Peristiwa Isra Miraj bukan hanya tentang perjalanan agung Rasulullah SAW. Dalam peristiwa ini, Malaikat Jibril AS yang mendampingi Nabi Muhammad SAW senantiasa mengagungkan kebesaran Allah SWT.
Mengutip buku Cinta Abadi Rasulullah hingga Hari Kiamat Sebuah Novel Biografi karya Hamzah Utina, sejumlah riwayat menyebutkan bahwa Rasulullah SAW mengalami berbagai peristiwa saat Isra Miraj. Salah satunya adalah kemunculan Jin Ifrit yang mengikuti beliau sambil membawa obor api.
Al-Habib Ahmad bin Novel bin Salin bin Jindan meriwayatkan bahwa ketika Rasulullah SAW dalam perjalanan bersama Malaikat Jibril, beliau melihat Jin Ifrit berusaha mendekat dengan membawa api. Setiap kali Rasulullah SAW menoleh, Jin Ifrit tersebut selalu berada di hadapannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menyaksikan kondisi itu, Malaikat Jibril berkata kepada Rasulullah SAW, "Maukah engkau aku ajarkan suatu kalimat, apabila engkau mengucapkannya maka akan padam apinya dan dia akan jatuh tersungkur pada wajahnya?"
Rasulullah SAW pun menjawab, "Ajarkan aku wahai Jibril."
Setelah itu, Malaikat Jibril mengajarkan sebuah doa kepada Rasulullah SAW.
Doa Malaikat Jibril Saat Isra Miraj
Berikut adalah bacaan doa Malaikat Jibril saat Isra Miraj merujuk pada situs resmi Nahdlatul Ulama.
أَعُوذُ بِوَجْهِ اللَّهِ الْكَرِيمِ، وَبِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ الَّتِي لَا يُجَاوِزُهُنَّ بَرٌّ وَلَا فَاجِرٌ مِنْ شَرِّ مَا يَنْزِلُ مِنَ السَّمَاءِ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَعْرُجُ فِيهَا. وَمِنْ شَرِّ مَا ذَرَأَ فِي الْأَرْضِ، وَمِنْ شَرِّ مَا يَخْرُجُ مِنْهَا، وَمِنْ شَرِّ فِتَنِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ، وَمِنْ شَرِّ طَوَارِقِ اللَّيْلِ، وَمِنْ شَرِّ كُلِّ طَارِقٍ إِلَّا طَارِقًا يَطْرُقُ بِخَيْرٍ يَا رَحْمَنُ.
A'ûdzu biwajhillâhil karîm, wabikalimâtillâhit-tâmmâtil-latî lâ yujâwizuhunnâ barrun wa fâjirun, min syarri mâ yanzilu minas-samâ'i, wa min syarri ma ya'ruju fîhâ, wa min syarri mâ dzara'a fil-ardhi, wamin syarri ma yakhruju minhâ, wa min syarri fitanil-laili wan-nahâri, wamin syarri thawâriqil-laili, wamin syarri kulli thârinin illâ thâriqan yathruqu bi khairin, yâ rahmân.
Artinya: "Aku berlindung dengan dzat Allah yang maha mulia, dengan kalimat-kalimat-Nya yang sempurna, yang tidak ada orang baik dan juga orang durhaka yang melampuainya, dari keburukan yang turun dari langit dan keburukan apa pun yang naik ke langit; dari keburukan apa saja yang masuk ke bumi dan keburukan apa saja yang keluar dari bumi; dari keburukan fitnah-fitnah siang dan malam; dari keburukan petaka-petaka malam; dari keburukan setiap petaka yang datang, kecuali petaka yang datang membawa kebaikan, wahai Zat yang maha penyayang."
Makna Doa Malaikat Jibril Saat Isra Miraj bagi Umat Islam
Berdasarkan bacaan doa di atas, doa Malaikat Jibril saat Isra Miraj berisi permohonan perlindungan kepada Allah SWT dari berbagai keburukan, seperti gangguan jin, fitnah siang dan malam, serta bahaya yang datang tiba-tiba.
Doa ini menjadi cara seorang muslim meminta penjagaan dari gangguan yang tidak terlihat oleh mata, termasuk makhluk halus.
Dengan membaca doa tersebut, umat Islam diingatkan bahwa manusia adalah makhluk yang lemah. Perlindungan sejati hanya bisa didapatkan dengan berserah diri sepenuhnya kepada Allah SWT.
Sikap berserah diri atau tawakal ini sejalan dengan firman Allah SWT dalam surah At-Talaq ayat 3,
وَّيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُۗ وَمَنْ يَّتَوَكَّلْ عَلَى اللّٰهِ فَهُوَ حَسْبُهٗ ۗاِنَّ اللّٰهَ بَالِغُ اَمْرِهٖۗ قَدْ جَعَلَ اللّٰهُ لِكُلِّ شَيْءٍ قَدْرًا
Artinya: "Dan menganugerahkan kepadanya rezeki dari arah yang tidak dia duga. Siapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)-nya. Sesungguhnya Allahlah yang menuntaskan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah membuat ketentuan bagi setiap sesuatu."
(kri/kri)












































Komentar Terbanyak
Dubes Saudi: Serangan Iran ke Negara Teluk Berdampak pada Solidaritas Umat Islam
Mengenang Thessaloniki, Kota Muslim di Yunani yang Hilang
Kisah Wanita Pemberani 'Sang Perisai Rasulullah' di Perang Uhud