Doa dan Zikir Setelah Sholat Nisfu Syaban Arab, Latin dan Artinya

Doa dan Zikir Setelah Sholat Nisfu Syaban Arab, Latin dan Artinya

Daffa Ichyaul Majid Sarja - detikHikmah
Senin, 02 Feb 2026 15:00 WIB
Doa dan Zikir Setelah Sholat Nisfu Syaban Arab, Latin dan Artinya
Ilustrasi membaca doa dan zikir setelah sholat Nisfu Syaban. Foto: Getty Images/iStockphoto/Therd oval
Jakarta -

Sholat Nisfu Syaban menjadi salah satu amalan yang banyak dikerjakan umat Islam. Dianjurkan membaca doa dan zikir setelah sholat Nisfu Syaban sebagai bentuk permohonan dan ampunan kepada Allah SWT.

Dalil yang dijadikan landasan untuk berdoa dan zikir pada malam Nisfu Syaban mengacu pada riwayat Abu Musa Al-Asy'ari berikut ini:

عن أبي موسى الأشعري عن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال : " إن الله ليطلع في ليلة النصف من شعبان فيغفر لجميع خلقه إلا لمشرك أو مشاحن " . رواه ابن ماجه

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Artinya: Dari Abu Musa Al-Asy'ari, dari Rasulullah SAW bahwasanya beliau bersabda, "Sesungguhnya Allah melihat pada malam pertengahan Syaban. Maka Dia mengampuni semua makhluk-Nya, kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan." (HR Ibnu Majah dan dinilai hasan oleh Syaikh Al-Albani)

Dalam riwayat lain, Rasulullah SAW bersabda:

ADVERTISEMENT

يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِيْنَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الْآخِرِ، فَيَقُولُ: مَنْ يَدْعُونِي فَاسْتَجِيْبَ لَهُ، وَمَنْ يَسْأَلُنِي فَأَعْطِيَهُ، وَمَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ

Artinya: "Rabb kita Allah SWT turun pada setiap malam ke langit dunia pada sepertiga malam terakhir, seraya berkata: 'Siapa yang berdoa kepada-Ku, maka Aku memperkenankan doanya, siapa yang meminta kepada-Ku, maka Aku memberinya, dan siapa yang memohon ampunan kepada-Ku, maka Aku mengampuninya'." (HR Bukhari dan Muslim)

Kedua hadits di atas dinukil dari buku Memantaskan Diri Menyambut Bulan Ramadhan oleh Abu Maryam Kautsar Amru.

Lantas, seperti apakah doa dan zikir setelah sholat Nisfu Syaban? Berikut bacaan lengkap Arab, latin, dan artinya.

Bacaan Zikir Setelah Sholat Nisfu Syaban

Terdapat beberapa bacaan doa dan zikir setelah sholat Nisfu Syaban. Dinukil dari buku Kalender Harian Ibadah Sunnah susunan Mujahid Nur, buku Ngaji Kuping karya Casudi, dan buku Keagungan Rajab & Sya'ban oleh Abdul Manan bin Haji Muhammad Sobar, berikut bacaan zikir setelah selesai sholat Nisfu Syaban:

1. Membaca Istighfar 70 Kali

Istighfar berikut dibaca sebanyak 70 kali setelah selesai sholat Nisfu Syaban, berikut bacaannya:

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ وَأَسْأَلُهُ التَّوْبَةَ

Arab latin: Astaghfirullaaha wa as-aluhut taubah

Artinya: "Hamba memohon ampun kepada Allah dan hamba meminta kepada-Nya agar diterima tobatku."

2. Membaca Zikir Tahlil 70 Kali

Setelah membaca istighfar di atas, dapat dilanjut dengan membaca zikir Nisfu Syaban berikut sebanyak 70 kali. Berikut bacaannya:

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَلَا نَعْبُدُ إِلَّا إِيَّاهُ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ وَلَوْ كَرِهَ الْمُشْرِكُونَ

Arab latin: La ilaha illallahu wala na'budu illa iyyahu mukhlishina lahuddina walau karihal musyrikun

Artinya: "Tidak ada Tuhan selain Allah dan kami tidak menyembah selain kepada-Nya dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya meskipun orang-orang musyrik membencinya."

Bacaan Doa Setelah Sholat Nisfu Syaban

Selain zikir di atas, umat Islam juga dapat mengamalkan doa setelah selesai melakukan sholat Nisfu Syaban. Doa ini terdapat dalam kitab Maslakul Akhyar karya Syekh Sayyid Utsman bin Yahya.

اللَّهُمَّ يَا ذَا الْمَنِّ وَلَا يُمَنُّ عَلَيْكَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالإِكْرَامِ يَا ذَا الطَّوْلِ وَالإِنْعَامِ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ ظَهْرَ اللَّاجِيْنَ وَجَارَ الْمُسْتَجِيْرِيْنَ وَمَأْمَنَ الْخَائِفِينَ اللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِي عِنْدَكَ فِي أُمّ الكِتَابِ أَشْقِيَاءَ أَوْ مَحْرُومِيْنَ أَوْ مُقَتَرِيْنَ عَلَيَّ فِي الرِزْقِ، فَامْحُ اللَّهُمَّ فِي أُمِّ الْكِتَابِ شَقَّاوَتِيْ وَحِرْمَانِي وَافْتِتَارَ رِزْقِيْ، وَاكْتُبْنِي عِنْدَكَ سُعَدَاءَ مَرْزُوْقِيْنَ مُوَفِّقِيْنَ لِلْخَيْرَاتِ فَإِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ الْحَقُّ فِي كِتَابِكَ الْمُنْزَلِ عَلَى لِسَانِ نَبِيِّكَ الْمُرْسَلِ: يَمْحُو اللَّهُ مَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ أُمُّ الكِتَابِ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Arab latin: Allāhumma yā dzal manni wa lā yumannu 'alaika yā dzal jalāli wal ikrām, yā dzat thauli wal in'ām, lā ilāha illā anta zhahral lājīna wa jāral mustajīrīna, wa ma'manal khā'ifin. Allāhumma in kunta katabtanī 'indaka fii ummil kitābi asyqiyā'a au mahrūmīna au muqattarīna 'alayya fir rizqi, famhullāhumma fii ummil kitābi syaqāwatī, wa hirmānī waqtitāra rizqī, waktubnī 'indaka su'adā'a marzūqīna muwaffaqīna lil khairāt. Fa innaka qulta wa qaulukal haqq fii kitābikal munzali 'ala lisāni nabiyyikal mursali "Yamhullāhu mā yasyā'u wa yutsbitu wa 'indahū ummul kitāb." Wa shallallahu 'alā sayyidinā Muhammadin wa 'alā ālihī wa shahbihi wa sallama, walhamdulillāḥi rabbil 'ālamīn.

Artinya: "Wahai Tuhanku yang maha pemberi, Engkau tidak diberi. Wahai Tuhan pemilik kebesaran dan kemuliaan. Wahai Tuhan pemilik kekayaan dan pemberi nikmat. Tiada Tuhan selain Engkau, kekuatan orang-orang yang meminta pertolongan, lindungan orang-orang yang mencari perlindungan, dan tempat aman orang-orang yang takut. Tuhanku, jika Kau mencatat ku di sisi-Mu pada Lauh Mahfuzh sebagai orang celaka, sial, atau orang yang sempit rezeki, maka hapuskanlah di Lauh Mahfuzh kecelakaan, kesialan, dan kesempitan rezekiku. Catatlah aku di sisi-Mu sebagai orang yang mujur, murah rezeki, dan taufik untuk berbuat kebaikan karena Engkau telah berkata-sementara perkataan-Mu adalah benar-di kitab-Mu yang diturunkan melalui ucapan Rasul utusan-Mu, 'Allah menghapus dan menetapkan apa yang ia kehendaki di sisi-Nya Lauh Mahfuzh.' Semoga Allah memberikan sholawat kepada Sayyidina Muhammad, keluarga, serta sahabatnya. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam."

Doa di atas biasanya menjadi selingan setelah membaca surah Yasin pada malam Nisfu Syaban. Pada malam Nisfu Syaban, surah Yasin biasa dibaca sebanyak tiga kali dengan niat yang berbeda.

Yasin pertama dibaca dengan niat agar dipanjangkan umur dalam ketaatan. Yasin kedua dipanjatkan dengan niat mohon perlindungan dari berbagai musibah. Kemudian, Yasin ketiga diniatkan agar dianugerahi kekayaan hati dan iman Islam sampai akhir hayat.




(kri/kri)
Amalan Nisfu Syaban

Amalan Nisfu Syaban

99 konten
Nisfu Syaban adalah waktu pertengahan bulan Syaban yang jatuh pada 15 Syaban dalam kalender Hijriah. Rasulullah SAW dalam haditsnya menganjurkan muslim untuk memperbanyak ibadah pada momen tersebut.
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads