Tanpa Antre Puluhan Tahun! Ini Rahasia Haji Furoda Bisa Langsung Berangkat

Tanpa Antre Puluhan Tahun! Ini Rahasia Haji Furoda Bisa Langsung Berangkat

Devi Setya - detikHikmah
Rabu, 01 Apr 2026 11:45 WIB
The photo depicts the spiritual activities of the Hajj and Umrah pilgrims in the holy land of Mecca. Muslims perform worship and pray in front of the Kaaba.
ilustrasi ibadah haji Foto: Getty Images/Web Hakimi
Jakarta -

Umat Islam bisa berangkat haji dengan beberapa cara, salah satunya yakni melalui program haji furoda. Jemaah haji furoda tidak perlu mengantre bertahun-tahun untuk bisa menjalankan rukun Islam kelima ini.

Ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang menjadi impian setiap muslim. Namun, tingginya minat masyarakat membuat antrean haji reguler di Indonesia bisa mencapai puluhan tahun. Di tengah kondisi tersebut, muncul alternatif yang dikenal sebagai haji furoda, program haji yang memungkinkan jemaah berangkat tanpa harus menunggu lama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengertian Haji Furoda

Dikutip dari buku Istitha'ah Menuju Haji Mabrur karya dr. H. Agung Budi P., haji furoda adalah program haji resmi yang berada di luar kuota nasional Indonesia. Program ini langsung dikeluarkan oleh Pemerintah Arab Saudi melalui visa khusus yang dikenal sebagai visa mujamalah.

Calon jemaah haji furoda bisa langsung berangkat tanpa harus antre. Karena tidak harus melalui antrian, maka biaya keberangkata program haji furoda sangat tinggi.

ADVERTISEMENT

Mengutip dari buku Ekosistem Haji karya Endang Jumali, pelaksanaan haji furoda sepenuhnya berada di bawah kewenangan Kementerian Haji Arab Saudi. Artinya, program ini tidak dikelola oleh pemerintah Indonesia melalui Kementerian Haji dan Umrah.

Bagi Warga Negara Indonesia (WNI), haji furoda merupakan bentuk undangan resmi dari Kerajaan Arab Saudi yang disalurkan melalui Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK).

Dasar Hukum Haji Furoda di Indonesia

Keberadaan haji furoda di Indonesia memiliki landasan hukum yang jelas. Ketentuan ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, khususnya pada Pasal 18.

Dalam regulasi tersebut dijelaskan beberapa poin penting, berikut diantaranya:

- Visa haji untuk WNI terbagi menjadi dua jenis, yaitu visa kuota reguler dan visa mujamalah.
- Visa mujamalah merupakan undangan langsung dari Pemerintah Arab Saudi.
- WNI yang memperoleh visa mujamalah wajib berangkat melalui PIHK.
- PIHK yang memberangkatkan jemaah wajib melaporkan kegiatannya kepada pemerintah.

Dengan demikian, meskipun tidak melalui kuota nasional, haji furoda tetap memiliki payung hukum yang sah di Indonesia.

Mengapa Haji Furoda Tidak Perlu Antre?

Merujuk buku Langkah Menuju Tanah Suci: Memahami Hikmah di Balik Ragam Haji, Furoda, dan Umrah karya Miftarul Haikal, salah satu keunggulan utama haji furoda adalah tidak adanya sistem antrean panjang seperti pada haji reguler.

Data Kementerian Agama menunjukkan bahwa masa tunggu haji reguler di Indonesia rata-rata berkisar antara 20-30 tahun, bahkan di beberapa provinsi mencapai lebih dari 40 tahun.

Haji furoda hadir sebagai solusi alternatif karena menggunakan visa mujamalah. Jemaah bisa langsung berangkat pada tahun yang sama setelah proses administrasi selesai.

Bagi jemaah yang memiliki kesiapan fisik, mental dan finansial, jalur haji furoda ini dianggap lebih realistis dibanding menunggu antrean panjang.

Berikut beberapa alasan utama mengapa haji furoda bisa berangkat tanpa antre:

1. Menggunakan Visa Mujamalah

Visa mujamalah adalah visa undangan khusus yang dikeluarkan langsung oleh Pemerintah Arab Saudi. Karena sifatnya khusus, visa ini tidak masuk dalam sistem kuota nasional.

2. Tidak Terikat Kuota Nasional

Berbeda dengan haji reguler yang kuotanya dibatasi setiap tahun, haji furoda berada di luar sistem tersebut. Inilah yang membuat prosesnya lebih cepat dan fleksibel.

3. Proses Lebih Fleksibel

Karena tidak melalui sistem antrean, calon jemaah dapat berangkat sesuai kesiapan, baik secara finansial maupun administratif.

Meskipun menawarkan kemudahan, haji furoda memiliki karakteristik yang cukup eksklusif. Visa mujamalah yang menjadi dasar program ini biasanya diberikan dalam jumlah sangat terbatas.

Tidak semua orang bisa mendapatkannya, karena aksesnya hanya melalui PIHK tertentu yang memiliki hubungan dengan otoritas di Arab Saudi. Hal ini menjadikan haji furoda sebagai jalur khusus bagi kalangan tertentu.

Meskipun legal, calon jemaah tetap harus berhati-hati dalam memilih penyelenggara haji furoda. Pastikan PIHK yang dipilih resmi dan memiliki izin dari pemerintah.

Selain itu, penting juga untuk memahami bahwa visa mujamalah bersifat terbatas dan tidak selalu tersedia setiap tahun.



(dvs/lus)
Panduan Haji dan Umrah

Panduan Haji dan Umrah

59 konten
Panduan haji dan umrah diharapkan dapat membantu jemaah haji lebih mudah untuk mendapatkan informasi.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads