detikBali

1.280 Penumpang Terdampak Pembatalan Penerbangan di Bandara Komodo

Terpopuler Koleksi Pilihan

1.280 Penumpang Terdampak Pembatalan Penerbangan di Bandara Komodo


Ambrosius Ardin - detikBali

Suasana bandara internasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Senin (17/8/2026) siang. (Ambrosius Ardin)
Ilustrasi - Suasana bandara internasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT.(Foto: Ambrosius Ardin/detikBali)
Manggarai Barat -

Sebanyak 1.280 penumpang terdampak pembatalan 10 penerbangan di Bandara Internasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (6/9/2026). Pembatalan penerbangan itu imbas erupsi Gunung Anak Krakatau di wilayah Selat Sunda.

"Berdasarkan data sementara, terdapat 10 penerbangan dari dan menuju Bandara Komodo yang terdampak pembatalan, khususnya pada rute Labuan Bajo-Jakarta (CGK) dan sebaliknya, dengan jumlah penumpang terdampak sekitar 1.280 orang," ungkap Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Komodo, Ceppy Triono, Minggu (6/9/2026) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ceppy menerangkan penanganan terhadap penumpang terdampak menjadi kewenangan masing-masing maskapai. Menurutnya, penumpang diberikan pilihan untuk penjadwalan ulang penerbangan (reschedule) atau pengembalian biaya tiket (refund) sesuai dengan kebijakan masing-masing maskapai.

"Bandara Komodo tetap beroperasi dan terus berkoordinasi dengan maskapai, AirNav, BMKG serta stakeholder terkait untuk memantau perkembangan kondisi ruang udara dan memastikan keselamatan serta kelancaran pelayanan penerbangan," kata Ceppy.

ADVERTISEMENT

Ceppy mengimbau calon penumpang untuk terus memantau informasi terbaru mengenai status penerbangannya melalui kanal resmi masing-masing maskapai. "Keselamatan dan keamanan penerbangan tetap menjadi prioritas utama," pungkasnya.

Diketahui, penerbangan yang batal di Bandara Internasional Komodo hari ini semuanya rute pergi-pulang Jakarta-Labuaan Bajo. Seluruh penerbangan yang batal itu dilayani lima maskapai, yakni Garuda Indonesia, Citilink, Batik Air, AirAsia, dan Super Air Jet.

Adapun Gunung Anak Krakatau mengalami erupsi mulai Jumat (4/9) malam. Sebaran abu vulkanik terus meluas hingga ke Bandara Soekarno-Hatta. Bandara tersebut pun ditutup sementara sejak tadi pagi.



(iws/iws)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads