Mengenal Klasifikasi Hewan Insektivora, Ciri-ciri dan Contoh

Mengenal Klasifikasi Hewan Insektivora, Ciri-ciri dan Contoh

Devita Savitri - detikEdu
Selasa, 15 Nov 2022 18:30 WIB
Iguan and her meal
Iguana merupakan satwa yang bisa digolongkan hewan insektivora. Mengapa demikian? (Foto: Getty Images/iStockphoto/Suzana Dreno)
Jakarta -

Hewan insektivora mungkin terdengar asing di telinga masyarakat awam. Namun tidak untuk mereka pecinta fauna. Kata 'Insektivor' menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) berarti golongan binatang menyusui pemakan serangga.

Hewan insektivora terkadang bak terlupakan dalam klasifikasinya, mengapa?

Karena pada dasarnya hewan insektivora diklasifikasikan dalam pembagian mamalia berdasarkan jenis makanannya. Bila berbicara tentang jenis makanan, detikers pasti sering mendengar istilah herbivora, karnivora dan omnivora.

Hewan herbivora menurut buku Intisari Bimbel Terpadu (Rangkuman Rahasia IPA Terpadu SD) Buku Rangkuman Paling Lengkap! oleh Ria Khoerunnisa S.Pd adalah hewan yang hanya memakan tumbuhan dan tidak memakan daging.

Ciri utama dari hewan jenis ini mereka tidak mempunyai gigi taring melainkan sebagian besar giginya adalah gigi geraham. Contohnya adalah sapi, kerbau, kambing, dan lain-lain.

Karnivora adalah hewan yang makanannya adalah daging baik dimakan hidup-hidup ataupun berasal dari daging hewan yang sudah mati.

Mereka memiliki gigi taring, kuku yang tajam dan sisi rahang serta gigi gerahamnya saling bertemu untuk menyobek dan mengunyah makanan. Contohnya harimau, singa, buaya dan lain-lain.

Sedangkan omnivora adalah jenis hewan yang memakan tumbuhan dan hewan sebagai sumber makanannya contohnya tikus, beruang dan lain-lain.

Namun diantara tiga jenis tersebut, ada juga klasifikasi hewan berdasarkan makanannya. Yaitu hewan insektivora. Terkadang, hewan insektivora digabung dan dianggap sebagai jenis karnivora karena memakan hewan lainnya, tapi ternyata tidak demikian.

Hewan insektivora biasanya adalah mamalia kecil yang memakan berbagai invertebrata kecil. Seperti cacing, larva ataupun serangga. Ciri-ciri dari hewan insektivora adalah memiliki ukuran tubuh yang kecil dan kebanyakan tinggal di pohon, lubang atau amfibi.

Contoh hewan insektivora adalah beberapa jenis reptil seperti cicak, kadal, bunglon, iguana, jenis amfibi yakni katak, dan kebanyakan kelelawar.

Dalam buku Hewan Vertebrata dan Invertebrata oleh Murni Irian Ningsih disebutkan katak adalah hewan amfibi yang hidup di dua alam bisa di darat ataupun di air.

Menjadi bagian hewan insektivora, katak biasanya memangsa serangga seperti capung, lalat dan serangga kecil lainnya. Katak dapat menangkap mangsanya dengan menggunakan jeratan lidahnya yang sangat lengket.

Sedangkan kelelawar dalam buku Cerdas Belajar Biologi oleh Oman Karmana dijelaskan sebagai mamalia berplasenta yang termasuk dalam hewan insektivora. Kelelawar memakan serangga yang sedang terbang di sekitarnya.

Itulah penjelasan hewan insektivora yang bisa detikers diketahui. Selamat belajar!



Simak Video "Ratusan Hewan Liar di Kenya Terancam Punah"
[Gambas:Video 20detik]
(pal/pal)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia