantiasa mendoakan kedua orang tua, baik ketika mereka masih hidup maupun setelah wafat. Doa yang dipanjatkan anak menjadi amal yang sangat bernilai dan termasuk bentuk kasih sayang yang tidak pernah terputus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa Itu Birrul Walidain?
Merujuk buku Tafsir Maudhui Sosial: Menjadi Pribadi yang Lebih Baik karya Amiril Ahmad, MA., secara bahasa, birr berarti kebaikan atau kebajikan, sedangkan walidain berarti kedua orang tua. Dengan demikian, birrul walidain adalah segala bentuk sikap berbakti, menghormati, menaati, dan berbuat baik kepada ayah dan ibu selama tidak bertentangan dengan syariat Islam.
Berbakti kepada orang tua tidak hanya diwujudkan melalui bantuan materi, tetapi juga dengan tutur kata yang lembut, sikap hormat, memenuhi kebutuhan mereka, serta selalu mendoakan kebaikan bagi keduanya.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an surat Al-Isra ayat 23,
۞ وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوٓا۟ إِلَّآ إِيَّاهُ وَبِٱلْوَٰلِدَيْنِ إِحْسَٰنًا ۚ إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِندَكَ ٱلْكِبَرَ أَحَدُهُمَآ أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُل لَّهُمَآ أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُل لَّهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا
Artinya: Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.
Ayat tersebut menunjukkan bahwa kewajiban berbakti kepada orang tua berada pada posisi yang sangat mulia setelah kewajiban bertauhid kepada Allah SWT.
Doa Birrul Walidain yang Dianjurkan
Salah satu doa yang paling masyhur untuk kedua orang tua terdapat dalam Surat Ibrahim ayat 41.
رَبَّنَا ٱغْفِرْ لِى وَلِوَٰلِدَىَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ ٱلْحِسَابُ
Arab-Latin: Rabbanagfir lī wa liwālidayya wa lil-mu`minīna yauma yaqụmul-ḥisāb
Artinya: Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapaku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat)".
Selain doa tersebut, ada banyak doa birrul walidain yang bisa diamalkan sebagai doa sehari-hari. Dirangkum dari buku Kumpulan Do'a Sehari-hari karya Ust. Muhammad Alfikri, berikut doa untuk orang tua dalam tulisan Arab, latin dan artinya:
1. Doa untuk Orang Tua
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ مِنْ مَشَارِقِ الْاَرْضِ إِلَى مَغَارِبِهَا بَرِّهَا وَبَحْرِهَا، خُصُوْصًا إِلَى آبَاءِنَا وَاُمَّهَاتِنَا وَأَجْدَادِنَا وَجَدَّاتِنَا وَأَسَاتِذَتِنَا وَمُعَلِّمِيْنَا وَلِمَنْ أَحْسَنَ إِلَيْنَا وَلِأَصْحَابِ الحُقُوْقِ عَلَيْنَا
Allāhummaghfir lil muslimīna wal muslimāt, wal mukminīna wal mukmināt, al-ahyā'i minhum wal amwāt, min masyāriqil ardhi ilā maghāribihā, barrihā wa bahrihā, khushūshan ilā ābā'inā, wa ummahātinā, wa ajdādinā, wa jaddārinā, wa asātidzatinā, wa mu'allimīnā, wa li man ahsana ilainā, wa li ashhābil huquqi 'alaynā.
Artinya: "Ya Allah, ampunilah mukminin, mukminat, muslimin, muslimat, yang masih hidup, yang telah wafat, yang tersebar dari timur hingga barat, di darat dan di laut, khususnya bapak, ibu, kakek, nenek, ustadz, guru, mereka yang telah berbuat baik terhadap kami, dan mereka yang masih memiliki hak terhadap kami."
2. Doa untuk Kedua Orang Tua yang Telah Meninggal Dunia
رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا
رَبَّنَا آتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِى الْآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ، سًبْحَانَ رَبَّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ، وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ، وَصَلَّى اللهُ علَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَلَمِيْنَ. اَلْفَاتِحَةْ ...
Rabbighfir lī, wa li wālidayya, warham humā kamā rabbayānī shaghīrā. Rabbanā ātina fid duniā hasanah, wa fil ākhirati hasanah, wa qinā 'adzāban nār. Subhāna rabbika rabbil 'izzati 'an mā yashifūna, wa salāmun 'alal mursalīna, wa shallallāhu 'alā sayyidinā Muhammadin, wa 'alā ālihī, wa shahbihī, wa sallama, wal hamdulillāhi rabbil 'alamīn. Al-Fatihah.
Artinya: "Tuhanku, ampunilah dosaku dan (dosa) kedua orang tuaku. Sayangilah keduanya sebagaimana keduanya menyayangiku di waktu aku kecil. Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat. Lindungi kami dari siksa api neraka. Maha suci Tuhanmu, Tuhan pemilik kemuliaan, dari segala yang mereka gambarkan. Semoga kesejahteraan melimpah untuk para rasul. Semoga Allah melimpahkan shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, dan sahabatnya. Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam." (dianjurkan melanjutkan membaca Al-Fatihah)
3. Doa untuk Orang Tua yang Sedang Sakit
اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ وَاشْفِه وأَنْتَ الشَّافِي لاَ شِفَآءَ إِلاَّ شِفَاؤُكَ شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا
Allahumma robbannaasi adzhibil ba'sa wasy fihu, wa antas syaafi, laa syifaa-a illa syfaauka, syifaan laa yughaadiru saqaama.
Artinya: "Ya Allah, Rabb Manusia dan alam semesta, hilangkanlah kesusahan dan berikanlah dia kesembuhan, Engkau Dzat Yang Maha Menyembuhkan. Tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dariMu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit lain."
4. Doa untuk Kedua Orang Tua dalam Surat Nuh
Di dalam Al-Quran, Surat Nuh, ayat 28 Allah berfirman tentang doa kepada orang tua sebagai berikut:
رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَلِمَنْ دَخَلَ بَيْتِيَ مُؤْمِنًا وَّلِلْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنٰتِۗ وَلَا تَزِدِ الظّٰلِمِيْنَ اِلَّا تَبَارًاࣖ
rabbighfir lî wa liwâlidayya wa liman dakhala baitiya mu'minaw wa lil-mu'minîna wal-mu'minât, wa lâ tazididh-dhâlimîna illâ tabârâ
Artinya: "Ya Tuhanku, ampunilah aku, ibu bapakku, dan siapa pun yang memasuki rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang zalim itu selain kehancuran."
Keutamaan Mendoakan Orang Tua
Dikutip dari buku Berbakti kepada Orang Tua karya Hafidz Muftisany, mndoakan kedua orang tua memiliki banyak keutamaan dalam Islam. Di antaranya adalah:
1. Menjadi Bentuk Bakti yang Tidak Terputus
Seorang anak tetap dapat berbakti kepada orang tuanya meskipun telah tinggal berjauhan atau bahkan ketika orang tua telah meninggal dunia. Salah satu caranya adalah dengan memperbanyak doa.
2. Amal Anak Saleh yang Terus Mengalir
Rasulullah SAW bersabda:
"Apabila manusia meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya." (HR. Muslim)
Hadis ini menunjukkan bahwa doa anak saleh menjadi salah satu amal yang terus memberikan manfaat bagi orang tua yang telah wafat.
3. Mendatangkan Ridha Allah SWT
Ridha Allah sangat erat kaitannya dengan ridha kedua orang tua. Rasulullah SAW bersabda:
"Ridha Allah bergantung pada ridha orang tua dan murka Allah bergantung pada murka orang tua." (HR. Tirmidzi)

Komentar Terbanyak
Mesir dan Turki Tolak Kapal Pesiar LGBTQ , Jaga Nilai Masyarakat Setempat
Konflik Iran-AS Memanas, Gus Yahya Serukan Perdamaian
Orang Miskin Masuk Surga 500 Tahun Lebih Dulu Sebelum Orang Kaya