Pasar tradisional Gerung di Kelurahan Gerung Selatan, Kecamatan Gerung, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), bakal diubah menjadi modern. Duit sebanyak Rp 221 miliar disiapkan untuk menyulap kondisi pasar tersebut.
Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini (LAZ), mengatakan rekomendasi teknis (rekomtek) pembangunan pasar modern Gerung sudah keluar dari Kementerian Perdagangan (Kemendag). Pasar akan dibangun Kementerian Pekerjaan Umum (PU) pada tahun ini.
"Pasar modern itu sudah keluar rekomendasinya, tinggal dibangun saja," ujar LAZ, Senin (16/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
LAZ menegaskan makna modern dalam pembangunan Pasar Gerung adalah sesuai dengan standar nasional Indonesia (SNI). Pasar modern Gerung akan dibangun satu lantai, lengkap dengan pengolahan sampah maupun limbah.
Pembangunan pasar modern Gerung sedang proses tender detail engineering design (DED) atau dokumen perencanaan teknis rinci di Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Lombok Barat. "Kan DED harus dari kami," ucap LAZ.
Menurut LAZ, pembangunan pasar modern Gerung akan memakan waktu hingga dua tahun. Pasar tradisional Gerung saat ini akan direlokasi dan dibuat menjadi pasar sementara sampai pekan modern rampung dikerjakan.
"Relokasinya segera, kami sudah sewa lahan dan sekarang lagi tender untuk pasar sementara. Jadinya kan bisa setahun atau dua tahun (pasar modern) ini," ungkap LAZ.
Di sisi lain, LAZ mengungkapkan telah mengusulkan tiga pasar tradisional di Lombok Barat agar direnovasi menggunakan skema instruksi presiden (inpres). Ketiga pasar yang diusulkan adalah Pasar Narmada, Pasar Gunungsari, dan Pasar Keru. "Kalau inpres itu paling banyak enam miliar," jelasnya.
(hsa/hsa)










































