detikBali

1.194 Jemaah Haji NTB Masuk Kategori Risti Berat

Terpopuler Koleksi Pilihan

1.194 Jemaah Haji NTB Masuk Kategori Risti Berat


Ahmad Viqi - detikBali

Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas 1 Mataram Herman Nugraha.
Foto: Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas 1 Mataram Herman Nugraha. (Ahmad Viqi/detikBali)
Mataram -

Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas 1 Mataram Herman Nugraha mengungkap jumlah jemaah haji asal Provinsi NTB yang mengidap risiko tinggi (risti) berat. Dari total jemaah yang tiba di Tanah Suci, 1.194 jemaah masuk kategori risti berat.

"Risti berat itu ada 1.194 jemaah, Risti sedang 1.019 jemaah dan Risti ringan ada 1.362," kata Nugraha ditemui di Asrama Haji Embarkasi Lombok, Jumat (8/5/2026).

Nugraha mengatakan dari 5.102 jemaah mulai kloter 1 hingga kloter 13, ada 603 orang telah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah NTB. Dari data itu, 33 jemaah mendapatkan rujukan, 30 orang dilakukan observasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi ada satu jemaah mengidap tuberculosis. Jadi pihak BKK bersepakat untuk tidak memberangkatkan yang bersangkutan karena bisa menular ke jemaah lain," ujar Nugraha.

ADVERTISEMENT

Nugraha menjelaskan dari 1.194 jemaah dalam risti berat, rata-rata mengidap penyakit HB rendah, jantung dan penyakit-penyakit harus ditindaklanjuti di rumah sakit.

"Jadi saya tidak bisa jelaskan. Untuk kondisi jemaah di tanah suci kami belum update ya. Nanti akan kami update," tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas 1 Mataram Herman Nugraha mengatakan 20 jemaah haji sempat dirawat di RSUD NTB. Dari 20 jamaah itu, 9 telah diberangkatkan dengan mengganti seat pada kloter lain, 7 masih menunggu seat berikutnya, 1 masih dalam perawatan dan 2 dipastikan batal berangkat.

"Kedua jamaah itu satu alami patah kaki dan satu lagi menderita tuberculosis atau TBC," ujar Nugraha.




(hsa/hsa)










Hide Ads