detikBali

509 Rumah Ibadah Rusak Akibat Gempa Flores

Terpopuler Koleksi Pilihan

509 Rumah Ibadah Rusak Akibat Gempa Flores


Ambrosius Ardin - detikBali

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyerahkan secara simbolis bantuan tanggap darurat Rp 3 miliar kepada terdampak bencana gempa bumi di Flores, NTT, Kamis (3/9/2026). (Foto: Ambrosius Ardin/detikBali)
Menteri Agama Nasaruddin Umar menyerahkan secara simbolis bantuan tanggap darurat Rp 3 miliar kepada terdampak bencana gempa bumi di Flores, NTT, Kamis (3/9/2026). (Foto: Ambrosius Ardin/detikBali)
Manggarai Barat -

Sebanyak 509 rumah ibadah rusak akibat gempa bumi yang mengguncang Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Terbanyak rumah ibadah umat Katolik yang mencapai 422 unit.

Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi NTT Fransiskus Kariyanto di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Kamis (3/9/2026). Menurutnya, gempa Flores juga merusak 457 kantor di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag), lembaga pendidikan keagamaan, hingga rumah aparatur sipil negara (ASN) Kemenag.

"Rumah ibadah yang terdampak atau rusak ada 509 unit. Katolik itu ada 422 unit, Kristen 33, Islam 51, Hindu 1, dan Buddha 2," ungkap Fransiskus, Kamis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain rumah ibadah, terdapat 20 kantor Kemenag, Kantor Urusan Agama (KUA), dan Kantor Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang rusak diguncang gempa. Fransiskus mengatakan gempa tersebut juga telah merusak hampir 100 lembaga pendidikan keagamaan di Flores.

ADVERTISEMENT

"Satuan pendidikan keagamaan yang terdampak, ada madrasah dan yang lain-lain, itu ada 94 unit," terang Fransiskus.

Fransiskus menegaskan data kebencanaan terus bergerak dan masih diverifikasi karena wilayah tersebut masih terus dilanda gempa susulan. "Ada dinamika perkembangan. Bisa jadi rumahnya yang hanya retak, ada gempa susulan jadi ambruk, akhirnya rusak berat, seperti itu," imbuhnya.

Hal itu disampaikan Fransiskus dalam sambutannya di hadapan Menteri Agama Nasaruddin Umar di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Manggarai Barat, Labuan Bajo. Nasaruddin berkunjung ke Labuan Bajo untuk menyerahkan bantuan tanggap darurat Rp 3 miliar kepada terdampak bencana gempa bumi di lingkungan Kemenag di Flores.

Nasaruddin juga menyerahkan bantuan 16 tenda darurat untuk kegiatan belajar dan 100 paket perlengkapan sekolah. Bantuan secara simbolis diserahkan kepada Fransiskus di MAN Manggarai Barat di Labuan Bajo, Kamis sore.

"Hari ini kami mengunjungi pejabat-pejabat kementerian agama kami bersama tokoh-tokoh agama kami di sini. Memberikan penguatan semangat untuk perjuangan mendampingi warga kita yang terdampak dan sambil membawakan bantuan," kata Nasaruddin seusai penyerahan bantuan.

Adapun bantuan yang disalurkan Kemenag ini bukan untuk pembangunan bangunan rusak. Melainkan untuk tanggap darurat lembaga keagamaan, rumah ibadah lintas agama, dan ASN di lingkungan Kemenag yang rumahnya rusak terdampak gempa.



(iws/iws)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads