detikBali

Naskah Lontar Kuno-Uang Rp 100 Juta Warga Sade Lombok Ludes Terbakar

Terpopuler Koleksi Pilihan

Naskah Lontar Kuno-Uang Rp 100 Juta Warga Sade Lombok Ludes Terbakar


Edi Suryansyah - detikBali

Warga menemukan sisa-sisa naskah lontar kuno akibat kebakaran hebat di Kampung Adat Sade, Lombok Tengah, NTB. (Foto: Dok. Istimewa)
Warga menemukan sisa-sisa naskah lontar kuno akibat kebakaran hebat di Kampung Adat Sade, Lombok Tengah, NTB. (Foto: Dok. Istimewa)
Lombok Tengah -

Kebakaran hebat di Kampung Adat Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), tak hanya menghanguskan rumah. Naskah kuno berisi pengetahuan tentang adat dan kebudayaan Suku Sasak yang tersimpan di rumah-rumah warga juga turut ludes terbakar.

Salah satu warga Kampung Adat Sade, Marwan, menuturkan manuskrip kuno tersebut ditulis menggunakan aksara Jejawan di atas daun lontar. Marwan menemukan sisa-sisa naskah lontar tersebut saat membersihkan sisa-sisa material bangunan yang terbakar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita tidak tahu kapan naskah ini dibuat. Kami lahir sudah ada, dari nenek moyang kami," tutur Marwan kepada detikBali, Senin (24/6/2026).

Marwan mengatakan naskah lontar tersebut merupakan peninggalan dari orang tuanya. Marwan sendiri mengaku tidak bisa membaca naskah-naskah kuno tersebut.

ADVERTISEMENT

Diketahui, Jejawan adalah sistem aksara tradisional Suku Sasak di Lombok yang dipakai untuk menulis bahasa daerah setempat maupun naskah kuno pada daun lontar. Sistem aksara Jejawan mirip dengan aksara ha-na-ca-ra-ka dalam kebudayaan Jawa dan Bali.

"Kami juga nggak ngerti ini, nggak bisa baca naskah kuno," tutur Marwan.

Selain manuskrip kuno, alat musik khas Sasak yaitu gendang beleq milik Marwan juga turut ludes akibat peristiwa kebakaran di Desa Adat Sade. Bahkan, uang tunai Rp 100 juta miliknya juga ikut raib dilalap si jago merah.

"Tidak ada yang bisa diselamatkan. Uang Rp 100 juta juga terbakar, termasuk emas saya temukan sudah meleleh," ujar Marwan.

Diketahui, kebakaran hebat terjadi di Desa Adat Sade, Lombok Tengah, pada Sabtu (22/8) malam. Kebakaran mengakibatkan rumah-rumah adat beratap ilalang di kampung adat tertua di Lombok itu kini rata dengan tanah.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah mencatat kebakaran tersebut menghanguskan 75 rumah (sebelumnya disebut 129 rumah) dan 69 art shop (toko seni) milik warga. Selain itu, sejumlah fasilitas adat dan fasilitas umum juga ikut terdampak seperti masjid, berugak hingga satu lumbung alang-alang.



(iws/iws)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan










Hide Ads