Dalam menunaikan ibadah haji terdapat beberapa jalur yang dapat dipilih oleh jemaah, di antaranya adalah Haji Furoda dan Haji Plus. Namun, satu hal yang sering jadi pertanyaan calon jemaah adalah kenapa biaya Haji Furoda lebih mahal dari Haji Plus?
Haji Furoda bisa dikatakan sebagai haji jalur sultan karena harganya yang fantastis. Untuk memahami alasannya, kita dapat melihat dari perbedaan mendasar kedua program tersebut, mulai dari jenis visa hingga fasilitas dan layanan yang didapatkan.
Untuk itu, berikut beberapa faktor utama yang menyebabkan biaya Haji Furoda lebih mahal dari Haji Plus sebagaimana telah dirangkum detikHikmah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perbedaan Biaya Haji Furoda dan Haji Plus
Dari segi biaya, Haji Furoda dikatakan jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan Haji Plus. Untuk biaya Haji Furoda cukup beragam, tergantung dengan jenis paket serta fasilitas dan layanan yang diberikan. Harga Haji Furoda berada di kisaran Rp 300 juta - Rp 500 juta. Harga tersebut telah di konversi ke rupiah dengan kurs Rp 16.752 saat ini.
Sementara biaya Haji Plus, mulai dari Rp 180 juta hingga Rp 400 juta. Harga tersebut disesuaikan dengan jenis paket yang jemaah pilih. Semakin mahal biaya yang dikeluarkan, maka semakin eksklusif fasilitas dan layanan yang diberikan.
Perlu digaris bawahi, bahwa faktor yang membedakan kedua program tersebut adalah fasilitas dan layanan, jenis visa, waktu tunggu, hingga durasi pelaksanaannya. Untuk itu, berikut perbandingannya:
1. Fasilitas dan Layanan
Umumnya baik Haji Furoda maupun Haji Plus akan mendapatkan fasilitas dan layanan yang nyaman dan juga eksklusif. Namun jika dilihat dari harga, Haji Furoda cenderung lebih baik jika dibandingkan Haji Plus.
Jemaah Haji Furoda akan mendapat fasilitas dan layanan berupa hotel bintang 4 atau 5 selama di Makkah dan Madinah, serta lokasi yang dekat dari Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.
Selain itu, transportasi yang diberikan pun berada di kelas atas. Fasilitas di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, Mina) juga lebih baik seperti adanya hotel transit di Mina, dan tenda ber-AC di Arafah.
2. Jenis Visa yang Digunakan
Selain dari fasilitas dan layanan, perbedaan yang membuat harga Haji Furoda lebih mahal dari Haji Plus, terlihat dari jenis visa yang digunakan. Haji Furoda menggunakan visa mujamalah atau undangan langsung dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi. Karena visa ini berada di luar kuota resmi negara dan bersifat mandiri, maka biayanya jauh lebih tinggi.
Meski diluar kuota Pemerintah Indonesia, pelaksanaan ibadah Haji Furoda tetap diawasi oleh Kementerian Agama (Kemenag) dan diselenggarakan oleh Penyelenggaraan Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang memiliki izin resmi.
Sementara Haji Plus, menggunakan visa kuota haji negara, yang dialokasikan oleh Pemerintah Arab Saudi untuk Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj).
3. Waktu Tunggu Keberangkatan
Hal selanjutnya yang membuat Haji Furoda lebih mahal adalah waktu menunggu yang jauh lebih cepat jika dibandingkan Haji Plus. Jemaah Haji Furoda dapat berangkat pada tahun yang sama pada saat pendaftaran.
Sementara Haji Plus, meski lebih cepat jika dibanding haji reguler, jemaah Haji Plus tetap harus menunggu antrean sekitar 5 hingga 9 tahun atau bahkan lebih.
4. Durasi Pelaksanaan Ibadah
Hal terakhir yang membuat Haji Furoda lebih mahal dari Haji Plus adalah durasi pelaksanaan ibadah selama di tanah suci. Haji Furoda menawarkan paket haji singkat, yakni sekitar 16 hingga 24 hari. Sementara Haji Plus, biasanya memiliki durasi standar sekitar 25 hingga 30 hari.
(inf/inf)












































Komentar Terbanyak
Ada Aduan Penggelapan Dana Haji Furoda 2025, Kemenhaj Panggil Pihak Travel
Apakah Boleh Membuat Bangunan di Atas Kuburan Orang Tua?
Tanggal Awal Ramadan, Idul Fitri & Idul Adha 1447 H/2026 M Versi Muhammadiyah