Doa setelah sholat Magrib menjadi amalan yang dianjurkan untuk mengakhiri ibadah wajib dengan doa dan dzikir. Waktu Magrib termasuk waktu yang utama untuk berdoa.
Doa setelah sholat Magrib dibaca dengan harapan agar Allah SWT menerima ibadah dan memberikan keberkahan dalam kehidupan seorang Muslim.
Bacaan Doa Setelah Sholat Magrib
Dikutip dari buku Amalan Sesudah Shalat Wirid dan Doa Rasulullah Usai Shalat Wajib dan Sunnah karya Ibnu Muhammad Salim, dijelaskan bahwa terdapat sejumlah amalan yang dianjurkan untuk dibaca setelah menunaikan sholat Magrib, salah satunya berupa doa yang diajarkan untuk diamalkan setelah sholat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Latin: Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm
Artinya: Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
Latin: Al-ḥamdu lillāhi rabbil 'ālamīn
Artinya: Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam.
حَمْدًا يُوَافِي نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيدَهُ
Latin: Ḥamdan yuwāfī ni'amahū wa yukāfi'u mazīdah
Artinya: Pujian yang sepadan dengan nikmat-nikmat-Nya dan mencukupi tambahan karunia-Nya.
يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلَالِ وَجْهِكَ وَعَظِيمِ سُلْطَانِكَ
Latin: Yā rabbanā lakal-ḥamdu kamā yanbaghī lijalāli wajhika wa 'aẓīmi sulṭānik
Artinya: Wahai Tuhan kami, bagi-Mu segala puji sebagaimana yang layak bagi keagungan wajah-Mu dan kebesaran kekuasaan-Mu.
اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِينَ
Latin: Allāhumma ṣalli wa sallim 'alā Muḥammadin wa 'alā ālihī wa ṣaḥbihī ajma'īn
Artinya: Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad, keluarga, dan seluruh sahabatnya.
اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ
Latin: Allāhumma innā nas'alukal-'afwa wal-'āfiyata fid-dunyā wal-ākhirah
Artinya: Ya Allah, sesungguhnya kami memohon ampunan dan keselamatan kepada-Mu di dunia dan akhirat.
اللَّهُمَّ أَحْسِنْ عَاقِبَتَنَا فِي الْأُمُورِ كُلِّهَا، وَأَجِرْنَا مِنْ خِزْيِ الدُّنْيَا وَعَذَابِ الْآخِرَةِ
Latin: Allāhumma aḥsin 'āqibatanā fil-umūri kullihā, wa ajirnā min khizyi ad-dunyā wa 'adzābil-ākhirah
Artinya: Ya Allah, perbaikilah akhir urusan kami dalam segala perkara, dan lindungilah kami dari kehinaan dunia serta azab akhirat.
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَخَطَايَانَا كُلَّهَا
Latin: Allāhummaghfir lanā dzunūbanā wa khaṭāyānā kullahā
Artinya: Ya Allah, ampunilah seluruh dosa dan kesalahan kami.
اللَّهُمَّ أَنْعِشْنَا، وَاجْبُرْنَا، وَاهْدِنَا لِصَالِحِ الْأَعْمَالِ وَالْأَخْلَاقِ، إِنَّهُ لَا يَهْدِي لِصَالِحِهَا وَلَا يَصْرِفُ عَنْ سَيِّئِهَا إِلَّا أَنْتَ
Latin: Allāhumma an'isynā wajburnā wahdinā liṣāliḥil-a'māli wal-akhlāq, innahū lā yahdī liṣāliḥihā wa lā yaṣrifu 'an sayyi'ihā illā anta
Artinya: Ya Allah, hidupkanlah kami, cukupkanlah kekurangan kami, dan tunjukilah kami kepada amal dan akhlak yang baik. Sesungguhnya tidak ada yang dapat menunjuki kepada kebaikannya dan menjauhkan dari keburukannya selain Engkau.
اللَّهُمَّ اجْعَلْ خَيْرَ أَعْمَالِنَا أَوَاخِرَهَا، وَخَيْرَ أَعْمَارِنَا خَوَاتِيمَهَا، وَخَيْرَ أَيَّامِنَا يَوْمَ نَلْقَاكَ
Latin: Allāhummaj'al khaira a'mālinā awākhirahā, wa khaira a'mārinā khawātīmahā, wa khaira ayyāminā yauma nalqāka
Artinya: Ya Allah, jadikanlah sebaik-baik amal kami adalah yang terakhir, sebaik-baik umur kami adalah penutupnya, dan sebaik-baik hari kami adalah saat kami berjumpa dengan-Mu.
اللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنَ الْكُفْرِ وَالْفَقْرِ وَعَذَابِ الْقَبْرِ
Latin: Allāhumma innā na'ūdzu bika minal-kufri wal-faqri wa 'adzābil-qabr
Artinya: Ya Allah, sesungguhnya kami berlindung kepada-Mu dari kekufuran, kefakiran, dan azab kubur.
اللَّهُمَّ زَهِّدْنَا فِي الدُّنْيَا، وَرَغِّبْنَا فِي الْآخِرَةِ، وَبَصِّرْنَا بِعُيُوبِ أَنْفُسِنَا
Latin: Allāhumma zahhidnā fid-dunyā, wa raghghibnā fil-ākhirah, wa baṣṣirnā bi'uyūbi anfusinā
Artinya: Ya Allah, jadikanlah kami zuhud terhadap dunia, cinta kepada akhirat, dan mampu melihat aib-aib diri kami sendiri.
اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِعْلَ الْخَيْرَاتِ، وَتَرْكَ الْمُنْكَرَاتِ، وَحُبَّ الْمَسَاكِينِ
Latin: Allāhumma innā nas'aluka fi'lal-khairāt, wa tarkal-munkarāt, wa ḥubbal-masākīn
Artinya: Ya Allah, kami memohon kepada-Mu kemampuan untuk melakukan kebaikan, meninggalkan kemungkaran, dan mencintai orang-orang miskin.
وَإِذَا أَرَدْتَ بِعِبَادِكَ فِتْنَةً فَاقْبِضْنَا إِلَيْكَ غَيْرَ مَفْتُونِينَ
Latin: Wa idzā aradta bi'ibādika fitnatan faqbiḍnā ilaika ghaira maftūnīn
Artinya: Dan apabila Engkau menghendaki cobaan menimpa hamba-hamba-Mu, maka wafatkanlah kami dalam keadaan tidak terkena fitnah itu.
اللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ، وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ أَنْ نُرَدَّ إِلَى أَرْذَلِ الْعُمُرِ
Latin: Allāhumma innā na'ūdzu bika minal-jubni wal-bukhli, wa na'ūdzu bika min an nuradda ilā ardza lil-'umur
Artinya: Ya Allah, kami berlindung kepada-Mu dari sifat pengecut dan kikir, serta dari dikembalikan kepada umur yang paling lemah.
وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الدُّنْيَا، وَنَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ
Latin: Wa na'ūdzu bika min fitnatid-dunyā, wa na'ūdzu bika min 'adzābil-qabr
Artinya: Kami berlindung kepada-Mu dari fitnah dunia dan azab kubur.
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Latin: Rabbanā ātinā fid-dunyā ḥasanah wa fil-ākhirati ḥasanah wa qinā 'adzāban-nār
Artinya: Wahai Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari siksa neraka.
وَصَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
Latin: Wa ṣallallāhu 'alā Muḥammadin wa 'alā ālihī wa ṣaḥbihī wa sallam
Artinya: Semoga Allah melimpahkan shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad, keluarga, dan para sahabatnya.
Dikutip dari buku 24 Jam Hidup dengan Doa dan Amal Harian Rasulullah karya Abu Bakar bin As-Sina, dijelaskan bahwa Rasulullah SAW memiliki kebiasaan berdoa setelah menunaikan sholat Magrib. Dalam riwayat yang bersumber dari Ummi Salamah RA, istri Nabi SAW, disebutkan bahwa setelah sholat Magrib dan melaksanakan sholat sunnah dua rakaat di rumah, Rasulullah SAW memanjatkan doa yang berisi permohonan agar hati senantiasa diteguhkan dalam agama Allah.
يَا مُقَلِّبَ القُلُوبِ ثَبِتُ قُلُوبَنَا عَلَى دِينِكَ
"Wahai Tuhan yang membolak-balik kalbu, teguhkanlah kalbu kami di atas agama-Mu."
Dalam riwayat tersebut, Ummi Salamah RA, menanyakan kepada Rasulullah SAW mengenai kekhawatiran terhadap kondisi hati manusia. Rasulullah SAW kemudian menjelaskan bahwa hati setiap manusia berada dalam kekuasaan Allah SWT. Apabila Allah menghendaki hati seseorang tetap lurus, maka Allah akan meneguhkannya. Sebaliknya, apabila Allah menghendaki, hati tersebut dapat berpaling.
Penjelasan ini menegaskan bahwa doa penting sebagai bentuk permohonan perlindungan dan keteguhan iman, khususnya di waktu malam.
Doa Memohon Perlindungan di Waktu Malam
Berdasarkan buku Panduan Muslim Sesuai Al-Qur'an dan As-Sunnah karya Dr. Abu Zakariya Sutrisno, umat Muslim dianjurkan membaca doa berikut ketika memasuki waktu sore menjelang malam.
أَمْسَيْنَا وَأَمْسَى الْمُلْكُ للهِ، وَالْحَمْدُ للهِ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهَا، وَأَعُوذُبِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِي هَذِهِ اللَّيْلَةِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهَا، رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَسُوءِ الْكِبَرِ، رَبِّ أَعُوذُبِكَ مِنْ عَذَابِ فِي النَّارِ وَعَذَابِ فِي الْقَبْرِ
Latin: Amsainā wa amsal-mulku lillāh, wal-ḥamdu lillāh, lā ilāha illallāhu waḥdahū lā syarīka lah, lahul-mulku wa lahul-ḥamdu wa huwa 'alā kulli syai'in qadīr. Rabbi as'aluka khaira mā fī hādzihil-lailati wa khaira mā ba'dahā, wa a'ūdzu bika min syarri mā fī hādzihil-lailati wa syarri mā ba'dahā. Rabbi a'ūdzu bika minal-kasali wa sū'il-kibar, rabbi a'ūdzu bika min 'adzābin fin-nāri wa 'adzābin fil-qabr.
Artinya: "Kami telah memasuki waktu sore dan kerajaan hanya milik Allah, segala puji hanya milik Allah. Tidak ada llah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dialah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu. Wahai Rabb, aku mohon kepada-Mu kebaikan di malam ini dan kebaikan sesudahnya. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan malam ini dan kejahatan sesudah nya. Wahai Rabb, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan dan kejelekan di hari tua. Wahai Rabb, aku berlindung kepada-Mu dari siksaan di Neraka dan siksaan di kubur." (HR. Muslim 2723)
Selain itu, dapat membaca doa berikut:
اللَّهُمَّ بِكَ أَمْسَيْنَا، وَبِكَ أَصْبَحْنَا، وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوْتُ وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ.
Latin: Allahumma bika amsainā, wa bika aṣbaḥnā, wa bika naḥyā, wa bika namūtu wa ilaikal-maṣīr.
Artinya: Ya Allah, dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu sore dan dengan rahmat dan pertolongan-Mu kami memasuki waktu pagi. Dengan rahmat dan kehendak Mu kami hidup dan dengan rahmat dan kehendak-Mu kami mati. Dan kepada-Mu tempat kembali (bagi semua makhluk)." (HR. Tirmidzi 3391, Abu Dawud 5068, Ibnu Majah 3868. Dishahihkan Albani)
Bacaan Dzikir setelah Sholat Magrib
Berdasarkan buku Hafalan Luar Kepala Bacaan Shalat: Dzikir dan Doa Pilihan, serta Juz 'Amma karya Abdul Kanzul Makhfi, berikut lafaz dzikir yang dianjurkan dibaca setelah sholat Magrib.
Bacaan Dzikir yang Pertama
أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ , اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلامُ وَمِنْكَ السَّلامُ، تَبَارَكْتَ ذَا الْجَلالِ وَالْإِكْرَامِ
Latin: Astaghfirullah astaghfirullah astaghfirullah, Allahumma antas salaam wa minkas salaam, tabaarakta dzal jalaali wal ikraam
Artinya: Aku meminta ampun kepada Allah (3x). Ya Allah, Engkau Pemberi keselamatan, dan dari-Mu keselamatan. Maha Suci Engkau, wahai Tuhan Pemilik keagungan dan kemuliaan."
Bacaan Dzikir yang Kedua
لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَلَا نَعْبُدُ إِلَّا إِيَّاهُ، لَهُ النِّعْمَةُ وَلَهُ الْفَضْلُ وَلَهُ الثَّنَاءُ الْحَسَنُ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ، اللَّهُمَّ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ، وَلَا مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، وَلَا يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ.
Latin: Laa Ilaaha Illallaahu Wahdahuu Laa Syariikalah, Lahul Mulku Wa Lahul Hamdu Wahuwa 'alaa Kulli Syai-in Qadiir. Laa Haula Wa Laa Quwwata Illaa Billaah. Laa Ilaaha Illallaahu Wa Laa Nabudu Illaa Iyyaah Lahun Ni'matu Wa Lahul Fadhlu Wa Lahuts Tsanaa-ul Hasan. Laa Ilaaha Illallaahu Mukhlishiina Lahud Diina Walau Karihal Kaafiruun. Allaahumma Laa Maania Lima A'thaita, Wa Laa Muthiya Limaa Mana'ta, Wa Laa Yanfa'u Dzal Jaddi Minkal Jaddu.
Artinya: "Tidak ada Tuhan yang berhak disembah, kecuali Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya seluruh kerajaan, kepunyaan-Nya pula segala pujian, serta Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tidak ada daya dan kekuatan, kecuali dengan izin Allah. Tidak ada Tuhan yang berhak disembah, kecuali Allah. Kami tidak menyembah, kecuali kepada-Nya. Milik-Nya segala nikmat, milik-Nya segala keutamaan, dan milik-Nya segala sanjungan yang baik. Tidak ada Tuhan yang berhak disembah, kecuali Allah dengan meng-ikhlaskan agama (ketundukan) untuk-Nya, walaupun orang orang kafir benci. Ya Allah, tidak ada yang dapat menghalangi sesuatu yang Engkau berikan, dan tidak ada yang dapat memberi sesuatu yang Engkau halangi, serta tidak bermanfaat bagi orang yang memiliki kekayaan (dari siksaan-Mu) atas kekayaannya."
Membaca tasbih, tahmid dan takbir masing-masing sebanyak 33 kali :
سبحان الله
Subhanallah
Artinya: "Maha Suci Allah"
الحمد لل الله
Alhamdulillah
Artinya: "Segala puji bagi Allah"
الله أكبر
Allahu Akbar
Artinya: "Allah Maha Besar"
Keutamaan membaca tasbih, tahmid, dan takbir setelah sholat sebagai dzikir selaras dengan hadits berikut:
مَنْ سَبَّحَ الله في دبر كُلِّ صَلَاةٍ ثَلاثًا وَثَلاثِينَ وَحَمِدَ اللَّهَ ثَلَاثًا وَثَلَاثِينَ وَكَبَّرَ اللَّهَ ثَلَاثًا وَثَلَاثِينَ قَتْلِكَ تِسْعَةٌ وَتِسْعُونَ وَقَالَ تَمَامَ الْمِائَةِ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ غُفِرَتْ حَطَايَاهُ وَإِنْ كَانَتْ مِثْلَ زَبَدِ الْبَحْرِ
"Siapa yang bertasbih kepada Allah (Subhaanallaah) setiap kali selesai sholat sebanyak 33 kali, memuji Allah (Alhamdulillaah) 33 kali, takbiir kepada Allah (Allaahu akbar) 33 kali maka semuanya berjumlah 99 kali kemudian disempurnakan menjadi 100 dengan mengucapkan: 'Laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariikalah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'alaa kulli syai'in qadiir', maka di-ampuni dosa-dosanya meskipun dosanya sebanyak buih di lautan." (HR. Bukhari, Muslim, dan Abu Dawud)
Selanjutnya membaca:
لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Latin: Laa ilaaha illallaahu waḥdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul ḥamdu wa huwa 'alaa kulli syai-in qadiir.
Artinya: ""Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya seluruh kerajaan dan milik-Nya segala pujian, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu."
Kemudian membaca ayat kursi:
اللَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ، لاَ تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلاَ نَوْمٌ، لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ، مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلاَّ بِإِذْنِهِ، يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ، وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلاَّ بِمَا شَاءَ، وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ، وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا، وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ
Latin: Allāhu lā ilāha illā huwal-ḥayyul-qayyụm, lā ta`khużuhụ sinatuw wa lā na`ụm, lahụ mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, man żallażī yasyfa'u 'indahū illā bi`iżnih, ya'lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuḥīṭụna bisyai`im min 'ilmihī illā bimā syā`, wasi'a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ, wa lā ya`ụduhụ ḥifẓuhumā, wa huwal-'aliyyul-'aẓīm
Artinya: "Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa'at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar."
Dilanjutkan dengan membaca surah Al Ikhlas, Al Falaq, dan An Naas masing-masing dibaca sebanyak tiga kali :
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ اللَّهُ الصَّمَدُ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ
Latin: "Bismillaahirrahmaanirrahiim" qul huwallāhu aḥad allāhuṣ-ṣamad lam yalid wa lam yụlad wa lam yakul lahụ kufuwan aḥad
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ مِن شَرِّ مَا خَلَقَ وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ وَمِن شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ
Latin: "Bismillaahirrahmaanirrahiim" qul a'ụżu birabbil-falaq min syarri mā khalaq wa min syarri gāsiqin iżā waqab wa min syarrin-naffāṡāti fil-'uqad wa min syarri ḥāsidin iżā ḥasad
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ مَلِكِ النَّاسِ إِلَهِ النَّاسِ مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ مِنَ الْجِنَّةِ وَ النَّاسِ
Latin: "Bismillaahirrahmaanirrahiim" qul a'ụżu birabbin-nās malikin-nās ilāhin-nās min syarril-waswāsil-khannās allażī yuwaswisu fī ṣudụrin-nās minal-jinnati wan-nās
Selain itu, anjuran Nabi Muhammad SAW yaitu untuk membaca dzikir ini sebanyak 10 kali:
Dari 'Umaroh bin Syabib As-Saba-iy, dia berkata bahwa Rasulullah bersabda: "Barangsiapa yang mengucapkan:
لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Latin: Lā ilāha illallāhu waḥdahū lā syarīka lah, lahul-mulku wa lahul-ḥamdu yuḥyī wa yumīt, wa huwa 'alā kulli syai'in qadīr.
Artinya: "Tiada tuhan (yang berhak disembah) kecuali Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu baginya. Hanya milik-Nya segala kerajaan. Hanya milik-Nya segala pujian. Dia yang menghidupkan dan Dia yang mematikan. Dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu." 10 kali setelah sholat maghrib, maka Allah akan mengutus para malaikat bersenjata untuk menjaganya dari setan sampai pagi hari. Allah akan menuliskan baginya dengan ucapan tadi 10 kebaikan, menghapuskan darinya 10 kejelekan yang membinasakan, dan (pahala) ucapan tadi setara dengan membebaskan 10 budak yang beriman.
Kemudian dilanjutkan bacaan:
أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ , اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلامُ وَمِنْكَ السَّلامُ، تَبَارَكْتَ ذَا الْجَلالِ وَالْإِكْرَامِ
Latin: Astaghfirullah, astaghfirullah, astaghfirullah, Allahumma antas salaam wa minkas salaam, tabaarakta dzal jalaali wal ikraam
Artinya: "Aku mohon ampunan kepada Allah, aku mohon ampunan kepada Allah, aku mohon ampunan kepada Allah, Ya Allah, engkaulah As-Salam, dan dari-Mu As-Salam, Maha-berkah Engkau, Wahai pemilik keagungan dan kemuliaan."
(inf/inf)












































Komentar Terbanyak
Waketum MUI Soroti Kesepakatan Dagang RI-AS: Ini Perjanjian atau Penjajahan?
Pernyataan Soal Zakat Picu Polemik, Menag Sampaikan Klarifikasi
Bule Protes Suara Tadarusan, Kemenag Tegaskan Aturan Toa Masjid