Doa Walimatus Safar Haji Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Doa Walimatus Safar Haji Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Salsa Dila Fitria Oktavianti - detikHikmah
Sabtu, 18 Apr 2026 14:01 WIB
Doa Walimatus Safar Haji Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Foto: Freepik
Jakarta -

Doa walimatus safar haji merupakan tradisi yang dilakukan sebelum keberangkatan ke Tanah Suci. Acara ini diisi dengan doa bersama sebagai bentuk permohonan keselamatan dan kelancaran perjalanan.

Doa sebelum safar memiliki dasar dari hadis yang menganjurkan umat Islam untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT saat bepergian. Oleh karena itu, bacaan doa dalam walimatus safar sering diambil dari doa-doa safar yang diajarkan Rasulullah SAW.

Apa Itu Walimatus Safar?

Mengacu pada buku Ensiklopedia Fiqih Haji dan Umrah karya Gus Arifin, walimatus safar haji berasal dari kata walimah atau bentuk jamaknya walaim, yang merujuk pada kegiatan jamuan, kenduri, atau perhelatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Praktik ini tidak ditemukan dalam ajaran Islam pada masa awal. Walimatus safar mulai dikenal sekitar tahun 1970-an dan lebih dipahami sebagai tradisi selamatan atau ungkapan syukur bagi masyarakat yang hendak menunaikan ibadah haji.

Biasanya, jemaah yang mengadakan walimatus safar akan mengundang keluarga, kerabat, hingga tetangga sekitar. Kegiatan ini diisi dengan doa bersama yang dipimpin oleh ustaz, kemudian dilanjutkan dengan penyajian makanan dan minuman sebagai ungkapan terima kasih kepada para tamu.

ADVERTISEMENT

Doa Walimatus Safar

Dalam pelaksanaan walimatus safar haji, jemaah umumnya mengisi acara dengan membaca ayat-ayat suci Al-Qur'an, melantunkan sholawat, serta memanjatkan doa. Mengacu pada situs NU, berikut bacaan doa walimatus safar yang disajikan lengkap dengan tulisan Arab, latin, dan artinya.

زَوَّدَكَ اللهُ التَّقْوَى وَغَفَرَ ذَنْبَكَ وَيَسَّرَ لَكَ الخَيْرَ حَيْثُمَا كُنْتَ

Latin: Zawwadakallâhut taqwâ, wa ghafara dzanbaka, wa yassara lakal khaira haitsumâ kunta.

Artinya: "Semoga Allah membekalimu dengan takwa, mengampuni dosamu, dan memudahkanmu dalam jalan kebaikan di mana pun kau berada."

Hukum Mengadakan Walimatus Safar

Walimatus safar umumnya diselenggarakan dengan tujuan mendoakan agar jemaah haji diberikan kesehatan serta kelancaran selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Dalam buku 100+ Kesalahan dalam Haji & Umrah karya Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar dan Hj. Indriya R. Dani, dijelaskan bahwa walimatus safar haji memiliki hukum sunnah. Artinya, pelaksanaannya akan bernilai pahala, namun tidak menimbulkan dosa apabila ditinggalkan.

Pahala tersebut diperoleh melalui rangkaian kegiatan yang dilakukan, seperti membaca ayat-ayat suci Al-Qur'an, melantunkan sholawat, serta memanjatkan doa bersama. Kegiatan ini juga menjadi bentuk kesiapan dan niat jemaah dalam menunaikan ibadah haji sebagai rukun Islam yang terakhir.

Rasulullah SAW juga bersabda bahwa membaca Al-Qur'an dan berkumpul dalam majelis ilmu tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga mendatangkan pahala serta keberkahan yang melimpah.

"Muslim yang berkumpul di suatu majelis membaca ayat-ayat suci Al-Qur'an Al-Karim dan mengadakan majelis ilmu, Allah akan menurunkan rahmat kepada mereka." (HR Muslim)

Dalam riwayat lain disebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW pernah menyampaikan doa kepada seorang laki-laki yang hendak melakukan perjalanan jauh. Beliau mendoakan agar orang tersebut senantiasa berada dalam perlindungan Allah SWT di mana pun berada.

فِيْ حِفْظِ اللهِ وَكَنفِهِ وَزَوَّدَكَ اللَهَ التَّقْوَى وَغَفَرَ ذَنْبَكَ وَوَجَّهَكَ لِلْخَيْرِ أَيْنَمَا كُنْتَ

Latin: Fi hifzhillahi wa fi kanafihi wa zawwadakallahuttaqwa wa ghafara dzanbaka wa wajjahaka ilal-khairi haitsu kunta wa aina ma kunta.

Artinya: "Semoga engkau dalam pemeliharaan dan perlindungan Allah SWT dan semoga Allah SWT memberikan perbekalan takwa kepadamu, mengampuni dosa-dosamu, dan membimbingmu kepada kebaikan di mana pun engkau berada."




(inf/inf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads