Walimatussafar haji sering dilakukan sebelum berangkat ke Tanah Suci. Lalu, apa arti walimatussafar haji dan bagaimana bacaan doanya?
Tradisi ini menjadi momen penting untuk memohon doa dan restu. Simak arti walimatussafar haji serta bacaan doa yang biasa dibaca.
Apa Itu Walimatussafar Haji?
Dikutip dari buku Dakwah Cerdas karya Udji Asiyah, walimatussafar haji berasal dari dua kata dalam bahasa Arab, yaitu walimah dan safar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Walimah berarti jamuan atau pesta, sedangkan safar berarti perjalanan. Jadi, walimatussafar haji adalah acara jamuan atau pertemuan untuk orang yang akan berangkat haji.
Dikutip dari buku Ensiklopedia Fiqih Haji dan Umrah karya Agus Arifin, istilah walimatussafar sebenarnya tidak dikenal dalam literatur Islam sebelumnya. Istilah ini mulai digunakan sekitar tahun 1970-an dan lebih dikenal dengan sebutan selamatan atau syukuran.
Walimatussafar haji adalah tradisi syukuran sebelum keberangkatan haji yang diisi dengan doa agar perjalanan ibadah berjalan lancar.
Biasanya, acara ini diisi dengan pembacaan ayat Al-Qur'an, sholawat, ceramah agama, dan doa untuk jemaah haji. Momen ini juga digunakan untuk berpamitan, meminta maaf, serta memohon doa dari keluarga dan kerabat.
Hukum Walimatussafar Haji
Walimatussafar haji tidak memiliki tuntunan khusus dalam ajaran Islam. Tidak ada contoh langsung dari Rasulullah SAW maupun para sahabat yang mengaitkannya dengan rangkaian ibadah haji itu sendiri. Hal ini dikutip dari buku Dakwah Cerdas karya Udji Asiyah.
Walimatussafar haji hanya merupakan tradisi. Karena itu, jemaah perlu memahami bahwa kegiatan ini bukan kewajiban dan tidak termasuk sunnah.
Meski begitu, tradisi ini tidaklah buruk. Selama dilakukan dengan niat yang baik dan tidak dianggap sebagai bagian dari ibadah haji, walimatussafar tetap boleh dilakukan.
Hal yang paling penting adalah niatnya. Tradisi ini sebaiknya dilakukan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT dan untuk memohon kelancaran selama menjalankan ibadah haji.
Selain itu, walimatussafar juga memiliki nilai positif, seperti mempererat silaturahmi, saling memaafkan, serta berdoa bersama agar ibadah haji berjalan lancar dan penuh keberkahan.
Baca juga: Jadwal Lengkap Perjalanan Haji 2026 |
Bacaan Doa Walimatussafar Haji
Saat melepas keberangkatan jemaah haji, keluarga, kerabat, dan sahabat dianjurkan membacakan doa. Doa ini pernah dibacakan oleh Rasulullah SAW. Berikut bacaan doa walimatussafar haji yang dikutip dari kitab Ihya 'Ulumuddin karya Imam Ghazali.
زَوْدَكَ اللهُ التَّقْوَى وَغَفَرَ ذَنْبَكَ وَيَسَّرَ لَكَ الخَيْرَ حَيْثُمَا كُنت
Arab latin: Zawwadakallâhut taqwa, wa ghafara dzanbaka, wa yassara lakal khaira haitsumâ kunta.
Artinya: "Semoga Allah membekalimu dengan takwa, mengampuni dosamu, dan memudahkanmu dalam jalan kebaikan di mana pun kamu berada."
Selain itu, dalam Ihya 'Ulumuddin karya Imam al-Ghazali ada juga doa walimatussafar haji yang sedikit berbeda,
فِي حِفْظِ اللَّهِ وَفِي كَنَفِهِ زَوَّدَكَ اللهُ التَّقْوَى وَغَفَرَ ذَنْبَكَ وَوَجَّهَكَ لِلْخَيْرِ حَيْثُ كُنْتَ أَوْ أَيْنَمَا كُنْتَ
Arab latin: Fî hifzhillâhi wa fi kanafihi zawwadakallâhut-taqwâ wa ghafara dzanbaka wa wajjahaka ilal-khairi haitsu kunta au aina mâ kunta
Artinya: "Semoga engkau dalam pemeliharaan dan perlindungan Allah. Semoga Allah memberikan perbekalan takwa kepadamu, mengampuni dosa-dosamu, atau membimbingmu kepada kebaikan di mana pun engkau berada."
(inf/inf)












































Komentar Terbanyak
Wamenhaj Dahnil Anzar Nilai Presiden Prabowo Layak Jadi Bapak Haji Indonesia
Mengapa Nabi Isa Disebut Belum Wafat dalam Islam?
Secara Hisab, Idul Adha 1447 H Jatuh pada 27 Mei 2026