Bacaan Doa Malam 27 Rajab Arab, Latin, dan Artinya

Bacaan Doa Malam 27 Rajab Arab, Latin, dan Artinya

Salsa Dila Fitria Oktavianti - detikHikmah
Rabu, 14 Jan 2026 17:45 WIB
Bacaan Doa Malam 27 Rajab Arab, Latin, dan Artinya
Foto: Masjid Pogung Dalangan/Unsplash
Jakarta -

Malam 27 Rajab merupakan bagian dari bulan Rajab, salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam. Dalam kalender Hijriah, 27 Rajab 1447 H bertepatan dengan Jumat, 16 Januari 2026. Tanggal ini dikenal sebagai malam peringatan peristiwa Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW, yaitu perjalanan agung Rasulullah SAW yang di dalamnya terdapat perintah sholat lima waktu bagi umat Islam.

Dikutip dari buku Koreksi Doa dan Zikir antara yang Sunnah dan Bid'ah karya Bakr bin Abdullah Abu Zaid, pada malam 27 Rajab dianjurkan untuk diisi dengan doa dan dzikir sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT.

Kumpulan Doa Malam 27 Rajab

Malam 27 Rajab dikenal sebagai salah satu malam istimewa dalam bulan Rajab karena bertepatan dengan peristiwa Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW. Pada malam ini, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa dan munajat kepada Allah SWT.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikutip dari buku 71 Doa Harian: Disertai Doa-doa Ibadah Lengkap karya KH. M. Yusuf Chudlori dan buku Mafatih Al Jinan Jilid 2 Bahasa Indonesia: Bahasa Indonesia oleh Syaikh Abbas Al Qummi, berikut beberapa doa yang dianjurkan untuk dibaca pada malam 27 Rajab.

Doa Pertama

اللَّهُمَّ بِمُشَاهَدَةِ أَسْرَارِ الْمُحِيِّينَ وَبِالْخَلْوَةِ الَّتِي خَصَّصْتَ بِهَا سَيِّدَ الْمُرْسَلِينَ حِيْنَ أَسْرَيْتَ بِهِ لَيْلَةَ السَّابِعِ وَالْعِشْرِينَ أنْ تَرْحَمَ قَلْبِي الْحَزِيْنَ وَتُجِيبَ دَعْوَتِي يَا أَكْرَمَ الْأَكْرَمِينَ.

ADVERTISEMENT

Latin: Allāhumma bi musyāhadati asrāril-muhibbīna wa bil-khalwatil-latī khashshashta bihā sayyidal-mursalīna ḥīna asraita bihī lailatas-sābi'i wal-'isyrīna an tarḥama qalbiyal-ḥazīna wa tujība da'watī yā akramal-akramīn.

Artinya: "Ya Allah, dengan kesaksian rahasia-rahasia para pecinta-Mu dan dengan khalwat yang Engkau khususkan bagi pemimpin para rasul ketika Engkau Isra'-kan dia pada malam 27 Rajab, aku memohon agar Engkau merahmati hatiku yang sedih dan mengabulkan doaku, wahai Zat Yang Maha Pemurah dari segala yang pemurah."

Doa Kedua

Dinukil dalam buku Mafatih al-Jinan Jilid 2 Bahasa Indonesia karya Syaikh Abbas al-Qummi, yang bersumber dari kitab al-Iqbal dan sebagian naskah al-Mishbah, disebutkan bahwa disunahkan membaca doa berikut pada malam 27 Rajab. Doa ini juga dikenal sebagai salah satu doa utama bulan Rajab.

يَا مَنْ أَمَرَ بِالْعَفْوِ وَ التَّجَاوُزِ وَ ضَمَّنَ نَفْسَهُ الْعَفْوَ وَالتَّجَاوُنَ، يَا مَنْ عَفَا وَتَجَاوَزَاعْفُ عَنِّي وَتَجَاوَزْ يَا كَرِيمُ اللَّهُمَّ وَقَدْ أَكْدَى الطَّلَبُ وَأَعْيَتِ الْحَيْلَةُ وَالْمَذْهَبُ وَدَرَسَتِ الآمَالُ وَ انْقَطَعَ الرَّجَاءُ إِلَّا مِنْكَ وَحْدَكَ لَا شَرِيكَ لَكَ اللَّهُمَّ إِنِّي أَجِدُ سُبُلَ الْمَطَالِبِ إِلَيْكَ مُشْرَعَةً وَ مَنَاهِلَ الرَّجَاءِ لَدَيْكَ مُتْرَعَةٌ وَ أَبْوَابَ الدُّعَاءِ لِمَنْ دَعَاكَ مُفَتَّحَةً وَ الإسْتِعَانَةَ لِمَنِ اسْتَعَانَ بِكَ مُبَاحَةً، وَ أَعْلَمُ أَنَّكَ لِدَاعِيْكَ بِمَوْضِعِ إِجَابَةٍ وَلِلصَّارِخِ إِلَيْكَبِمَرْصَدِ إِغَاثَةٍ وَ أَنَّ فِي اللَّهْفِ إِلَى جُوْدِكَ وَ الضَّمَانِ بِعِدَتِكَ عِوَضًا مِنْ مَنْعِ الْبَاخِلِينَ وَ مَنْدُوْحَةً عَمَّا فِي أَيْدِي الْمُسْتَأْخِرِينَ وَ أَنَّكَ لا تَحْتَجِبُ عَنْ خَلْقِكَ إِلَّا أَنْ تَحْجُبَهُمُ الأَعْمَالُ دُونَكَ، وَقَدْ عَلِمْتُ أَنَّ أَفْضَلَ زَادِ الرَّاحِلِ إِلَيْكَ عَزْمُ إِرَادَةٍ يَخْتَارُكَ بِهَا وَقَدْ نَا جَاكَ بِعَزْمِ الْإِرَادَةِ قَلْيَ، وَأَسْأَلُكَ بكل دَعْوَةٍ دَعَاكَ بِهَا رَاجِ بَلَّغْتَهُ أَمَلَهُ، أَوْ صَارخ إِلَيْكَ أَغَيْتَ صَرْخَتَهُ، أَوْ مَلْهُوفٌ مَكْرُوبٌ فَرَّجْتَ كَرْبَهُ، أَوْ مُذْنِبٌ خَاطِئَ غَفَرْتَ لَهُ، أَوْ مُعَافَى أَتْمَمْتَ نِعْمَتَكَ عَلَيْهِ، أَوْ فَقِيرُ أَهْدَيْتَ غِنَاكَ إِلَيْهِ، وَلِتِلْكَ الدَّعْوَةِ عَلَيْكَ حَقٌّ وَ ورة ورة عِنْدَكَ مَنْزِلَةً إِلَّا صَلَّيْتَ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ وَقَضَيْتَ حَوَائِي حَوَائِجَ الدُّنْيَا وَ الْآخِرَةِ وَهَذَا رَجَبُّ الْمُرَجَّبُ الْمُكَرَّمُ الَّذِي أَكْرَمْتَنَا بِهِ، أَوَّلُ أَشْهُرِ الْخُرُ مِ أَكْرَمْتَنَابِهِ مِنْ بَيْنِ الْأُمَمِيَا ذَا الْجُودِ وَالكَرَمِ فَنَسْأَلُكَ بِهِ وَبِاسْمِكَ الأَعْظَمِ الْأَعْظَمِ الْأَعْظَمِ الْأَجَلِ الْأَكْرَمِ الَّذِي خَلَقْتَهُ فَاسْتَقَرَّ فِي ظِلِكَ فَلَا يَخْرُجُ مِنْكَ إِلَى غَيْرِكَ أَنْ تُصَلِّي عَلَى مُحَمَّدٍ وَ أَهْلِ بَيْتِهِ الطَّاهِرِينَ وَتَجْعَلَنَا مِنَ الْعَامِلِينَ فِيْهِ بِطَاعَتِكَ وَ الْآمِلِينَ فِيهِ بِشَفَاعَتِكَ اللَّهُمَّ وَاهْدِنَا إِلَى سَوَاءِ السَّبِيْلِ وَ اجْعَلْ مَقِيلَنَا عِنْدَكَ خَيْرٌ مقيل فِي ظِلَّ ظَلِيْلٍ فَإِنَّكَ حَسْبُنَا وَنِعْمَ الْوَكِيلُ وَ السَّلَامُ عَلَى عِبَادِهِ الْمُصْطَفَيْنَ وَصَلَوَاتُهُ (صَلَاتُهُ عَلَيْهِمْ أَجْمَعِينَ اللَّهُمَّ وَبَارِكْ لَنَا فِي يَوْمِنَا هَذَا الَّذِي فَضَّلْتَهُ وَ بِكَرَامَتِكَ جَلَلْتَهُ وَ بِالْمَنْزِلِ الْعَظِيمِ الْأَعْلَى أَنزَلْتَهُ، صَلِّ عَلَى مَنْ فِيهِ إِلَى عِبَادِكَ أَرْسَلْتَهُ وَ بِالْمَحَلِ الْكَرِيمِ أَحلَلْتَهُ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَيْهِ صَلَاةً دَائِمَةً تَكُوْنُ لَكَ شُكْرًا وَلَنَا ذُخْرًا وَاجْعَلْ لَنَا مِنْ أَمْرِ نَا يُسْرُ وَ اخْتِمْ لَنَا بِالسَّعَادَةِ إِلَى مُنْتَهَى أَجَالِنَا وَقَدْقَبِلْتَ الْيَسِيرَ مِنْ أَعْمَالِنَا وَ بَلَّغْتَنَا بِرَحْمَتِكَ أَفْضَلَ آمَا لِنَا، إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، وَصَلَّىاللَّهُ عَلَىٰ مُحَمَّدٍ وَآلِهِ وَسَلَّمْ

Latin: Yā man amara bil-'afwi wat-tajāwuz, wa ḍammina nafsahul-'afwa wat-tajāwuz. Yā man 'afā wa tajāwaz, i'fu 'annī wa tajāwaz yā karīm. Allāhumma wa qad akdāṭ-ṭalabu wa a'yat-il-ḥīlah, wa darasatil-āmāl, wan-qaṭa'ar-rajā'u illā minka waḥdaka lā syarīka laka. Allāhumma innī ajidu subulal-maṭālibi ilaika musyra'ah, wa manāhilar-rajā'i ladaika mutra'ah, wa abwābad-du'ā'i liman da'āka mufattaḥah. Wa as'aluka bikulli da'watin da'āka bihā rājin ballaghtahu amalahu, aw ṣārikhin ilaika aghaṡta ṣarkhatahu, aw malhūfin makrūbin farrajta karbahu, aw mudznibin khāṭi'in ghafarta lahu. Allāhumma ṣalli 'alā Muḥammadin wa āli Muḥammad, waqḍi ḥawā'ijī ḥawā'ijad-dunyā wal-ākhirah. Wa hādzā Rajabul-murajjabul-mukarram alladzī akramtanā bih. Fa-as'aluka bihi wa bismikal-a'ẓamil-a'ẓamil-ajallil-akram. An tuṣalliya 'alā Muḥammadin wa ahli baitihith-ṭāhirīn, wa taj'alanā minal-'āmilīna fīhi biṭā'atika, wal-āmilīna fīhi bisyafā'atika. Innaka 'alā kulli syai'in qadīr. Wa ṣallallāhu 'alā Muḥammadin wa ālihi wa sallam.

Artinya: Wahai Zat yang memerintahkan untuk memberi maaf dan ampunan. Dia pastikan untuk memaafkan dan mengampuni! Wahai Yang memaafkan dan mengampuni! Maafkan dan ampunilah aku wahai Yang Mahamulia!. Ya Allahl Gairahku untuk memohon telah padam. Tiada jalan keluar! Cita-cita telah pupus! Semua harapan telah putus kecuali Engkau Yang Maha Esa dan tiada sekutu bagi-Mu. Ya Allah! Aku saksikan jalan-jalan menuju-Mu terbuka lebar, mata air harapan mengucur deras di sisi-Mu pintu-pintu doa bagi penyeru-Mu terbuka, pertolongan-Mu selalu tersedia, Aku yakin! Engkau kabulkan pinta orang yang menyeru-Mu! Engkau tolong orang yang merintih di haribaan-Mul Sungguh merintih kepada kedermawanan dan janji pasti-Mu akan menuai hasil! (Merintih kepada) orang-orang kikir dan orang-orang kaya akan kecewal Aku yakin Engkau tak berjarak dengan makhluk Mur Namun makhlukmu-Mu yang mengambil jarak dan menghalangi dirinya dari-Mu! Aku yakin orang yang menuju-Mu memiliki kemauan kuat! Karenanya, aku memilih-Mu, hatiku menyeru-Mu dengan kemauan yang kuat! Aku memohon kepada-Mu demi doa setiap pengharap-kepada cita-citanya. (demi doa) setiap penyeru-Mu yang telah dengarkan rintihannya. (demi doa( yang tertimpa kesusahan yang telah Kausirnakan kesusahannya, (demi doa) setiap orang berdosa yang bersalah yang telah Kauampuni dosanya, (demi doa) orang-orang sehat yang telah Kausempurnakan karunia-Mu atas mereka, atau (demi doa) orang fakir yang telah Kauhadiahkan kepadanya, kekayaan-Mu sedangkan doa itu memiliki hak atas-Mu dan kedudukan di sisi Mu agar shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, serta seluruh keperluanku: keperluan dunia dan akhirat, Ini adalah bulan Rajab yang agung dan mulia yang telah Kaumuliakan kami dengannya dan bulan pertama dari bulan-bulan haram yang telah Kaumuliakan kami dengannya di antara umat-umat yang lain Wahai Pemilik kedermawanan dan kemuliaan, deminya kami memohon kepada-Mu dan demi asma-Mu yang teragung. tertinggi nan termulia yang telah Kauciptakan lalu bersemayam di naungan-Mu dan tak 'kan keluar dari sisi-Mu kepada selain-Mu agar Kaulimpahkan shalawat kepada Muhammad dan Ahlulbaitnya yang suci dan menjadikan kami orang-orang yang menaati-Mu dan mengharapkan syafaat-Mu pada bulan ini. Ya Allah, tunjukkanlah kami ke jalan yang lurus dan jadikanlah tempat kembali kami di sisi-Mu sebaik-baik tempat kembali di bawah naungan (rahmat-Mu) yang abadi, karena Engkau adalah cukup bagi kami dan sebaik-baik wakil. Salam sejahtera semoga selalu terlimpahkan atas hamba-hamba-Nya yang terpilih dan shalawatnya atas mereka semua. Ya Allah, berkahilah hari kami yang telah Kauutamakan ini, telah Kauagungkan dengan kemuliaan-Mu. dan telah Kautempatkan di tempat yang agung nan tinggi. anugerahkanlah shalawat kepada orang yang telah Kauutus kepada hamba-hamba-Mu dan Kautempatkan di tempat yang mulia. Ya Allah, anugerahkanlah shalawat kepadanya sebagai shalawat abadi yang menjadi rasa syukur bagi-Mu dan simpanan bagi kami, permudahlah urusan kami dan tutuplah umur kami dengan kebahagiaan: sedangkan Engkau rela menerima amal kami yang sedikit dan dengan rahmat-Mu telah menyampaikan kami kepada cita-cita kami yang terbaik. Sesungguhnya Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu. Semoga Allah selalu menganugerahkan shalawat dan kesejahteraan atas Muhammad dan keluarganya.

Dalam buku tersebut dijelaskan bahwa Imam Musa bin Ja'far AS membaca doa ini ketika beliau dibawa menuju Baghdad. Peristiwa itu terjadi pada tanggal 27 Rajab, dan doa tersebut termasuk simpanan doa-doa khusus bulan Rajab.

Doa Ketiga

Masih dalam sumber buku yang sama, Sayid Ibnu Thawus RA dalam kitab al-Iqbal juga menyebutkan doa berikut untuk dibaca pada malam ke-27 bulan Rajab, sebagaimana diriwayatkan oleh Kaf'ami:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِالنَّجْلِ العَظِيمُ

Latin: Allāhumma innī as'aluka bin-najlil-'aẓīm.
Artinya: Ya Allah, aku memohon kepada-Mu keturunan yang mulia.

Doa ini termasuk dalam rangkaian amalan malam 27 Rajab yang dianjurkan kepada Allah SWT.

Doa Harian Bulan Rajab

Masih bersumber dari rujukan yang sama, berikut salah satu doa harian yang dapat diamalkan sepanjang bulan Rajab tanpa terikat pada waktu atau tanggal tertentu.

يَا مَنْ يَمْلِكُ حَوَائِجَ السَّائِلِينَ وَ يَعْلَمُ ضَمِيرَ الصَّامِتِينَ، لِكُلِّ مَسْأَلَةٍ مِنْكَ سَمْعُ حَاضِرو جَوَابُ عَتِيدُ اللَّهُمَّ وَمَوَاعِيْدُكَ الصَّادِقَةُ وَأَيَا دِيْكَ الْفَاضِلَةُ وَرَحْمَتُكَ الْوَاسِعَةُ، فَأَسْأَلُكَ ورة أَنْ تُصَلِّي عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ، وَأَنْ تَقْضِيَ حَوَانجي لِلدُّنْيَا وَ الْآخِرَةِ، إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Latin: Yā man yamliku ḥawāʾijal sāʾilīn, wa yaʿlamu ḍamīras ṣāmitīn, likulli masʾalatin minka samʿun ḥāḍirun wa jawābun ʿatīd. Allāhumma wa mawāʿīdukaṣ ṣādiqah, wa ayādīkal fāḍilah, wa raḥmatukal wāsiʿah. Fa-asʾaluka an tuṣalliya ʿalā Muḥammadin wa āli Muḥammad, wa an taqḍiya ḥawāʾijī lid-dunyā wal-ākhirah, innaka ʿalā kulli shayʾin qadīr.

Artinya: Wahai Yang mengabulkan segala kebutuhan orang-orang yang memohon. Wahal Yang Tahu kata hati orang-orang yang diam. Engkau selalu mendengar dan menjawab setiap permohonan. Ya Allah! Janji-Mu benar. Karunia-Mu melimpah. Rahmat-Mu luas. Maka. aku memohon-Mu agar. menganugerahkan shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad a a kebutuhanku di dunia dan akhirat. Sesungguhnya Engkau Mahamampu atas segala sesuatu.




(lus/lus)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads