detikBali

Suporter Bali United Tanggung Pengobatan Kameramen Kena Kembang Api

Terpopuler Koleksi Pilihan

Suporter Bali United Tanggung Pengobatan Kameramen Kena Kembang Api


I Dewa Made Krisna Pradipta - detikBali

Seorang kameramen terkena lemparan kembang api saat Bali United vs Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Minggu (17/5).
Foto: Seorang kameramen terkena lemparan kembang api saat Bali United vs Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Minggu (17/5). (I Dewa Made Krisna Pradipta/detikBali)
Gianyar -

Seorang kameramen yang berada di belakang gawang sisi utara Stadion Kapten I Wayan Dipta terkena lemparan kembang api dari suporter saat Bali United melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC, Minggu (17/5). Lemparan tersebut mengenai bagian wajah sang kameramen hingga mengeluarkan darah.

Kelompok suporter Bali United, Northsideboys12 (NSB12) mengakui jika insiden itu disebabkan oleh oknum yang berada di tribun utara. NSB 12 kemudian memberikan pernyataan serta meminta maaf atas kejadian tersebut. Mereka juga bertanggung jawab dengan membayar biaya pengobatan korban.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Perwakilan kami telah menghubungi bapak yang terkena lemparan kembang api pada saat bertugas di depan tribun utara. Melalui perwakilan kami, kami sudah meminta maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian yang terjadi,"

"Dan kami juga memberikan sedikit santunan berupa ganti rugi biaya pengobatan. Astungkara beliau tidak mengalami luka serius hanya robek di bagian pelipis," bunyi pernyataan NSB12 lewat Instagram resminya (@northsideboys12), Selasa (19/5/2026).

ADVERTISEMENT

NSB12 kemudian mengingatkan bahwa kejadian tersebut agar dijadikan pembelajaran dan selalu peduli dengan sekitar.

Karena menurut mereka, setiap orang yang hadir ke stadion saat pertandingan memiliki tujuan berbeda yakni ada yang mencari kesenangan dan ada juga yang mencari nafkah.

"Ciptakan euforia tanpa menyakiti orang lain. Fanatik boleh tetapi akal sehat harus tetap digunakan. Semoga hal serupa tidak terulang lagi," tutup mereka.

Dalam laga tersebut, Bali United menang besar 4-1 atas Bhayangkara Presisi Lampung FC. Insiden penyalaan kembang api, petasan, dan flare terjadi tepat setelah tambahan waktu babak kedua.

Wasit sempat mengentikan laga sejenak karena asap yang mengepul serta beberapa kembang api dan flare masuk hingga ke lapangan.




(hsa/iws)










Hide Ads