detikBali

Turis Asing Tertahan di Labuan Bajo Imbas Erupsi Anak Krakatau

Terpopuler Koleksi Pilihan

Turis Asing Tertahan di Labuan Bajo Imbas Erupsi Anak Krakatau


Ambrosius Ardin - detikBali

Suasana bandara internasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Senin (17/8/2026) siang. (Ambrosius Ardin)
Ilustrasi - Suasana Bandara Internasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT. (Foto: Ambrosius Ardin/detikBali)
Manggarai Barat -

Sejumlah wisatawan mancanegara tertahan di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), imbas erupsi Gunung Anak Krakatau. Warga negara asing (WNA) itu tak bisa berangkat ke Jakarta akibat pembatalan penerbangan di Bandara Internasional Komodo dua hari terakhir.

Beberapa turis asing memutuskan untuk memperpanjang waktu menginap (extend) di Labuan Bajo. Mereka menunggu jadwal penerbangan ke Jakarta dibuka kembali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Beberapa tamu ada yang extend karena penerbangannya ke Jakarta dibatalkan. Tamu WNA," ungkap Marcom dan PR Manager Meruorah Hotel, Sankar Adityas, Senin (7/9/2026).

Sankar menuturkan terdapat empat kamar di Meruorah Hotel yang diminta perpanjangan waktu menginap oleh para turis asing itu. Menurutnya, harga kamar selama masa extend tersebut tetap sama seperti hari-hari biasanya.

ADVERTISEMENT

"Terkait harga mereka menyesuaikan harga yang berlaku," ujar Sankar.

Diketahui, penerbangan rute Labuan Bajo-Jakarta dan sebaliknya di Bandara Internasional Komodo dibatalkan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dalam dua hari terakhir. Ribuan penumpang terdampak pembatalan penerbangan tersebut.

Pada Minggu (6/9), terdapat 10 penerbangan di Bandara Komodo yang dibatalkan dengan jumlah penumpang terdampak sebanyak 1.280 orang. Kemudian, pada Senin (7/9), sebanyak delapan penerbangan di bandara tersebut dibatalkan dengan penumpang terdampak 1.154 orang.



(iws/iws)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads