Doa Tahiyat Akhir Sesuai Sunnah: Arab, Latin dan Artinya

Doa Tahiyat Akhir Sesuai Sunnah: Arab, Latin dan Artinya

Hanif Hawari - detikHikmah
Sabtu, 06 Sep 2025 16:00 WIB
Doa Tahiyat Akhir Sesuai Sunnah: Arab, Latin dan Artinya
Ilustrasi tahiyat akhir (Foto: Istock/rudi_suardi)
Jakarta -

Tahiyat akhir merupakan salah satu rukun salat yang wajib dibaca sebelum salam. Memahaminya akan membuat salat kita terasa lebih khusyuk.

Dalam buku Kitab Lengkap Panduan Shalat, M. Khalilurrahman Al-Mahfani dkk menjelaskan bahwa bacaan ini mencakup tahiyat (penghormatan), sholawat untuk Nabi Muhammad SAW, dan syahadatain (dua kalimat syahadat).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Doa Tahiyat Akhir Lengkap

Bacaan tahiyat akhir yang sering kita lafalkan adalah gabungan dari beberapa kalimat yang memiliki makna mendalam. Mengutip buku Pedoman dan Tuntunan Shalat Lengkap karya Abdul Kadir Nuhuyanan dkk, inilah bacaan lengkapnya.

Bacaan Tahiyat

Ø§Ų„ØĒŲŽŲ‘Ø­ŲŲŠŲŽŲ‘Ø§ØĒŲ Ø§Ų„Ų’Ų…ŲØ¨ŲŽØ§ØąŲŽŲƒŲŽØ§ØĒŲ Ø§Ų„ØĩŲŽŲ‘Ų„ŲŽŲˆŲŽØ§ØĒŲ Ø§Ų„ØˇŲŽŲ‘ŲŠŲŲ‘Ø¨ŲŽØ§ØĒŲ ؐ؄؄؇ؐ ، Ø§Ų„ØŗŲŽŲ‘Ų„Ø§ŲŽŲ…Ų ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’ŲƒŲŽ ØŖŲŽŲŠŲŲ‘Ų‡ŲŽØ§ Ø§Ų„Ų†ŲŽŲ‘Ø¨ŲŲŠŲŲ‘ ŲˆŲŽØąŲŽØ­Ų’Ų…ŲŽØŠŲ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ŲˆŲŽØ¨ŲŽØąŲŽŲƒØ§ŲŽØĒŲŲ‡Ų Ø§Ų„ØŗŲŽŲ‘Ų„Ø§ŲŽŲ…Ų ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų†ŲŽØ§ ŲˆŲŽØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ ØšŲØ¨ŲŽØ§Ø¯Ų Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų Ø§Ų„ØĩŲŽŲ‘Ø§Ų„ŲØ­ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ . ØŖŲŽØ´Ų’Ų‡ŲŽØ¯Ų ØŖŲŽŲ†Ų’ Ų„Ø§ŲŽ ØĨŲŲ„ŲŽŲ‡ŲŽ ØĨŲŲ„Ø§ŲŽŲ‘ Ø§Ų„Ų„Ų‡ ŲˆŲŽØŖŲŽØ´Ų’Ų‡ŲŽØ¯Ų ØŖŲŽŲ†ŲŽŲ‘ Ų…ŲØ­ŲŽŲ…ŲŽŲ‘Ø¯Ų‹Ø§ ØąŲŽØŗŲŲˆŲ’Ų„Ų Ø§Ų„Ų„Ų‡

ADVERTISEMENT

Latin: Attahiyyaatul mubaarakaatush-shalawaatuth-thayyibatulillaah, Assalaamu'alaika ayyuhannabiyyu warahmatullaahi wabarakaatuh, Assalaamu'alainaa wa'alaa 'ibaadillaahish-shaalihiin. Asyhadu allaa ilaaha illallaah, Waasyhadu anna Muhammadarrasuulullaah.

Artinya: "Segala kehormatan, keberkahan, kebahagiaan dan kebaikan bagi Allah, salam, rahmat, dan berkahNya kupanjatkan kepadamu wahai Nabi (Muhammad). Salam keselamatan semoga tetap untuk kami seluruh hamba yang saleh-saleh. Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah. dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah."

Bacaan Sholawat Ibrahimiyah

Ø§ŲŽŲ„ŲŽŲ‘Ų„Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ ØĩŲŽŲ„ŲŲ‘ ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠ Ų…ŲØ­ŲŽŲ…Ų‘Ø¯Ų’ ŲˆØšŲ„Ų‰ Øĸ؄ؐ Ų…ŲØ­ŲŽŲ…ŲŽŲ‘Ø¯ ŲƒŲŽŲ…ŲŽØ§ ØĩŲŽŲ„ŲŽŲ‘ŲŠŲ’ØĒŲŽ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ ØĨŲØ¨Ų’ØąŲŽØ§Ų‡ŲŲŠŲ’Ų…ŲŽ ŲˆŲŽØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ Øĸ؄ؐ ØĨŲØ¨Ų’ØąŲŽØ§Ų‡ŲŲŠŲ’Ų…ŲŽ ŲˆŲŽØ¨ŲŽØ§ØąŲŲƒŲ’ ØšŲŽŲ„ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠ Ų…ŲØ­ŲŽŲ…ŲŽŲ‘Ø¯Ų ŲˆŲŽØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ Øĸ؄ؐ Ų…ŲØ­ŲŽŲ…ŲŽŲ‘Ø¯Ų ŲƒŲŽŲ…ŲŽØ§ Ø¨ŲŽØ§ØąŲŽŲƒŲ’ØĒŲŽ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ ØĨŲØ¨Ų’ØąŲŽØ§Ų‡ŲŲŠŲ’Ų…ŲŽ ŲˆŲŽØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ Øĸ؄ؐ ØĨŲØ¨Ų’ØąŲŽØ§Ų‡ŲŲŠŲ’Ų…ŲŽ ŲŲŲŠŲ’ Ø§Ų„Ų’ØšŲŽØ§Ų„ŲŽŲ…ŲŲŠŲ’Ų†ŲŽ ØĨŲŲ†ŲŽŲ‘ŲƒŲŽ Ø­ŲŽŲ…ŲŲŠŲ’Ø¯ŲŒ Ų…ŲŽØŦŲŲŠŲ’Ø¯

Latin: Allahhumma shalli 'alaa Muhammad wa 'alaa aali Muhammad, kamaa shallaita 'alaa Ibraahim, wa 'alaa aali Ibraahim. Wabaarik 'alaa Muhammad, wa 'alaa aali Muhammad, kamaa baarakta 'alaa Ibraahim, wa 'alaa aali Ibraahim, fil 'aalamiina innaka hamiidummajiid.

Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad. Sebagaimana pernah Engkau beri rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Dan limpahkanlah berkah atas Nabi Muhammad beserta para keluarganya. Sebagaimana Engkau memberi berkah kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia di seluruh alam."

Doa Setelah Tahiyat Akhir agar Terhindar dari Fitnah Dajjal

Setelah membaca tahiyat akhir dan salawat, sangat dianjurkan untuk melanjutkan dengan doa perlindungan, terutama dari fitnah Dajjal. Doa ini dapat menjadi tameng bagi kita dari berbagai cobaan hidup.

Ø§ŲŽŲ„Ų’Ų„ŲŽŲ‘Ų‡ŲŲ…ŲŽŲ‘ ØĨŲŲ†ŲŲ‘ŲŠŲ’ ØŖŲŽØšŲŲˆŲ’Ø°ŲØ¨ŲŲƒŲŽ ؅ؐ؆ؒ ØšŲŽØ°ŲŽØ§Ø¨Ų ØŦŲŽŲ‡ŲŽŲ†ŲŽŲ‘Ų…ŲŽ ŲˆŲŽŲ…ŲŲ†Ų’ ØšŲŽØ°ŲŽØ§Ø¨Ų Ø§Ų„Ų‚ŲŽØ¨Ų’ØąŲ ŲˆŲŽŲ…ŲŲ†Ų’ ؁ؐØĒŲ’Ų†ŲŽØŠŲ Ø§Ų„Ų…ŲŽØ­Ų’ŲŠŲŽØ§ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų…ŲŽŲ…ŲŽØ§ØĒؐ ŲˆŲŽŲ…ŲŲ†Ų’ Ø´ŲŽØąŲŲ‘ ؁ؐØĒŲ’Ų†ŲŽØŠŲ Ø§Ų„Ų…ŲŽØŗŲŲŠŲ’Ø­Ų Ø§Ų„Ø¯ŲŽŲ‘ØŦŲŽŲ‘Ø§Ų„Ų

Latin: Allaahumma innii a'uudzubika min 'adzaabi jahannama wamin 'adzaabil qabri wamin fitnatil mahyaa wamamaati wamin Syarrifitnatil masiihid dajjaali.

Artinya: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari siksa api neraka Jahanam dan siksa kubur, serta dari fitnah kehidupan dan kematian, dan dari kejahatan fitnahnya Dajjal."

Posisi Tangan Saat Tahiyat Akhir

Ų€ ØšŲŽŲ†Ų Ø§Ø¨Ų’Ų†Ų ØšŲŲ…ŲŽØąŲŽ ØąŲŽØļŲŲŠŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ØšŲŽŲ†Ų’Ų‡ŲŲ…ŲŽØ§ ØŖŲŽŲ†ŲŽŲ‘ ØąŲŽØŗŲŲˆŲ„ŲŽ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ØĩŲŽŲ„ŲŽŲ‘Ų‰ Ø§Ų„Ų„Ų‡Ų ØšŲŽŲ„ŲŽŲŠŲ’Ų‡Ų ŲˆŲŽØŗŲŽŲ„ŲŽŲ‘Ų…ŲŽ ŲƒŲŽØ§Ų†ŲŽ ØĨØ°ŲŽØ§ Ų‚ŲŽØšŲŽØ¯ŲŽ ؄ؐ؄ØĒŲŽŲ‘Ø´ŲŽŲ‡ŲŲ‘Ø¯Ų ŲˆŲŽØļŲŽØšŲŽ ŲŠŲŽØ¯ŲŽŲ‡Ų Ø§Ų„Ų’ŲŠŲØŗŲ’ØąŲŽŲ‰ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ ØąŲŲƒŲ’Ø¨ŲŽØĒؐ؇ؐ Ø§Ų„Ų’ŲŠŲØŗŲ’ØąŲŽŲ‰ØŒ ŲˆŲŽØ§Ų„Ų’ŲŠŲŲ…Ų’Ų†ŲŽŲ‰ ØšŲŽŲ„ŲŽŲ‰ Ø§Ų„Ų’ŲŠŲŲ…Ų’Ų†ŲŽŲ‰ ŲˆŲŽØšŲŽŲ‚ŲŽØ¯ŲŽ ØĢŲŽŲ„Ø§ŲŽØĢŲŽØŠŲ‹ ŲˆŲŽØŽŲŽŲ…Ų’ØŗŲŲŠŲ’Ų†ŲŽØŒ ŲˆŲŽØŖŲŽØ´ŲŽØ§ØąŲŽ Ø¨ŲØĨØĩŲ’Ø¨ŲŽØšŲŲ‡Ų Ø§Ų„ØŗŲŽŲ‘Ø¨ŲŽŲ‘Ø§Ø¨ŲŽØŠŲ. ØąŲŽŲˆŲŽØ§Ų‡Ų Ų…ŲØŗŲ’Ų„Ų…ŲŒ.

ŲˆŲŽŲŲŠ ØąŲŲˆŲŽØ§ŲŠŲŽØŠŲ Ų„ŲŽŲ‡Ų: ŲˆŲŽŲ‚ŲŽØ¨ŲŽØļŲŽ ØŖŲŽØĩŲŽØ§Ø¨ŲØšŲŽŲ‡Ų ŲƒŲŲ„ŲŽŲ‘Ų‡ŲŽØ§ØŒ ŲˆØŖŲŽØ´ŲŽØ§ØąŲŽ Ø¨ŲØ§Ų„Ų‘ØĒؐ؊ ØĒŲŽŲ„ŲŲŠ Ø§Ų„ØĨØ¨Ų’Ų‡ŲŽØ§Ų…ŲŽ.

Dari Ibnu 'Umar RA, Rasulullah SAW apabila duduk untuk tasyahud, beliau meletakkan tangannya yang kiri di atas lututnya yang kiri dan tangannya yang kanan di atas lututnya yang kanan, beliau membuat genggaman lima puluh tiga, dan beliau menunjuk dengan jari telunjuknya. (HR. Muslim)

Posisi Duduk Tahiyat Akhir

Selain bacaan, posisi duduk saat tahiyat akhir juga memiliki tuntunan tersendiri. Mengutip buku Terapi Shalat Sempurna oleh Ustaz Ahmad Baei Jaafar, posisi duduk yang benar adalah duduk tawaruk.

Duduk tawaruk adalah posisi duduk dengan menyilangkan kaki kiri di bawah kaki kanan. Kaki kanan bertumpu pada ujung jari yang dilipat menghadap kiblat. Posisi ini dilakukan setelah sujud kedua, saat salat akan selesai.

Posisi ini didukung oleh hadits yang diriwayatkan dari Abu Humaid:

"Setelah selesai dua rakaat, Rasulullah SAW duduk di atas kaki kiri beliau dan kaki kanan ditegakkan. Tetapi, ketika beliau duduk tasyahud akhir beliau memajukan kaki kiri dan menegakkan kaki kanan. Jadi beliau duduk di atas tanah tempat beliau duduk." (HR Bukhari)

Wallahu a'lam.




(hnh/kri)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads